Pengobatan Infeksi Luka Operasi Alami yang Aman Tanpa Efek Samping

Pengobatan Infeksi Luka Operasi yang Aman Tanpa Efek Samping,- Salah satu tujuan melakukan operasi yaitu untuk memperbaiki fungsi tubuh yang bermasalah. Namun, terkadang proses operasi juga disertai dengan komplikasi yang bisa timbul setelah operasi. Infeksi merupakan salah satu komplikasi yang umum terjadi.

Nah, bagi Anda yang mengalami kondisi tersebut tidak perlu khawatir. Karena disini kami memiliki solusi pengobatan infeksi luka operasi yang tepat, yaitu dengan menggunakan QnC Jelly Gamat. Apa itu QnC Jelly Gamat?

Pengobatan Infeksi Luka Operasi

Harga : Rp. 155.000,-/botol | Isi : 300 ml/botol
Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari

*Harga belum termasuk ongkos kirim

Khasiat dan Manfaat QnC Jelly Gamat untuk Pengobatan Infeksi Luka Operasi

QnC Jelly Gamat merupakan obat herbal multikhasiat yang memiliki manfaat untuk membantu pengobatan infeksi luka operasi secara alami. Dibuat dengan manfaat ekstrak teripang asli menjadikan QnC Jelly Gamat ini kaya akan kandungan nutrisi serta manfaat yang efektif untuk membantu pengobatan beragam masalah yang terjadi pada tubuh.

Tidak hanya itu, QnC Jelly Gamat juga merupakan produk herbal yang telah terdaftar di Badan POM TR 173301471 juga bersertifikat halal MUI. Sehingga kualitas dan keasliannya tidak perlu diragukan lagi.

Kandungan dan Khasiat Komposisi Utama QnC Jelly Gamat

Teripang atau timun laut merupakan hewan invertebrata Holothuroidea yang bisa dikonsumsi. Dalam dunia medis, teripang ini memiliki beragam manfaat yang sangat luar biasa, diantaranya dapat membantu penyembuhan luka, termasuk luka operasi. Hal ini disebabkan karena didalamnya terkandung senyawa kolagen yang dapat meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan.

Mengonsumsi teripang atau ekstrak teripang juga bisa mempercepat penyembuhan luka, karena teripang dapat berfungsi dalam pembentukan jaringan baru dalam wkatu singkat. Kemampuan teripang ini berasal dari kandungan asam alemak tertentu, seperti asam arakidonat yang dimilikinya.

Didalam teripang ini juga terkandung antiseptik alamiah yang dapat membantu pengobatan infeksi luka operasi dengan cara melawan bakteri yang menjadi salah satu penyebab timbulnya infeksi.

Selain itu, ada banyak kandungan serta nutrisi lainnya yang terkandung didalam teripang emas yang baik untuk kesehatan tubuh. Jika dikonsumsi secara rutin dan teratur sesuai dengan dosis yang direkomendasikan, maka pengobatan infeksi luka operasi bisa efektif dan juga dapat membantu memulihkan tubuh pasca operasi.

*Disclaimer : Efektifitas dan reaksi produk mungkin berbeda pada setiap individu, tergangung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Bagaimana cara pemesanannya?

Bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiat dari QnC Jelly Gamat untuk membantu pengobatan infeksi luka operasi, Anda bisa melakukan pemesanan terlebih dahulu kepada kami dengan mengirimkan format berikut :

UQNC : Jumlah Pesanan : Nama Lengkap : Alamat Lengkap : No Hp
Contoh

UQNC : 2 Botol : Ujang Ramadhan : Jln. BKR Margamulya rt.01/06, Kec. Tawang, Kota Tasikmalaya : 085.233.616.xxx

Kirim Ke :
SMS/WA : 082219505454

Catatan :

Kode Produk UQNC Wajib dicantumkan pada saat mengirimkan format pemesanan. Hal ini dilakukan untuk mencegahnya kekeliruan dalam proses pengiriman barang !

Tunggu apa lagi, pesan sekarang juga !
Barang sampai, baru transfer pembayaran
*syarat dan ketentuan berlaku

Silahkan kunjungi tautan di bawah ini untuk informasi lengkap mengenai produk dan juga cara pemesanannya!

>> QnC Jelly Gamat

Nikmati kenyamanan dan keamanan berbelanja secara online di tempat kami dengan beragam promo menarik dan jaminan produk 100% original. Dan dapatkan potongan harga untuk pembelian lebih banyak.

Pengobatan Infeksi Luka Operasi

Apa Itu Infeksi Luka Operasi?

Infeksi luka operasi (ILO) merupakan infeksi yang timbul pada luka bekas sayatan operasi. Dalam prosedur medis, dokter bedah akan membuat sayatan pada kulit dengan menggunakan pisau bedah, sehingga menimbulkan luka operasi.

Meskipun metode operasi telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan melalui berbagai tindakan pencegahan, akan tetapi kemungkinan timbulnya infeksi pada luka operasi selalu ada. Infeksi ini terjadi dalam 2%-3% dari semua orang yang pernah mengalami operasi. Sebagian besar kasus infeksi luka oeprasi terjadi dalam jangka waktu 2 minggu setelah operasi, meskipun infeksi insisi dalam dan infeksi organ/ruang dapat terjadi setelah sekian lama.

Infeksi luka operasi bisa taerjadi di beberapa prosedur operasi, seperti colorectal, gastrointestinal, jantung dan pembuluh darah, saraf, kulit, ortopedi, dan kandungan. Jika kerucutkan lebih seksama, kasus infeksi luka operasi paling tinggi dilaporkan pada prosedur operasi colorectal, ortopedi, dan kandungan.

Terdapat 3 tempat yang kemungkinan bisa mengalami infeksi luka operasi, yaitu diantaranya :

  • ILO sayatan dangkal (superficial). Infeksi ini terjadi hanya terjadi di area sayatan kulit.
  • ILO sayatan dalam (deep). Infeksi terjadi pada sayatan di otot.
  • Organ atau rongga. Jenis infeksi ini bisa terjadi di organ dan rongga daerah operasi.

Penyebab Infeksi Luka Operasi?

Risiko infeksi luka operasi ini berhubungan dengan jenis dan lokasi operasi, berapa lama berlangsung, keterampilan dokter bedah, dan seberaa baik sistem kekebalan tubuh seseorang dapat melawan infeksi.

Selain itu, seorang ahli bedah dari Departemen Ilmu Bedah, Medical College of Wisconsin Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, Prof. Charles E. Edmiston, Jr., PhD., CIC, menjelaskan bahwa ILO disebabkan oleh adanya bakteri yang meneyrang area sayatan bekas operasi.

Bakteri tersebut bisa datang kapan pun, baik itu selama proses operasi ataupun setelah operasi. Bakteri umumnya akan berkembang menjadi luka di bagian sayatan operasi dalam waktu 30 hari setelah proses operasi. Sebenarnya jenis bakteri apapun bisa masuk dan menetap di bekas luka sayatan operasi dengan mudah.

Namun, bakteri Pseudomonas merupakan bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi luka operasi. Ruangan atau tempat yang lembab merupakan tempat terfavorit untuk bakteri Pseudomonas tinggal. Maka dari itulah mengapa bakteri ini diduga bisa mengontaminasi udara di ruangan operasi, yang akhrinya bsia menyebabkan infeksi luka operasi.

Gejala Infeksi Luka Operasi

Terdapat beberapa gejala yang bisa timbul akibat infeksi luka operasi, yaitu diantaranya :

  • Perih
  • Demam
  • Rasa sakit
  • Pembengkakan
  • Ruam kemerahan
  • Luka terasa panas
  • Terbentuknya nanah
  • Luka oeprasi mengeluarkan bau
  • Proses penyembuhan yang lama

Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut ketika masih berada di rumah sakit, maka Anda akan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Namun perlu waspada, kondisi ini juga bisa terjadi ketika Anda sudah berada di rumah. Jika infeksi luka operasi ini terjadi ketika Anda berada di rumah, maka segeralah pergi ke dokte runtuk mendapatkan pengobatan infeksi luka operasi yang tepat.

Infeksi ini tidak hanya terjadi pada kulit saja, tetapi juga bisa menyerang organ dan jaringan didalamnya. Jika hal ini terjadi, maka penggunaan antibiotik untuk pengobatan infeksi luka operasi saja tidak akan mampu untuk menulihkan kondisi tersebut. Pilihan lainnya yaitu dengan melakukan operasi lanjutan.

Jika pengobatan infeksi luka operasi tidak dilakukan dengan tepat, kemungkinan terburuk untuk kasus infeksi luka operasi yang telah berkembang lebih parah, yaitu dapat berujung pada kematian. Semoga bermanfaat.