Pengobatan Jerawat, Gejala Dan Penyebab Jerawat

Gejala, Penyebab Dan Pengobatan Jerawat – Sekali lagi selamat datang di www.ujangherbal.com yang selalu menginformasikan tentang kesehatan. Kali ini saya akan membagikan sebuah artikel tentang Pengobatan Jerawat, Gejala Dan Penyebabnya. Mau tau lebih lanjut ? Simak artikel dibawah ini.

Gejala jerawat

Bagian tubuh yang biasa di tumbuhi jerawat adalah wajah. Hal ini dialami oleh sebagian besar orang yang berjerawat. Selain pada wajah, jerawat juga bisa tumbuh pada bagian punggung dan ini dialami lebih dari setengah orang yang berjerawat. Yang terakhir adalah jerawat yang tumbuh pada bagian dada. Diketahui bahwa sekitar 15% dari orang orang yang berjerawat mengalami jerawat di dada.

Selain munculnya bintik bintik, kulit juga bisa menjadi berminyak saat kita berjerawat, bahkan bisa terasa sakit atau panas apabila disentuh. Ada enam jenis bintik jerawat, diantaranya pustula, komedo hitam, kodul, komedo putih, kista, dan papula.

Papula adalah benjolan kecil yang terasa menyakitkan. Ukurannya kecil dengan warna merah dan tekstur lunak. Sedangkan pustula adalah benjolan kecil yang pada ujungnya terdapat penumpukan nanah.

Komedo hitam adalah bintik berwarna hitam yang biasanya muncul di area sekitar hidung. Warna hitam tersebut bukan berasal dari debu atau pun kotoran, melainkan pigmentasi yang terjadi di dalam lapisan pada folikel rambut. Sedangkan komedo putih memiliki tekstur yang lebih keras. Ini disebabkan oleh akumulasi sebum yang mengeras di dalam pori pori kulit. Jika dilihat sekilas, bintik komedo putih hampir serupa dengan komedo hitam.

Sedangkan, nodul dan kista termasuk kategori jerawat parah. Mengapa ? Karena jerawat nodul dan kista adalah benjolan besar atau seperti bisul dengan tekstur kulit keras dan sangat menyakitkan. Umumnya jerawat kista dapat meninggalkan bekas luka permanen di wajah setelah sembuh karena berisi nanah.

Pengobatan Jerawat

Penyebab jerawat

Jerawat dapat muncul ketika folikel rambut tersumbat oleh percampuran sel kulit mati, kotoran dan sabum ( zat yang di produksi kelenjar minyak yang berfungsi mencegah kekeringan pada kulit). Kemudian, dapat terjadi infeksi bakteri yang menyebabkan peredangan pada daerah sumbatan tersebut.

Ada beberapa faktor yang dapat memicu atau meningkatkan risiko seseorang mengalami jerawat, diantaranya :

  • Efek samping penggunaan kosmetik.
  • Kecanduan merokok.
  • Stres.
  • Iritasi akibat benda yang di kenakan.
  • Masa pubertas. Hal ini biasanya dialami oleh remaja. Pada masa pubertas, produksi sabum oleh kelenjar minyak akan meningkatkan seiring dengan tingginya produksi hormon testosteron. Dan terkadang, produksi sambum tersebut melebihi kuantitas yang di butuhkan oleh kulit.
  • Keturunan. Jika kita memiliki orang tua yang pernah bermasalah dengan jerawat, maka kita berisiko besar mengalami hal yang sama. Bahkan tingkat keparahan jerawat bisa saja lebih tinggi terutama sebelum memasuki usia dewasa.
  • Perubahan hormon. Di perkirakan bahwa jerawat yang terjadi pada orang orang dewasa disebabkan oleh perubahan kadar hormon . Pada umumnya, kasus jerawat pada orang dewasa terjadi pada wanita, karena wanita lebih sering mengalami perubhan hormon pada masa masa tertentu , yaitu ketika hamil dan menstruasi . Jerawat pada wanita hamil , jerawat biasa muncul pada tiga bulan pertama kehamilan. Bagi wanita yang mengalami kondisi yang di sebut sindrom ovarium polikistik, selain munculnya jerawat, naiknya berat badan serta munculnya kista kecil di dalam ovarium juga bisa terjadi. Sedangkan jerawat kerap muncul pada sebagian wanita menjelang periode menstruasi.
  • Efek samping obat-obatan. Hal ini biasanya terjadi pada penggunaan obat lihium, steroid, dan antiepilepsi. Suplemen vitamins B2, B6, dan B12 juga dapat menyebabkan efek samping berupat jerawat.

Sekian dari banyak orang yang tidak terlalu memahami jerawat, Meski itu merupakan salah satu masalah pada kulit yang di alami sebagian besar orang. Pemahaman yang kurang lengkap sering kali memunculkan sejumlah anggapan yang tidak masuk akal mengenai jerawat, misalnya :

  • Jerawat di sebabkan oleh pola makan yang buruk.
  • Kebersihan yang buruk atau kuli yang kotor dapat menyebabkan jerawat.
  • Berjemur baik secara alami dan buatan, dapat mengobati gejala jerawat.
  • Aktivitas seksual dapat berdampak kepada kemunculan jerawat.
  • Seseorang akan tertular oleh jerawat yang dialami oleh orang lain.

Sebetulnya, semua anggapan yang di atas tidak benar. Perlu kita ketahui, satu hal yang penting mengenai kebersihan kulit yaitu kebersihan kulit tidak berkaitan dengan munculnya jerawat karena jerawat timbul akinat reaksi biologis yang terjadi di balik permukaan kulit. Justru kondisi kulit kita akan memburuk jika kita mencuci muka lebih dari 2 kali sehari ketika sedang berjerawat.

Menurut informasi yang sekian banyak nya dari orang orang, pasta gigi dapat mengeringkan jerawat. Meskin pasta gigi memang mengandung zat antibakteri, namun tetapi pasta gigi juga mengandung zat yang dapat membuat kulit iritasi dan rusak. Oleh sebab itu, penggunaan pasta gigi untuk mengobati jerawat tidak di sarankan. Namun lebih baik jika kalian ingin perawatan menghilangkan jerawat lebih baik kalian berkonsultasi ke dokter supaya lebih baik.

Pengobatan Jerawat

Sebenarnya, pengobatan jerawat itu memang tidak mudah. Kita membutuhkan waktu berbulan bulan,tergantung seberapa parahnya jerawat yang di alami.

Anda bisa mengobati jerawat ringan yang berupa bintik bintik, komedo putih, dan komedo hitam dengan cara alami. Mengapa cara alami ? ya karena untuk pengobatan jerawat itu lebih baik secara alami dan bukan resep obat dari dokter karena obat dari dokter pasti lebih banyak kandungan zat kimia nya yang bisa membahayakan kulit kita. Ada banyak cara alami untuk menghilangkan jerawat seperti maskeran pake madu, telur, yogurt dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah beberapaa sarang berguna bagi anda yang berjerawat.

  • Jika anda memiliki kulit kering, pakailah pelembab berbasis air yang tidak mengandung unsur parfum.
  • Jangan pakai kosmetik atau rias wajah secara berlebihan. Sebaiknya gunakan produk kosmetik berbasis air yang tidak memiliki efek menghalangi pori pori kulit,
  • Gunakan sabun atau pembersih wajah ringan, serta air hangat untuk membersihkan area yang berjerawat. Sebaiknya hindari menggunakan air yang terlalu panas atau dingin karena bisa membuat jerawat makin parah.
  • Atur rambut sebisa mungkin agar tidak mengenai wajah dan keramas rambut secara rutin agar selalu bersih.
  • Jangan terlalu sering mencuci area kulit yang berjerawat karena hal tersebut hanyak akan memperparah iritasi, cukup cuci dua kali dalam sehari.
  • Jangan mencoba menghilangkan komedo dengan cara menekannya karena justru akan memperparah dan meninggalkan bekas luka.
  • Bersihkan seluruh rias wajah sebelum tidur.

Jika anda sedang mengobati jerawat, sebaiknya jangan mengharapkan hasil singkat untuk jerawat hilang. Karena, proses bisa berlangsung hingga kurang lebih tiga bulan.

Baca juga artikel lain klik Disini

Tags: