Mengenal Komplikasi Kelainan Jantung Bawaan Sindrom Eisenmenger

Sindrom Eisenmenger, Komplikasi Akibat Kelainan Jantung Bawaan,- www.ujangherbal.com – Kelainan jantung bawaan merupakan kelainan jantung yang terjadi pada bayi sejak dalam kandungan. Setiap jenis kelainan jantung bawaan memiliki penanganan yang berbeda satu sama lain, bergantung pada klasifikasi (sianotik atau non sianotik), kelainan struktur, dan keparahan defek jantung.

Sekitar 1 dari 110 bayi diduga mengidap kelainan jantung bawaan sejak lahir. Jika kondisi ini tidak segera ditangani sebelum anak menginjak usia 2 tahun, maka bisa memicu timbulnya gangguan sirkulasi pada tubuh, yang disebut Sindrom Eisenmenger. Apakah itu ?

Sindrom Eisenmenger

Mengenal Sindrom Eisenmenger serta Penyebab dan Gejalanya

Sindrom Eisenmenger merupakan komplikasi yang cuku serius akibat kelainan jantung bawaan, di mana jantung akan memompa darah yang kurang oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini menyebabkan kelainan peredaran darah dari jantung ke paru-paru. Normalnya, darah yang sudah mengandung oksigen akan disebarkan ke seluruh tubuh. Namun pada penderita Sindrom Eisenmenger, darah bersih kembali ke paru-paru karena adanya defek seperti lubang diantara ventrikel, yaitu ventricular septal defect (VSD).

Seiring dengan berjalannya waktu, aliran darah yang meningkat ke paru-paru bisa menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah kecil pada paru-paru. Hal ini memicu terjadinya kenaikan tekanan darah paru-paru. Akibatnya, alidarah kembali ke defek jantung dan membuat darah bersih bercampur dengan darah kotor (yangb elum masuk ke paru-paru). Darah kotor ini akhirnya akan disebarkan ke seluruh tubuh.

Biasanya kelainan ini mulai terlihat saat penderita berusia 2 tahun atau lebih. Namun, gejalanya tidak sellau timbul sepenuhnya dan mungkin akan memerlukan waktu bertahun-tahun hingga dirasakan oleh penderita.

Penderita umumnya akan mulai merasakan gejalanya saat beranjak remaja atau dewasa. Kelainan ini juga berisiko dialami oleh pasien yang menjalani operasi kelainan jantung atau oleh orang-orang yang memiliki riwayat penyakit yang berkaitan dengan jantung yang tidak dipantai dan ditangani dengan tepat.

Penyebab Sindrom Eisenmenger

Sebagian besar kasus Sindrom Eisenmenger disebabkan oleh kelainan struktur pada jantung atau kelainan bawaan berupa kerusakan diantara bilih jantung. Kondisi yang terkait dengan hal tersebut diantaranya adalah :

  • Truncus arteriosus
  • Atrial seotal defect (ASD)
  • Atrioventricular canal defect
  • Patent ductus arteriosus (PDA)
  • Ventricular septal defect (VSD)
  • Cyanotic heart disease seperti tetralogy of fallot (TOF)

Dikarenakan penyebab utama dari Sindrom Eisenmenger adalah kelainan jantung saat lahir, maka sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan sejak dini. Selain itu, pemeriksaan juga dianjutkan jika Anda memiliki anggota keluarga dengan kasus yang sama atau dengan kelainan jantung lainnya.

Gejala Sindrom Eisenmenger

Sindrom Eisenmenger mungkin terjadi ketika anak belum mencapai pubertas atau pada saat dewasa muda. Terdapat beberapa gejala yang mungkin bisa dirasakan oleh penderita, yaitu diantaranya :

  • Pusing
  • Pingsan
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Merasa lelah
  • Batuk berdarah
  • Jari tabuh atau clubbing fingers
  • Palpitasi atau detak jantung berdebar
  • Kesemutan atau mati rasa pada jaringan tangan dan kaki
  • Gout atau pembengkakan pada sendi karena banyaknya asam urat
  • Sianosis atau kebiruan pada bibir, jari tangan, jari kaki, dan kulit

Jika Anda atau anak Anda memiliki kelainan jantung bawaan dan mengalami beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan dan mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Penanganan Sindrom Eisenmenger

Walaupun penyakit ini tidak bisa dipulihkan secara keseluruhan, namun dokter biasanya akan menyarankan serangkaian pengobatan untuk meredakan gejala dan menghindari komplikasinya.

Prosedur pengobatan yang ahrus dilakukan yaitu dengan memperbaiki defek jantung. Pada saat ini, defek jantung sudah bisa dikenali sejak dini sehingga biasanya tidak sampai menyebabkan Sindrom Eisenmenger.

Terkadang penderita juga perlu melakukan phlebotomi atau mengeluarkan darah untuk mengurangi jumlah sel darah merah. Setelah itu, penderita akan diberikan cairan tambahan. Kemungkinan penderita juga akan diberikan oksigen meskipun masih diperdebatkan mengenai fungsinya.

Obat-obatan untuk melemaskan dan membuka pembuluh darah juga mungkin akan diberikan. Penderita yang sudah parah, prosedur transplantasi jantung paru mungkin akan disarankan.

Agar terhindar dari efek samping atau komplikasi lebih lanjur, alangkah baiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat-obatan luar atau melakukan tindakan khusus. Semoga bermanfaat.

Tags: