Pengobatan Patent Foramen Ovale Lengkap

Mengetahui Informasi Lengkap Pengobatan Patent Foramen Ovalewww.ujangherbal.com – Ketika berada di dalam kandungan, bayi belum dapat menggunakan paru-parunya. Mereka akan mendapatkan darah yang kaya oksigen dan nutrisi dari ibunya melalui tali pusat (plasenta). Lalu akan dialirkan ke bilik kanan. Saat itu, foramen ovale memiliki fungsi untuk membantu mengalirkan darah dari bilik kanan ke bilik kiri jantung yang nantinya akan diteruskan ke serambi kiri dan diedarkan keseluruh tubuh. Namun, bagaimana kondisi bayi yang mengalami patent foramen ovale (PFO)? Berikut ini akan kami sampaikan informasi lengkap mengenai pengobatan patent foramen ovale.

Pengobatan Patent Foramen Ovale Secara Tepat

Pengobatan Patent Foramen Ovale Lengkap

Saat bayi lahir dan menghirupkan nafas pertamanya, paru-paru akan mulai berfungsi dengan normal hingga rute sirkulasi darah pada jantung juga berubah. Darah yang kaya oksigen dari paru-paru akan masuk kebilik kiri, sehingga tekanan di bilik kiri jantung akan terus meningkat. Adapun tekanan inilah yang akan menutup foramen ovale. Pada 75% persen kasus, foramen ovale ini gagal menutup. Kondisi inilah yang disebut dengan Panent Foramen Ovale atau PFO.

Definisi Panent Foramen Ovale

Secara garis besar, Patent foramen ovale (PFO) adalah suatu kondisi dimana lubang / katup yang terletak di antara bilik (atrium) kanan dan bilik kiri jantung (foramen ovale) tidak menutup setelah bayi dilahirkan. Normalnya, kondisi foramen ovale harus tertutup secara otomatis sesudah bayi keluar dari kandungan.

Sebaiknya lakukanlah pengobatan patent foramen ovale secepat mungkin apabila Anda telah mengetahui bahwa Anda mengalami penyakit ini.

Penyebab Dan Gejala Panent Foramen Ovale

Hingga saat ini belum ditemukan apa penyebab pasti seseorang mengalami PFO. Tetapi menurut hasil penelitian, faktor keturunan dan genetika turut memengaruhi terjadinya PFO.

Penderita akan tidak menyadari bahwa mereka mengalami PFO. Sebab penyakit ini sebab umumnya FPO tidak menimbulkan gejala sama sekali. Banyak penderita baru sadar bahwa mereka mempunyai PFO saat malakukan pemeriksaan terhadap penyakit lain, seperti stroke atau gangguan jantung lainnya.

Dalam sejumlah kasus yang sangat jarang terjadi, bayi dengan PFO dapat menunjukan tanda seperti kulit menjadi biru saat menangis atau buang air besar. Sementara pada orang dewasa tandanya dapat berupa migrain yang parah atau stroke.

Adapun sang ibu harus waspada jika bayi mengalami gejala seperti yang telah disampaikan di atas. Lakukanlah pemeriksaan lebih lanjut agar bisa mendapatkan pengobatan patent foramen ovale yang tepat.

Diagnosis Pada Patent Foramen Ovale

Umumnya dalam mendiagnosis PFO, dokter akan menanyakan sejumlah hal mengenai gejala yang telah dialami pasien serta kemungkinan akan menganjurkan penderita melakukan tes untuk memeriksa kondisi jantung. Di antaranya:

  • Transthoracic echocardiogram. Tes ini bertujuan untuk mengidentifikasikan PFO, dan terdapat 2 metode pengujian dalam tes ini, yaitu:
  1. low doppler yang akan bekerja dengan cara melihat aliran darah dari bilik kanan ke bilik kiri melalui grafik berwarna.
  2. bubble study yang akan dilakukan dengan cara menyuntikan larutan garam steril yang dikocok sampai berbusa dari pembuluh darah vena. Apabila terlihat gelembung udara yang bergerak dari bilik kanan ke bilik kiri, itu menandakan bahwa ada celah terbuka di antara kedua bilik (positif PFO).
  • Transesophageal echocardiogram. Tes ini merupakan metode pencitraan jantung yang akan dilakukan dengan cara memasukan tabung fleksibel yang dilengkapi dengan transduser melalui mulut pasien. Transedur tersebut kemudian diarahkan ke dalamkerongkongan sampai posisinya sejajar dengan jantung. Metode ini lebih sensitif juga mampu menampilkan gambar jantung yang lebih detail di bandingkan color flow doppler dan juga bubble study.

Pengobatan Patent Foramen Ovale

Untuk kebanyakan kasus, sebenarnya tidak ada pengobatan petent foramen ovale yang khusus, kecuali bagi para penderita yang mengalami kondisi medis terkait PFO yang dideritanya. misalnya kadar oksigen yang rendah pada darah. Adapun dalam keadaan tertentu dokter akan menyarankan pesien melakukan beberapa pengobatan petent foramen ovale agar FO dapat tertutup. Antara lain:

Pemasangan alat penutup

Tindakan pengobatan petent foramen ovale ini dilakukan dengan cara menempatkan sebuah alat penutup di ujung kateter (tabung elastis) yang dimasukkan melalui pembuluh darah selangkangan yang diarahkan langsung ke jantung.

Bedah jantung

Pada umumnya pengobatan petent foramen ovale dengan metode ini akan dilakukan pada para penderita penyakit jantung, bukan pengobatan khusus untuk PFO. Akan tetapi apabila dalam operasi dokter menemukan PFO, maka dokter akan menutup[nya pada saat yang sama.

Mengonsumsi aspirin atau warfarin.

Metode pengobatan petent foramen ovale menggunakan obat-obatan ini akan digunakan bukan untuk menutup PFO, namun melainkan untuk mencegah dan mengatasi gumpalan atau pembekuan darah di dalam jantung.

Komplikasi Petent Foramen Ovale

Biasanya PFO tidak menimbulkan komplikasi yang akan menimbulkan masalah bila sirkulasi darah membentuk gumpalan-gumpalan yang bisa menimbulkan penyakit lain, misalnya seperti hipoksia, stroke, dan migrain. Penyakit PFO juga bisa berfotensi meningkatkan risiko komplikasi apabila terjadi bersamaan dengan bebrapa penyakit lain.

Dalam kasus stroke, pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan oleh gumpalan darah dari jantung yang menyebabkan kematian pada sel-sel sebagian area di otak. Adapun penderita FPO mempunyai risiko pembentukan gumpalan darah yang lebih besar, sehingga berpotensi menyebabkan stroke.

Menurut penelitian, sejumlah orang yang pernah menjalani operasi penutupan PFO mengungkapkan bahwa migrain mereka berkurang secara perlahan. Untuk itu, PFO juga diduga berpengaruh pada migrain.

Selain itu, FPO juga dapat menimbukan hipoksia, yakni kondisi kurangnya pasokan oksigen bagi tubuh untuk menjalankan fungsi normalnya.

Walau begitu, tidak semua yang mempunyai PFO mengalami penyakit-penyakit di atas. Untuk memastikannya penelitian masih dilakukan sampai saat ini.

Demikianlah informasi lengkap mengenai pengobatan petent foramen ovale yang tepat. Semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Tags: