Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang

Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang – Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang adalah penghubung syaraf ujangherbal yang mengomunikasikan otak dengan bagian tubuh. Sebagaian dari sistem saraf pusat, tulang belakang juga berperan dalam memastikan keefektifan dalam mengontrol organ dan anggota gerak. jika anda mengalami gejala cedera saraf tulang belakang sebaiknya memriksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan diagonis yang tepat.

Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang

Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang

Pengobatan penyakit  cedera saraf tulang belakang  pada tahap rehabilitasi diberikan untuk mengatasi rasa sakit, mengendalikan efek dari cedera saraf tulang belakang terhadap fungsi organ pencernaan dan seksual, juga berfungsi untuk mengendalikan kelenturan otot. Apa saja hal yang penting kita ketahui mengenai cedera satraf tulang belakang itu ? Nah beberapa hal yang perlu kita ketahui mengenai cedera saraf tulang belakang yang juga kita bahas dalam artikel diantaranya adalah akibat cedera saraf pada tulang belakang, bahayanya dan bebrapa cara untuk mengenai masalah ini dan bisa kamu lakukan. Dengan mengetahui bebrapa informasi ringkas tersebut, harapanya kita bisa menghadapi masalah saraf tulang belakang.

Akibat

Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang

Hal pertama kami akan membahas dalam masalah cedera saraf pada tulang belakang ini adalah mengenai apa saja akibat yang akan timbul dari cedera pada bagian tulang belakang tersebut. Hal yang menjadi akibat dari masalah saraf tulang belakang ini adalah meliputi sebagai berikut :

  • Terjadinya perubahan yang berhubungan dengan aktivitas seksual, fungsi seksual, dan atau fertilitas
  • Leher atau punggung yang terpelintir ke arah yang tidak normal sebelum atau saat cedera
  • Hilangnya kemampuan untuk bergerak atau mengerakan badan
  • Hialngnya kendali terhadap proses organ tubuh yang berkaitan dengan aktivitas organ usus dan kandngan kemih, seperi sulit menahan buang air kecil maupun besar
  • munculnya rasa sakit bagian yang mengalami cedera pada tulang belakang
  • munculnya kejang yang berlebihan pada penderita
  • Hilangnya kemampuan tubuh khususnya pada syaraf sensorik untuk merasakan sentuhan, dingin dan panas.
  • Munculnya kesulitan bernafas, tidak dapat batuk dengan mudah, serta sulit mengeluarkan cairan dari paru-paru.

Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang

Jeda cedera dan Penanganan cedera saraf tulang belakang dapat mempengaruhi komplikasi yang akan berkembang dan waktu pemulihan pasien. Penanganan juga akan dilakukan untuk meminimaliskan efek dari trauma kepala dan leher. Oleh karena itu, penanganan cedera saraf sering sudah dimulai dari tempat kejadian. hingga saat ini masih belum ada cara untuk mengembaliakn fungsi saraf tulang belakang yang telah rusak.  termasuk prostesis dan obat yang memicu pertumbuhan atau memperbaiki sel saraf. Beberapa tahap pengobatan cedera saraf tulang belakang yaitu :

  • Tahap Awal ( Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang )

Pada tahap awal penangann, dilakukan untuk mencegah shock, menjaga agar pasien tetap bisa berafas karena bisa jadi akan ada gangguan pernafasan pada pasien. Imobilisasai leher bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan pada saraf tulang belakang dan juga untuk mencegah ko,plikasi.

Beberapa penanganan secara detail, pada tahap awal diantaranya adalaha :

  • Obat methylprednisolone dalam bentuk cairan injeksi. Obat dapat disuntikan ke dalam pembulu darah untuk mengobati cedera saraf tulang belakang kondisi akut. Tujuannya adalah untuk mengurangi kwerusakan pada sel peradangan dan saraf di sekitar area cedera diberikan jika dalam waktu 8 jam setelah cedera terjadi .
  • Pelindung leher yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan dengan tulang belakang.
  • Pengobatan Penyakit Saraf tulang belakang eksperime. Penelitian terhadap pengobatan yang masih terus dilakukan hingga saat ini. Tujuan mengendalikan peradangan, menghentikan kematian sel, dan merangsang regenerasi sel saraf.
  • Pembedahan mungkin dilakukan untuk mengangkat bagian tulang, keping, retakan tulang belakang, atau benda lain yang menekan tulang belakang. Pembedaan juga mungkin dilakukan rasa sakit dan deformitas/cacat tulang.
  • => Tahap Kedua ( Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang )

Setelah dilakukan pengobatan pada awal, penanganan selanjutnya sering kali dikenal dengan tahap kedua. tahap kedua dalam proses penanganan cedera saraf tulang belakang ini merupakan serangkaian terhadap yang dilakukan untuk mencegah munculnya komplikasi akibat cedera pada saraf tulang belakang tersebut seperti infeksi pernafasan, gangguan usus, kandungan kemih, dan berbagi masalah lainya.

  • Tahap Ketig ( Pengobatan Penyakit Cedera Saraf Tulang Belakang )

Pasien akan diajarkan untuk kembali membangun hidup yang produktif dengan memanfaatkan kemampuan barunya. Pasien dilatih untuk mempertahankan dan memperkuat otot yang ada, mengembalikan fungsi motorik halus yang terganggu, dan mempelajari teknik untuk beradaptasi dengan aktivitas sehari hari.

Pengobatan pada tahap rehabilitas untuk mengatasi rasa sakit, mengendalikan efek dari cedera saraf tulang belakang fungsi organ pencernaan dan seksual. Beberapa peralatan atau teknologi modern yang bisa digunakan oleh pederita cedera saraf tulang belakang untuk memproses pemulih fisik seperti :

  • Alat fungsi elektrik atau functional electrical stimulation system (FES) yang digunakan untuk mengendalikan otot tangan dan kaki sehingga penderita dapat berjalan atau berpegangan.
  • Komputer yang diaktifkan menggunakan program pengenalan surat dapat digunakan oleh pasien yang mengalami keterbatasan fungsi organ tangan akibat cedera ini.
  • Kursi roda listrik yang memiliki bahan yang lebih ringan dibandingkan kursi roda pendahulunya dapat membantu pasien menjalani aktivitas tanpa harus selallu bergantung kepada orang lain.
  • Mengunakan batuan robopt untuk melatih kembali berjalan setelah pasien mengalami cedera saraf tulang belakang. Perlatan ini masih bersifat terobosan baru yang masih harus disempurnakan.
  • Perlengkapan elektronik yang bsia dioprasikan mengunakan suara atau tombol dapat membantu pasien melakukan aktivitas atau rutinitas sehari hari.

Pemulihan Cedera tulang belakang dapat berlangsung cepat dan lama. Pada bebrapa khusus , pemulihan dapat terjadi sedikit demi sedikit dimulai dari satu minggu hingga 6 bulan bisa memakan waktu hingga satu tahun lebih lama.

Tags: