Memahami Pengobatan Kelainan Kongenital Dengan Baik

Memahami Pengobatan Kelainan Kongenital Dengan Baikwww.ujanghernal.com – Untuk mengurangi risiko kelainan kongenital tentu sangatlah penting bagi para calon orang tua untuk selalu menjaga kesehatannya dan melakukan perawatan medis yang baik, sebelum dan selama kehamilan. Dengan kemajuan teknologi, kelainan kongenital dapat terdeteksi sejak di dalam kandungan dengan sejumlah rangkaian pemeriksaan. Berikut informasi pengobatan kelainan kongenital lebih lengkapnya.

Memahami Pengobatan Kelainan Kongenital Dengan Baik

Memahami Pengobatan Kelainan Kongenital Dengan Baik

Definisi Kelainan Kongenital

Kelainan kongenital adalah kelainan anatomi tubuh/ kelainan fungsi tubuh yang terjadi pada saat lahir atau bisa sejak masih di dalam kandungan. Umumnya masyarakat Indonesia lebih mengenalnya dengan istilah cacat bawaan.

Berdasarkan World Health Organization, penyakit ini merupakan salah satu yang sering menyebabkan kematian pada bayi baru lahir. Terdapat ratusan jenis kalainan kongenital yang dapat terjadi di dunia. Adapun pembahasan dari penyakit dan pengobatan kelainan kongenital ini dibuat ringkas secara umum.

Penyebab Terjadinya Kelainan Kongenital

Kebanyakan kasus kelainan kongenital tidak diketahui dengan pasti penyebabnya. Akan tetapi, terdapat sejumlah hal yang sudah diketahui menjadi faktor risiko terjadinya kelainan kongenital, yaitu:

Faktor Genetik

Apabila ibu atau ayah mempunyai gen yang bisa menyebabkan kelainan kongenital, maka anak akan mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami kalainan tersebut. Pernikahan antara pria dan juga wanita yang mesih mempunyai hubungan darah juga bisa menyebabkan kelainan kongenital (hal ini rentan terjadi).

Sosio-ekonomi rendah

Meski masih belum diketahui hubungan yang jelas, akan tetapi lebih dari 90% kelainan kongenital ini terjadi pada masyarakat yang kondisi sosio-ekonomi nya rendah.

Ibu hamil yang mengkonsumsi alkohol atau terpapar rokok

Minuman alkohol dan rokok ini bisa mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan sehingga kelainan kongenital menjadi lebih rentan terjadi.

Infeksi

Ibu hamil yang mengalami infeksi, seperti infeksi rubella, toksoplasma dan sifilis merupakan penyebab kelainan kongenital yang sangat sering terjadi.

Kekurangan asam folat

Akibat kekurangan asam folat di dalam kandungan menyebabkan selubung saraf janin tidak dapat tertutup dengan sempurna. Hingga mengakibatkan kelainan yang sering disebut spina bifida.

Diagnosis Pada Kelainan Kongenital

Umumnya untuk mendiagnosis dokter akan menjalankan skrining pada bayi baru lahir, karena kelainan kongenital pada bayi belum menimbulkan gejala yang jelas.

Dokter akan melakukan skrining berupa pemeriksaan darah secara rutin (hemoglobin, leukosit, dan trombosit), kadar hormon (misalnya hormon tiroid), skrining fungsi pendengaran, dan fungsi penglihatan. Jika terdapat kelainan, biasanya akan dilanjutkan dengan pemeriksaan gen dari darah.

Gejala-gejala Kelainan Kongenital

Tanda atau gejala dari kelainan kongenital akan berbeda-beda yang bergantung pada jenis kelainan kongenital yang dialaminya. Adapun sejumlah gejala yang sering terjadi, di antaranya:

  • Trisomi 13

Trisomi 13 atau yang disebut sebagai sindrom patau ialah kelainan yang diakibatkan oleh kelainan pada kromosom 13. Kelainan ini dapat ditandai dengan adanya kecacatan multipel seperti kelainan katup jantung, retardasi mental, mempunyai jari yang lebih banyak dari normal, dan sebagainya.

  • Trisomi 21

Trisomi 21 atau disebut sindrom down yaitu merupakan kelainan kromosom 21. Pada kelainan ini ditandai oleh retardasi mental, lidah besar, kepala dan hidung datar, wajah seperti ras mongoloid, dan pertumbuhan terhambat.

  • Sumbing

Sumbing akan ditandai dengan adanya celah pada bibir, gusi, atau langit-langit mulut yang menyebabkan bibir, gusi, atau langit-langit mulut tidak bisa tertutup rapat.

  • Spina Bifida

Spina bifida ditandai oleh adanya tulang belakang yang tidak menutup rapat sehingga timbul benjolan berisi saraf atau selubung saraf di tulang belakang.

Pengobatan Kelainan Kongenital

Sebenarnya pengobatan kelainan kongenital yang bisa dilakukan tidak memiliki tujuan untuk menghilangkan kelainan yang terjadi. Akan tetapi pengobatan kelaianan kongenital ini dapat membantu penderitanya agar tetap bisa hidup secara optimal.

Dalam pengobatan kelainan kongenital juga akan dilakukan sesuai dengan gejala yang dialami oleh penderitanya. Beberapa kasus akan membutuhkan pengobatan kelainan kongenital dengan prosedur operasi serta latihan dan rehabilitas medis umumnya diperlukan agar penderita kelainan kongenital dapat mandiri dalam melakukan aktivitasnya.

Pencegahan

Untuk mencegah bayi lahir dengan kelainan kongenital, maka akan dijalankan skrining berupa penggalian riwayat keluarga, pemeriksaan darah dan gen pada calon ayah dan calon ibu sebelum kehamilan terjadi. Jika hasilnya memiliki gen pembawa kelainan kongenital, maka akan dilakukan konseling genetik dulu sebelum merencanakan kehamilan.

Itulah informasi lengkap mengenai pengobatan hipotiroidisme. Semoga dapat bermanfaat untuk kesehatan Anda dan bayinya. Terima kasih sudah menyimak.

Tags: