Pengobatan Nyeri Anus dan Penyebabnya

Langkah-Langkah Pengobatan Nyeri Anus dan Penyebabnya – Nyeri anus atau yang disebut dengan Proctalgia adalah rasa nyeri yang dirasakan pada bagian anus (dubur) atau bagian rektum, yaitu pada bagian akhir saluran pencernaan. Biasanya rasa sakit ini disebabkan oleh kejang otot intens di bagian anus atau sekitarnya. Bahkan kondisi ini hampir mirip dengan penyebab anus sakit lainnya yaitu seperti sindrom levator ani. Akan tetapi rasa sensasi nyeri agak berbeda dan dapat terasa berhari-hari.

langkah-langkah pengobatan nyeri anus dan penyebabnya

Pada umumnya kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja. Tetapi biasanya kondisi ini baru akan muncul setelah masa puber dan akan lebih sering menyerang wanita dibandingkan pria. Hal ini dapat terjadi karena wanita lebih cenderung sering periksa ke dokter jika mengalami keluhan kesehatan tertentu. Jadi belum tentu pria kemungkinan akan lebih kecil terkena proctalgia fugax.

Gejala Nyeri Anus

Gejala nyeri anus atau proctalgia adalah mengalami kejang otot pada bagian anus, biasanya di bagian agak bawah. Rasa sakit tersebut bisa terjadi secara tiba-tiba dan begitu menyakitkan. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa detik saja, meskipun kondisi ini juga bisa terjadi selama 30 menit.

Rasa nyeri anus ini akan hilang dengan sendirinya, saat otot-otot di sekitar anus tidak mengejang, dan seseorang yang mengalami kondisi tersebut biasanya tidak merasakan sakit. Untuk jarak antara kejang pertama dan berikutnya pun akan cukup lama. Jika mengalami kondisi yang cukup parah, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang baik.

Penyebab Nyeri Anus

Nyeri anus bisa muncul tanpa adanya pemicu apapun. Akan tetapi ada beberapa penelitian yang menunjukkan jika gangguan pada saraf pudendal yang menjadi penyebabnya. Berikut ini ada beberapa penyebab lainnya, antara lain :

  • Menstruasi
  • Aktivitas seksual
  • Sembelit
  • Stress
  • Ada benda asing yang masuk ke rektum
  • Masalah pada tulang
  • Kanker anus atau rektum

Rasa nyeri pada anus yang dirasakan akan membuat seseorang menunda untuk buang air besar, sehingga akan membuat tinja menjadi keras dan akan semakin sakit ketika dikeluarkan.

Cara Mendiagnosis Nyeri Anus

Biasanya kondisi nyeri anus akan didiagnosis setelah dokter mendapatkan penyebab yang pasti. Dokter pun akan memastikannya dengan cara :

  • Melakukan pemeriksaan pada fisik
  • Melakukan pemeriksaan pada wasir, fisura, abbes, dan pada kondisi lainnya yang dapat menyebabkan nyeri anus
  • Dokter akan menanyakan seberapa parahnya kondisi yang dialami

Pengobatan Nyeri Anus

Terdapat pilihan pengobatan nyeri anus, namun cara untuk mengurangi pada gejalanya berbeda-beda pada setiap orang. Karena pasalnya kondisi ini penyebabnya masih belum bisa dipastikan. Maka dari itu, untuk pengobatan nyeri anus ini bertujuan untuk meredakan gejala yang dialami pada saat itu.

Berikut ini ada beberapa langkah-langkah pengobatan nyeri anus yang dapat Anda lakukan dirumah, antara lain :

  • Berendam dengan air panas selama kurang lebih 20 menit
  • Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi dan tidak lupa untuk minum air putih yang cukup guna untuk melunakkan tinja, atau bila perlu minum obat pencahar.
  • Lakukan aktivitas olahraga secara teratur
  • Konsumsi obat-obatan pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen. Atau Anda juga bisa mengoleskan krim anti nyeri di sekitar anus.

Konsultasikan pada dokter jika kondisi nyeri anus tidak kunjung sembuh. Karena pengobatan nyeri anus yang tepat yaitu sesuai dengan penyebabnya, sehingga dokter akan memberikan obat-obatan atau suatu tindakan yang dapat mengatasi penyebab nyeri anus seperti melakukan operasi.

Apakah kondisi nyeri anus dapat dilakukan pencegahan?

Seperti yang telah dijelaskan diatas, kondisi nyeri anus dapat dicegah dengan cara mengonsumsi makanan yang tinggi akan serat, serta minum air putih yang cukup. Karena hal ini akan melunakkan tinja dan akan memudahkan tinja supaya keluar dari saluran pencernaan, sehingga akan menekan potensi trauma pada saluran anus dan juga sekitarnya.

Tags: