Perawatan Gagal Hati Lengkap Dengan Gejala, Penyebab Serta Pencegahannya

Perawatan Gagal Hati Secara Lengkap – Pada kesempatan saat ini, ujangherbal.com akan memberikan informasi kesehatan untuk perawatan gagal hati.

Penyakit gagal hati (liver failure) adalah kondisi ketika organ hati tidak dapat berfungsi kembali akibat mengalami kerusakan yang sangat luas. Kondisi ini dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan medis secepatnya.

Sedangkan, perawatan gagal hati merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sengaja dan sistematis terhadap peralatan hingga mencapai hasil/kondisi yang dapat diterima dan diinginkan dalam mengobati penyakit gagal hati.

Perawatan Gagal Hati Lengkap Dengan Gejala, Penyebab Serta Pencegahannya

Berdasarkan pada waktu yang diperlukan untuk perkembangan gejalanya, gagal hati digolongkan menjadi tiga. yaitu ;

  1. Gagal hati akut (fulminant hepatic failure atau FHF)
    Gejala pada perkembangan ini ialah saat hati tidak berfungsi dalam waktu 8 jam setelah fakor penyebab mulai menimbulkan kerusakan pada organ hati.
  2. Gagal hati sub-akut (late-onset hepatic failure)
    Kondisi apabila kegagalan fungsi hati terjadi dalam waktu dan jangka waktu 8 hingga 26 minggu.
  3. Gagal hati kronis (chronic decompensated hepatic failure)
    Sedangkan pada gagal hati kronis ini, kerusakan pada hati terjadi secara perlahan hingga bisa dalam waktu beberapa tahun, sampai akhirnya organ hati benar-benar mengalami kegagalan fungsi.

Perawatan Gagal Hati

Berikut adalah hal yang dapat anda lakukan untuk perawatan penyakit gagal hati ;

Mengenali Gejalanya Sebagai Langkah Awal Untuk Perawatan Gagal Hati

Perlu untuk anda ketahui gejala-gejala dari penyakit gagal hati, agar dapat secepatnya melakukan perawatan untuk gagal hati ini.

Pada awalnya gejala gagal hati sangat mirip dengan kondisi medis lainnya, meliputi tubuh yang merasa lelah, mual, berkurangnya selera makan, dan diare. Oleh karena itu, sering kali salah terdiagnosa.

Apabila kerusakan yang terjadi berlanjut, maka akan muncul tanda-tanda seperti :

  1. Mudah mengantuk.
  2. Lesu.
  3. Sering muntah.
  4. Perut membengkak.
  5. Terasa nyeri di bagian kanan atas.
  6. Mudah mengalami pendarahan.
  7. Terjadi Disorientansi mental (ensefalopati hepatik).
  8. Hingga dapat menyebabkan koma.

Hindari Penyebabnya Untuk Melakukan Perawatan Gagal Hati

Pada umumnya, penyakit gagal hati akut di sebabkan oleh:

  • Beberapa penyakit, seperti penyakit vaskuler dan penyumbatan pembuluh vena hati, penyakit metabolik, penyakit autoimun, serta kanker pada hati atau kanker lainnya yang menyebar ke organ hati.
  • Racun, seperti racun dari jamur liar Amanita phalloides.
  • Infeksi yang di sebabka oleh virus Hepatitis, Adenovirus, atau Epstein-Barr.
  • Obat-obatan seperti antikejang dan antibiotik.
  • Serta penggunaan paracetamol pada dosis tinggi.

Untuk jenis gagal hati yang paling banyak terjadi adalah gagal hati kronis, dengan perjalanan penyakitnya terjadi dalam waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun. Penyebabnya adalah:

  • Hepatitis B dan Hepatitis C
  • Gizi Buruk
  • Mengkonsumsi alkohol dalam waktu lama
  • Penyakit sironis hati
  • Hemokromatosis

Pengobatan gagal hati

Hal terpenting dalam perawatan gagal hati adalah melakukan pengobatan sebagai berikut:

Dengan pemberian obat-obatan, terutama dalam kasus gagal hati akut akibat infeksi virus, keracunan, atau overdosis paracetamol. Pengobatan ini bertujuan untuk menetralkan efek obat atau racun serta mengurangi kerusakan pada hati.

Jika perawatan dengan obat-obatan tidak berhasil, dapat anda pertimbangkan untuk melakukan transplantasi hati. Biasanya perlu mendapat perawatan di rumah sakit untuk mengobati gangguan yang akan terjadi pada organ hati serta untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Sedangkan pada kasus gagal hati kronis, perawatan atau pengobatan ditujukan untuk menyelamatkan organ hati yang masih berfungsi. Tapi jika hal ini tidak memungkinkan, maka yang akan dilakukan juga dengan transplantasi hati. yaitu suatu prosedur untuk mengangkat organ hati yang rusak dan menggantinya dengan organ hati sehat dari donor.

Pencegahan Gagal Hati

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami gagal hati adalah:

  • Menerapkan pola makan yang sehat.
  • Selalu menjaga kebersihan diri.
  • Tidak berbagi pemakaian perlengkapan mandi dengan orang lain
  • Membatasi konsumsi alkohol.
  • Menggunakan paracetamol sesuai dengan dosis yang dianjurkan. yaitu tidak melebihi 4 gram dalam 24jam untuk orang dewasa.
  • Tidak berbagi alat suntik, agar terhindar dari penularan hepatitis B atau C.
  • Mendapatkan vaksin hepatitis atau immunoglobulin untuk mencegah hepatitis A atau B.

Bagi Anda yang membaca artikel ini dan telah mengalami penyakitnya, semoga artikel ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk segera melakukan perawatan gagal hati yang Anda derita. Karena selain sulit di sembuhkan,  juga jika terlambat penyakit gagal hati ini dapat berujung pada kematian.

Dan jika tidak mengalaminya saya harap Anda dapat menghindari penyebabnya dengan baik dan lakukan pecegahannya agar benar-benar terhindar dari penyakit gagal hati ini.

Tags: