Pengobatan Ruam Popok Pada Bayi Secara Efektif Dan Aman

Pengobatan Ruam Popok Pada Bayi Hingga Sembuh – Kulit bayi cenderung lebih sensitif, mengapa? Karena kulit bayi sangat lembut dan tipis dari pada kulit orang dewasa. Serta memiliki lebih sedikit pelembap alami dibandingkan kulit orang dewasa. Adapun kulit bayi lebih mudah kehilangan cairan dibandingkan kulit orang dewasa. Oleh karena itu, kulit bayi lebih mudah mengalami iritasi seperti ruam popok.

Selain pada bayi mungkin bagi orang tua pun (khususnya para ibu), ruam popok dapat menyebabkan rasa khawatir. Sebab ruam ini akan menganggu kesehatan kulit bayi yaitu menyebabkan kulit bayi tampak kemerahan. Juga dapat mengganggu tidur dan rasa nyaman pada bayi.

Pengobatan Ruam Popok Pada Bayi Secara Efektif Dan Aman

Ruam popok adalah peradangan pada kulit bayi di area yang tertutup popok, dan biasanya terjadi pada bokong.

Meski ruam ini pada umumnya tidak berbahaya, Namun sebagian besar bayi yang memakai popok pasti pernah mengalami ruam popok.

Popok Kain atau popok sekali pakai?

Sebenarnya masih belum ada pembuktian jelas mengenai jenis popok mana yang berpengaruh dalam pencegahan ruam.

Akan tetapi popok kain atau popok sekali pakai mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apabila pembersih yang Anda gunakan untuk mencuci popok kain menyebabkan ruam pada bayi, gantilah dengan merk pembersih lainnya. Apa pun pilihannya, yang terpenting adalah menjaga agar kulit bayi tetap kering dan bersih.Demikian pula Apabila popok sekali pakai merk tertentu dapat menyebabkan kulit bayi Anda teriritasi maka gantilah dengan merk lainnya.

Gejala-gejala ruam popok

Padapengobatan ruam popok diperlukan Anda mengetahui beberapa gejala-gejalanya agar segera dapat segera melakukan penanganan yang tepat.

Ruam popok biasanya terjadi pada 2 tahun pertama. Ruam ini juga dapat kambuh selama anak masih memakai popok. Berikut ini gejala yang mengindikasikannya:

  • Kulit bayi akan tampak memerah, terutama pada area bokong, lipatan paha, paha, dan sekitar alat kelamin bayi.
  • Bayi akan bertambah rewel, misalnya menangis saat bagian yang biasanya tertutup popok disentuh atau dibersihkan.

Selain itu, munculnya luka melepuh atau bernanah, serta rasa kantuk yang berlebihan dapat juga termasuk gejala yang perlu di waspadai. Dengan itu, Anda dapat melakukan pemeriksaan bayi Anda ke dokter apabila mengalami ruam popok yang menyebar hingga ke luar bagian kulit yang tidak tertutup popok atau disertai demam.

Kenali Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

Ada beberapa faktor penyebab terjadinya ruam popok. diantaranya:

  • Gesekan dan lecet. Biasanya terjadi karena pemakain popok yang terlalu ketat.
  • Kontak yang terlalu lama dengan urine dan tinja. Hal ini merupakan penyebab yang sering terjadi dalam menimbulkan ruam popok.
  • Mengonsumsi antibiotik. Saat bayi mengonsumsi antibiotik, bakteri alami yang berfungsi menjaga pertahanan kulit juga ikut mati, sehingga ruam popok bisa muncul akibat infeksi bakteri atau jamur jenis lainnya.
  • Pengaruh jenis makanan baru. Struktur tinja serta frekuensi buang air besar pada bayi akan berubah ketika bayi mulai mengonsumsi makanan padat. Perubahan ini dapat memicu ruam popok. Pada bayi yang masih minum ASI, makanan, minuman, atau obat yang dikonsumsi oleh ibu juga akan berpengaruh.
  • Iritasi karena produk bayi yang baru digunakan. Seperti sabun, bedak, detergen, atau bahan pelembut pakaian dan lain-lainnya.
  • Infeksi bakteri atau jamur. Pada kulit yang tertutup popok cenderung lebih lembap sehingga meningkatkan kemungkinan tumbuhnya bakteri dan jamur.
  • Kulit sensitif. Bayi yang mengidap penyakit kulit eksim, lebih beresiko terkena ruam popok.

Diharapkan bunda dapat menghindari penyebabnya ini, sehingga pengobatan ruam popok dapat berlangsung lebih cepat.

Pencegahan Dan Pengobatan Ruam Popok

Metode yang paling efektif dalam menangani sekaligus mencegah ruam popok adalah dengan menjaga agar kulit bayi tetap bersih dan selalu kering. Langkah ini dapat Anda lakukan dengan cara-cara sederhana sebagai berikut:

  • Selalu bersihkan bagian kulit yang sering tertutup popok secara seksama, terutama pada saat mengganti popok.
  • Lakukan sesering mungkin dalam mengganti popok yang telah kotor.
  • Menghindari penggunaan bedak, karena dapat memicu iritasi kulit bahkan pada paru-paru bayi Anda.
  • Tidak menggunakan popok yang terlalu ketat.Usahakan ukuran popok dengan bayi Anda sesuai.
  • Kulit bayi juga perlu dibiarkan bernapas. Oleh karena itu, jangan biarkan bayi Anda selalu memakai popok. Makin sering kulit bayi terkena udara dan terbebas dari popok, resiko ruam popok juga akan semakin berkurang.
  • Setelah di basuh, seka kulit bayi Anda perlahan-lahan sampai kering sebelum memakaikan popok yang baru.
  • Mengoleskan salep atau krim pencegah ruam popok setiap mengganti popok bayi anda.
  • Menghindari penggunaan sabun atau tisu basah yang mengandung alkohol serta pewangi. Sebab, Kandungan alkohol dan bahan kimianya dapat memicu terjadinya iritasi serta memperparah ruam.
  • Selama bayi Anda menjalani masa penyembuhan dari ruam popok, gunakanlah popok dengan satu ukuran lebih besar.
  • Apabila menggunakan popok kain, cucilah popok sampai bersih juga hindari penggunaan pewangi pakaian.
  • Serta hal terpenting adalah membasuh tangan Anda sebelum dan sesudah mengganti popok.

Umumnya ruam popok dapat disembuhkan tanpa penanganan medis dari dokter. Namun sebaiknya periksakan bayi Anda ke dokter, apabila ruam popok pada bayi Anda tidak kunjung membaik atau bertambah parah meski sudah
ditangani dengan langkah-langkah di atas.

Pengobatan ruam popok secara Alami

Tahukah bunda? ternyata terdapat pengobatan ruam popok secara alami yang dapat dilakukan dirumah. Yaitu dengan:

  • Minyak Kelapa

Jika ingin konsistensi yang lebih ringan dan cair, campurkan beberapa sendok makan minyak kelapa dengan air biasa. Lalu, gunakan pelembab alami ini dengan cara menerapkannya langsung ke bagian bokong bayi dengan cara mengusapkannya secara lembut. Gunakan beberapa kali dalam sehari secara teratur hingga ruam popok benar-benar memudar. Adanya sifat antimikroba dan antijamur yang begitu tinggi dan aman bagi kulit bayi akan berfungsi sebagai penenang alami. Serta penyembuhannya sangat efektif dalam membuat bayi kembali nyaman meski memakai popok.

  • Putih Telur

Dengan menggunakan 3-4 butir telur dimana caranya adalah bagian putihnya dipisahkan dari kuningnya dan kemudian putih telur dioles ke area yang terkena ruam popok.
Pemakaian secara rutin selama beberapa hari dapat menjamin ruam popok akan hilang dan sembuh

  • ASI (Air Susu Ibu)

Tentunya  saja tanpa adanya reaksi alergi dan efek samping berbahaya lainnya, ASI dapat dijadikan sebagai obat. Hal ini karena ASI di yakini serta diketahui sangat bermanfaat dalam melawan infeksi dan menenangkan kulit yang teriritasi. Caranya adalah dengan mengambil beberapa tetes ASI saja lalu usapkan lembut pada area bokong bayi yang terserang ruam popok. Biarkan dulu sejenak hingga ASI mengering pada kulit bayi sebelum dipakaikan popok baru.

Disamping dengan ASI, minyak kelapa, dan putih telur yang sudah dijelaskan diatas. Masih ada cuka, shea butter, baking soda, tanah liat hijau perancis, minyak pisang, oatmeal, tepung jagung, petroleum jelly, jus cranberry, lidah buaya, dan minyak zaitun yang dapat di gunakan ssebagai pengobatan ruam popok secara alami, aman dan efektif.

Itulah tips pencegahan, perawatan, dan pengobatan ruam popok yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda dan si kecil agar selalu ceria menikmati hari-harinya tanpa ruam popok.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi kesehatan lainnya dapat anda kunjungi situs kami di www.ujangherbal.com

Tags: