Mengetahui Penyebab serta Cara Pengobatan Infeksi Ginjal

Pengobatan Infeksi Ginjal dan Penyebabnya yang Perlu Diketahui,- ujangherbal.com РGinjal merupakan salah satu organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring kotoran (terutama urea) dan darah kemudian membuangnya bersama dengan urine. Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang perut dan berbentuk seperti kacang.

Mengetahui bagian-bagian dan fungsi ginjal sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan ginjal. Pasalnya, jika fungsi ginjal terganggu, maka hal ini akan berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Sama halnya seperti organ tubuh lainnya, ginjal juga rentan mengalami gangguan kesehatan. Ada beberapa gangguan kesehatan yang bisa menyerang ginjal, salah satunya yaitu infeksi ginjal.

Bagaimana infeksi ginjal bisa terjadi ? Apakah ada langkah pengobatan infeksi ginjal yang bisa dilakukan ? Langsung saja simak uraian di bawah ini !

Pengobatan Infeksi Ginjal

Penyebab serta Cara Pengobatan Infeksi Ginjal yang Perlu Diketahui

Penyakit organ dalam yang dialami masyarakat Indonesia kini semakin meningkat. Tingginya kasus tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti salah satunya yaitu pola hidup yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan saji, kurang beraktivitas, dan banyak lagi.

Salah satu penyakit organ dalam yang cukup banyak dialami yaitu infeksi ginjal atau disebut juga pielonefritis. Dimana ini merupakan penyakit yang terjadi karena bakteri yang berada di kandung kemih berpindah ke ginjal, sehingga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri.

Biasaya infeksi ginjal merupakan komplikasi dari infeksi saluran kencing. Melalui kulit yang berada di sekitar uretra, bakteri akan memasuki tubuh manusia. Bakteri kemudian akan berpindah dari uretra menuju kandung kemih, sebelum kahirnya menginfeksi ginjal.

Penyebab Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal bisa disebabkan oleh bakteri atau virus. Bakteri Eschercia coli (E. coli) merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi ginjal yang paling sering. Secara normal, bakteri ini tinggal di sepanjang usus dan ikut dikeluarkan melalui feses. Jika bakteri ini menyebar hingga ke organ ginjal, maka bisa menimbulkan infeksi ginjal.

Perpindahan bakteri dari sekitar anus ke uretra ini bisa terjadi ketika melakukan hubungan seksual, atau ketika membersihkan area tersebut setelah buang air besar. Setelah itu, bakteri yang masuk bisa menyebar naik hingga ke ginjal.

Selain disebabkan oleh bakteri E. coli, infeksi ginjal juga bisa disebabkan oleh bakteri lain atau jamur pada kulit yang menyebar melalui aliran darah yang kemudian masuk ke dalam ginjal. Namun, kasus ini cukup jarang terjadi dan biasanya hanya terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Langkah Pengobatan Infeksi Ginjal yang Perlu Dilakukan

Infeksi ginjal memerlukan penanganan medis segera. Jika kondisi ini terlambat ditangani, maka infeksi yang timbul bisa semakin memburuk dan menyebabkan kerusakan ginjal permanen.

Untuk membantu mengatasi infeksi ginjal yang masih ringan, terapi di rumah dengan antibiotik dan asupan makanan bergizi serta cairan oral yang memadai mungki bisa membantu. Sedangkan pada kasus infeksi yang parah atau penderita mengalami mual dan muntah yang tidak terkontrol, mungkin akan diperlukan rawat inap.

Sebagian besar kasus infeksi ginjal bisa diobati di rumah secara efektif. Komponen terpenting dari pengobatan infeksi ginjal yaitu pemberian antibiotik secara cepat. Antibiotik yang kuat biasanya dimulai terlebih dahulu. Pengobatan ini efektif dalam mengbati semua bakteri khas yang diduga menjadi penyebab timbulnya infeksi.

Setelah bakteri penyebab infeksi diketahui dan sensitivitasnya ditentukan, maka antibiotik yang berbeda bisa dipilih jika bakteri menunjukkan resistensi terhadap antibiotik yang awalnya dimulai.

Selain itu, terdapat beberapa jenis obat-obatan yang juga biasanya diresepkan oleh dokter untuk membantu mengatasi gejala infeksi ginjal, diantaranya yaitu :

  • Obat pereda nyeri

Penderita infeksi ginjal biasanya akan menimbulkan beberapa gejala seperti timbulnya rasa sakit dan demam. Untuk mengatasi kondisi tersebut, biasanya dokter akan merekomendasikan penderita untuk mengonsumsi paracetamol. Obat pereda rasa sakit golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs), seperti ibuprofen, aspirin, atau naproxen, tidak disarankan untuk dikonsumsi pada kondisi ini. Hal ini disebabkan karena obat tersebut bisa memperparah gangguan yang terjadi pada ginjal.

  • Antibiotik oral

Antibiotik yang umumnya diberikan pada prosedur pengobatan infeksi ginjal yaitu ciprofloxacin atau amoxcillin. Sedangakn khusus bagi ibu hamil, umumnya diberikan antibiotik berupa cephalexin dengan jangka penggunaan selama 14 hari.

Gejala infeksi ginjal biasanya akan mulai membaik setelah pengobatan dilakukan selama beberapa hari. Namun, untuk memastikan apakah infeksi sudah bersih sepenuhnya, maka pengobatan infeksi ginjal ini perlu dilanjutkan sampai obat yang diberikan habis.

Selain mengonsumsi obat yang telah direkomendasikan, penderita juga bisa melakukan beberapa langkah pengobatan infeksi ginjal berikut untuk membantu mempercepat pemulihan, diantaranya :

  • Istirahat yang cukup
  • Konsumsi banyak cairan untuk membuang bakteri dari ginjal, dan untuk menghindari terjadinya dehidrasi
  • Pada wanita, tidak buang air kecil dengan posisi jongkok, tetapi dalam posisi duduk di toilet, sehingga pengosongan kandung kemih akan lebih baik
  • Gunakan bantal hangat pada perut, punggung, atau bagian tubuh samping.

Mungkin tindak lanjut yang lebih segera akan diperlukan jika gejala infeksi ginjal tidak membaik setelah beberapa hari pengobatan. Dalam kasus tersebut, mungkin diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menghilangkan infeksi ginjal yang rumit dan untuk memastikan bahwa organisme yang menyebabkan infeksi sensitif terhadap antibiotik yang direkomendasikan. Semoga membantu.

Tags: