Mengetahui Cara Pengobatan Sindrom Sjögren

Ketahui Cara Pengobatan Sindrom Sjögren Dengan Tepat – Selamat datang kami ucapkan kepada Anda yang telah berkunjung di www.ujangherbal.com situs informasi kesehatan yang menyajikan pembahasan-pembahasan menarik untuk Anda simak. Pada kesempatan ini, kami akan berbagi informasi terkait cara pengobatan Sindrom Sjögren yang tepat secara lengkap. Tahukah Anda tentang penyakit Sindrom Sjögren? Bagaimana gejala serta penyebabnya? Dan bagaimanakah bahayanya? Semua akan kami informasikan selengkapnya pada uraian berikut ini.

Pengobatan Sindrom Sjögren Dengan Tepat

Mengetahui Cara Pengobatan Sindrom Sjögren

Apa itu Sindrom Sjögren?

Sindrom Sjögren merupakan suatu keadaan saat sistem kekebalan tubuh sendiri menyerang kelenjar penghasil cairan, seperti kelenjar air mata atau air liur (autoimun). Umumnya penyakit ini diderita oleh wanita dengan usia 40 tahun ke atas dan jarang diderita pada pria (hanya sekitar 10% dari keseluruhan kasus).

Sindrom Sjögren terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu:

  • Sindrom Sjögren primer yakni terjadi saat penyakit ini muncul pada penderita tanpa diawali dengan kemunculan penyakit autoimun yang lain.
  • Sedangkan, pada Sindrom Sjögren Sekunder terjadi saat penyakit ini muncul pada penderita yang telah mengalami penyakit autoimun lainnya, seperti arthritis, lupus, skleroderma, atau rheumatoid.

Bagaimana Gejala Pada Sindrom Sjögren?

Kelenjar eksokrin yang menghasilkan cairan ialah yang diserang oleh penyakit Sindrom Sjögren. Gejala utama yang akan terlihat adalah mata kering dan mulut kering hingga akan mengarah pada kesehatan yang lainnya.

Jika terjadi mata kering, gejala yang akan timbul di antaranya:

  • Pandangan menjadi kabur
  • Mengalami mata perih, kemerahan, dan bengkak
  • Adanya rasa seperti terbakar pada mata
  • Gatal-gatal pada mata
  • Merasa kelilipan, seperti kemasukan debu/pasir
  • Adanya rasa tidak nyaman saat melihat ke sumber cahaya
  • Kelopak mata terasa lengket di saat bangun tidur

Sementara gejala yang akan muncul akibat mulut kering, diantaranya:

  • Suara menjadi parau
  • Kesulitan menelan makanan
  • Selalu membutuhkan minum pada saat makan
  • Lidah menjadi kemerahan
  • Adanya perubahan rasa makanan akibat perubahan kemampuan mengecap pada lidah
  • Bibir kering dan pecah-pecah pada sudut-sudut mulut
  • Lidah yang terasa tersangkut pada langit-langit mulut
  • Munculnya permasalahan mulut lainnya, seperti pembusukan gigi, penyakit gusi, dan sariawan

Terdapat juga gejala-gejala lain yang bisa timbul akibat Sindrom Sjögren, antara lain:

  • Nyeri dan kaku pada sendi serta mengalami pembengkakan
  • Kulit menjadi kering dan terasa gatal
  • Mengalami batuk kering yang tidak kunjung sembuh
  • Terdapat ruam, terutama sesudah kulit terpapar sinar matahari
  • Nyeri pada otot
  • Mengalami vagina kering
  • Adanya pembengkakan pada kelenjar ludah
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Tangan dan kaki terasa kaku
  • Rasa letih dan lelah yang sangat berat
  • Mengalami penyakit tiroid

Apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar bisa mendapatkan pengobatan Sindrom Sjögren secara tepat.

Apa Penyebab Terjadinya Sindrom Sjögren?

Sebenarnya, sampai saat ini para ahli belum mengetahui alasan jelas mengapa kinerja sistem kekebalan tubuh bisa menjadi kacau hingga berbalik menyerang sel-sel sehat di dalam kelenjar penghasil cairan. Hanya ada dugaan sementara yang bisa di informasikan yaitu kondisi tersebut disebabkan oleh kelainan genetik dengan adanya infeksibakteri ataupun virus sebagai pemicunya.

Penyebab terjadinya Sindrom Sjögren belum diketahui. Namun ada sejumlah faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ini, yaitu:

  • Usia. Umumnya Sindrom Sjögren terdiagnosis pada orang yang berusia lebih dari 40 tahun
  • Jenis Kelamin. Adapun wanita lebih berisiko mengalami Sindrom Sjögren dibandingkan dengan pria
  • Penyakit Autonium lainnya. orang yang mempunyai kondisi rheumatoid arthritis atau lupus lebih mudah untuk mengalami sindrom Sjögren.

Bagaimana Langkah Pengobatan sindrom Sjögren?

Pengobatan sindrom Sjögren akan dijalankan sesuai dengan gejala yang ditimbulkannya. Sebagian penderita sindrom Sjögren bisa memilih cara dengan minum air putih secara rutin dan menggunakan obat tetes mata untuk mengatasi mata kering atau mengkonsumsi obat untuk mengatasi gejala mulut kering. Meski cara tersebut memang dapat berhasil, akan tetapi sebagian penderita sindrom Sjögren bisa saja membutuhkan obat khusus yang diresepkan oleh dokter atau bahkan operasi.

Berikut ini sejumlah pengobatan sindrom Sjögren terkait gejala yang terjadi, di antaranya:

  • Pilocarpine. Pada pengobatan sindrom Sjögren Pilocarpine ini berguna untuk merangsang aktivitas kelenjar ludah sehingga produksi ludah tetap terjaga dengan baik.
  • Obat Antiinflamasi Nonsteroid. Obat ini dalam pengobatan sindrom Sjögren dapat membantu meringankan gejala yang terjadi, terutama gejala nyeri sendi.
  • Hydroxychloroquine. Meski obat ini merupakan obat malaria, tapi hydroxychloroquine bisa juga digunakan untuk pengobatan sindrom Sjögren untuk meringankan gejala nyeri sendi dan iritasi mata ringan.
  • Methotrexate. Obat ini bisa membantu meringankan gejala dari sindrom Sjögren dengan cara menekan kerja sistem imun sehingga gejala sindrom Sjögren bisa berkurang.
  • Obat antijamur. Karena mengalami gejala mulut kering, penderita sindrom Sjögren akan cukup rentan terhadap infeksi jamur di bagian mulut, terutama oleh jamur candida. Apabila Anda mengalami infeksi jamur, Anda bisa membeikan obat antijamur sebagai penanganannya.

Apa Saja Komplikasi dari sindrom Sjögren?

Inilah sejumlah komplikasi yang mungkin bisa terjadi akibat sindrom Sjögren:

  • Mengalami kerusakan mata, bahkan kebutaan
  • Dapat terkena Limfoma non-Hodgkin
  • Ruam lupus dan cacat jantung pada bayi
    (komplikasi pada wanita penderita Sindrom Sjögren yang mengandung)
  • Mengalami hipotiroidisme
  • Irritable bowel syndrome
  • Neuropati perifer
  • Mengalami penyakit ginjal
  • Gigi berlubang
  • Fenomena Raynaud

Terdapat langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi sindrom Sjögren, yaitu:

  • Mencukupi kebutuhan minum
  • Hindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula
  • Menjaga kebersihan mulut, terutama dengan menyikat gigi secara rutin
  • Gunakanlah pencuci mulut antibakteri
  • Gunakan pelembab bibir (lip balm) untuk menjaga bibir agar tidak kering
  • Mengunyah permen karet bebas gula atau es batu secara rutin jika mulut terasa kering
  • Berhenti merokok dan tidak mengonsumsi minuman beralkhol
  • Melakukan pemeriksaan gigi dan juga mulut dengan rutin
  • Hindari obat-obatan yang bisa memicu keringnya mulut

Itulah informasi lengkap mengenai pengobatan sindrom Sjögren secara tepat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan Anda dan keluarga.