Langkah Pengobatan Herpes Dengan Obat Herbal Sudah BPOM

Pengobatan Herpes Dengan Obat Herbal Sudah BPOM – Sebagian besar masyarakat Indonesia telah mengetahui penyakit herpes. Pasalnya penyakit ini memang lumayan sering terjadi. Namun demikian tidak semua orang mengetahui secara rinci apa itu penyakit herpes. Untuk itu, di kesempatan kali ini kami di situs www.ujangherbal.com akan memberikan penjelasan langkah pengobatan herpes secara alami beserta informasi gejala dan penyebabnya.

Obat Herbal QnC Jelly Gamat Untuk Pengobatan Herpes Alami

Langkah Pengobatan Herpes Dengan Obat Herbal Sudah BPOM

Nikmati pelayanan terbaik “BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN”. Dan 100% GARANSI UANG KEMBALI, jika barang tidak sesuai/tidak sampai ke alamat Anda.

Konsultasi dan Pemesanan

INFORMASI PRODUK

Nama Produk: QnC Jelly Gamat
Harga: Rp. 155.000/Botol @300ml
Legalitas: BPOM POM TR 173301471, Dan HALAL MUI
KODE PRODUK: UQNC

Cara konsumsi QnC Jelly Gamat adalah sebagai berikut:

  • Dewasa 3×2 Sendok makan Setiap hari
  • Anak 3×1 Sendok teh Setiap hari
  • Untuk penyakit kulit di oles 3-5 kali setiap hari
    AMAN UNTUK IBU HAMIL dan MENYUSUI

Komposisi: Ekstrak gamat/teripang emas, Ekstrak tanaman sweetener stevia, Pengemulsi nabati, Essen natural, Air murni RO (Reserve Osmosis), Ekstrak buah dan sayur

Untuk informasi lebih lengkap mengenai khasiat produk silahkan klik disini.

Bagi Anda yang membutuhkan ekstrak teripang emas varian kapsul, silahkan kunjungi halaman berikut ini:

Herbal Gamat Emas Kapsul

Untuk Anda yang ingin berkonsultasi terlebih dahulu mengenai penyakit / pengobatan herpes, silahkan hubungi admin ke No. HP. 082219505454. Dan bagi Anda yang ingin langsung melakukan pemesanan, Anda bisa mengirimkan format pemesanannya melalui SMS/WA seperti di bawah ini.

UQNC : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Lengkap : No Hp

Contoh
UQNC : 6 Botol : Ujang Ramadhan : Jln. BKR Margamulya rt.01/06, Kec. Tawang, Kota Tasikmalaya : 085.233.616.xxx
Kemudian, Kirim Ke 082219505454

*Kode Produk UQNC Wajib dicantumkan pada saat mengirimkan format pemesanan. Untuk mempermudah proses pengiriman barang.

*Setelah Anda mengirimkan format pemesanan dengan lengkap, admin kami akan langsung mengkonfirmasi dan membalas jumlah total yang harus Anda bayar.

PESAN HARI INI – DIKIRIM HARI INI

Khasiat QnC Jelly Gamat Untuk Pengobatan Herpes

Obat Herbal QnC Jelly Gamat merupakan produk kesehatan yang bisa menjadi solusi alternatif dalam pengobatan herpes. Kandungan senyawa alami yang terdapat dari teripang emas yakni bahan utama pembuatan QnC Jelly Gamat ini memiliki khasiat yang telah terbukti mampu membantu menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang ringan maupun kronis. Tidak hanya itu, pengolahan produksinya yang menggunakan teknologi nano menjadikan kandungannya lebih dapat diserap oleh tubuh sehingga proses penyembuhan bisa berlangsung dengan lebih cepat.

Kandungan yang berperan penting dalam pengobatan herpes adalah antiseptik alamiah. Adapun kandungan ini mampu melawan dan membunuh berbagai virus dan bakteri, termasuk dapat mematikan virus HSV 1, HSV 2, dan VZV penyebab penyakit herpes. Ada pula kandungan Lektin yang bisa meningkatkan aktivitas sel darah merah yang mana memiliki peran juga untuk melawan infeksi virus, bajteri, dan mikroorganisme lainnya di dalam tubuh.

Selain itu, QnC Jelly Gamat juga mengandung Protein dan kolagen yang tinggi. Kandungan ini sangat bagus dalam membantu pengobatan herpes, karena dapat memperbaiki bekas luka akibat herpes, memudarkan flek bekas herpes, serta dapat menjaga dan membuat kulit menjadi lebih sehat.

Kandungan Gamapeptide yang hanya terdapat pada teripang jenis “Golden Stichopus Variegatus” yakni bahan utama QnC Jelly Gamat juga mampu membantu pengobatan herpes. Di antaranya:

  • Mampu membunuh virus HSV atau VZV di area sekitar yang terkena herpes.
  • Dapat meredakan dan menghilangkan rasa sakit akibat herpes dengan efektif.
  • Mencegah dan mengatasi peradangan akibat luka
  • Mampu meregenerasi sel dan jaringan yang rusak menjadi pulih kembali.
  • Menyembuhkan luka lepuhan serta gelembung pada kulit
    Serta dapat membuat kulit yang terkena herpes kembali sehat.

Itulah penjelasan dari khasiat QnC Jelly Gamat untuk pengobatan herpes. Bagi Anda yang berminat memesan, Anda dapat langsung mengirimkan format pemesanannya seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya.

Testimoni QnC Jelly Gamat Dalam Pengobatan Herpes

Langkah Pengobatan Herpes Dengan Obat Herbal Sudah BPOM

Disclaimer: Reaksi obat QnC Jelly Gamat dalam pengobatan herpes pada masing-masing individu akan berbeda-beda. Hal ini bergantung pada kondisi tubuh, tingkat keparahan penyakit yang di alami juga keteraturan dalam pemakaian obat.

Pengobatan Herpes: Sekilas Informasi Penyakit

Langkah Pengobatan Herpes Dengan Obat Herbal Sudah BPOM

Herpes adalah nama kelompok virus yang dapat menginfeksi manusia, dapat ditandai dengan adanya lepuhan kulit dan kulit kering. Herpes simplex dapat menyebabkan infeksi pada daerah mulut, wajah, dan kelamin (herpes genitalia) merupakan jenis virus Herves yang paling terkenal.

Virus herpesviridae dibagi menjadi beberapa kelompok:

  • Gamma herpesvirus. Misalnya Epstein-Barr virus dan human herpesvirus 8.
  • Alfa herpesvirus. Mempunyai siklus hidup untuk menggandakan diri yang pendek, juga berpotensi menjadi tersembunyi dan infeksi muncul kembali (infeksi laten) di sel saraf. Contoh alfa herpesvirus adalah HSV tipe 1 dan 2, serta virus varicella-zoster.
  • Beta herpesvirus. Mempunyai siklus hidup untuk menggandakan diri yang panjang dan infeksi virus ini berjalan lambat dalam tubuh manusia. Contoh beta herpesvirus adalah cytomegalovirus, serta herpesvirus 6 dan 7.

Tahapan Infeksi Herpes

Tahapan-tahapan Infeksi Herpes, antara lain:

  • Stadium primer, terjadi pada hari kedua hingga kedelapan setelah terjadinya infeksi herpes.Gejalanya blister (kulit yang melepuh) berukuran kecil, tetapi menyakitkan. Daerah di bagian blister akan berwarna kemerahan. Blister biasanya berisi cairan berwarna bening atau keruh, dan dapat pecah serta menimbulkan luka terbuka.
  • Stadium laten, gejala herpes seperti blister dan koreng akan mereda. Namun virus sedang menyebar ke saraf dekat saraf tulang belakang melalui kulit.
  • Dan Stadium peluruhan, virus mulai berkembang biak pada ujung-ujung saraf organ tubuh. Dapat terkandung dalam cairan tubuh seperti semen dan lendir umumnya tidak terjadi gejala yang terlihat, tetapi sebenarnya sedang terjadi perkembangbiakan virus di dalam tubuh apabila ujung saraf yang terinfeksi terletak pada organ tubuh yang menghasilkan cairan, seperti testis atau vagina, virus herpes.
  • SertaStadium rekurensi (muncul kembali). Blister pada kulit yang terjadi di stadium pertama dapat muncul kembali.Pada umumnya tidak separah lepuhan dan koreng yang sebelumnya. Pada stadium rekurensi ini adalah gatal, kesemutan, dan nyeri di daerah yang terkena infeksi pada stadium pertama.

Virus Penyebab dan Gejala Herpes

Kelompok alfa herpesvirus yang paling sering menyebabkan infeksi.

HSV 1

Herpes simplex virus tipe 1 (HSV 1) adalah virus yang menyebar dengan cepat menyebabkan herpes oral (mulut), juga menyebabkan terjadinya herpes kelamin (genital). Apabila menyebar dari mulut ke alat kelamin ketika melakukan hubungan seksual melalui oral. HSV 1 dapat menular melalui kontak langsung sederhana dari penderita herpes ke orang yang sehat. Seperti berbagai pakai peralatan makan atau lipstik dan kosmetik, dan berciuman.


Gejala-gejala yang dapat muncul oleh infeksi HSV 1 atau herpes oral, yaitu:

  • Merasa terbakar, munculnya rasa nyeri,gatal atu ditusuk pada tempat infeksi.
  • Berawal dari nyeri otot, lemas dan demam.
  • Munculnya blister, yaitu lesi kulit seperti melepuh yang pecah dan mengering dalam beberapa hari.
  • Blister yang pecah akan mengakibatkan luka dengan rasa nyeri. jika terjadi di mulut, bisa mengganggu makan.

HSV 2

Herpes simplex virus tipe 2 (HSV 2) adalah penyebab penyakit virus genital, yang menyebar melalui kontak dengan luka pada penderita herpes, seperti ketika hubungan seksual, dari ibu kepada bayinya ketika persalinan.
Lebih berisiko ketika seseorang mengalami demam, cedera, stres, dan menstruasi Baik HSV 1 maupun HSV 2 dapat menjadi infeksi laten di sel saraf. virus HSV 2 dapat lebih mudah menginfeksi seseorang jika:

  • Berjenis kelamin perempuan.
  • Pasangan seksual berganti-ganti.
  • Mempunyai sistem kekebalan tubuh yang rendah.
  • Melakukan hubungan seksual di usia muda.
  • Mengalami penyakit menular seksual selain herpes.

Gejala-gejala yang sering muncul pada penderita herpes genital, diantaranya:

  • Terasa sakit ketika buang air kecil.
  • Terasa gatal.
  • Adanya benjolan di selangkangan.
  • Keluarnya cairan dari vagina.
  • Adanya koreng yang menyakitkan pada kemaluan, pantat, anus, atau paha.

VZV

Varicella-zoster virus (VZV) adalah virus kelompok alfa herpesviridae yang menjadi penyebab cacar air dan cacar ular (herpes zoster). kondisi ini terjadi saat virus varicella-zoster menginfeksi seorang anak pertama kali. Pada herpes zoster terjadi saat cacar air yang diderita seseorang sudah sembuh tetapi di tubuh orang tersebut masih ada virus varicella-zoster yang bersifat laten dan muncul kembali.

VZV khususnya menular lewat kontak langsung dengan penderita cacar air. Virus ini bisa menimbulkan bintil pada kulit penderita (vesikel) yang berisi cairan dan bisa menjadi perantara penularan virus. Pada saat penderita cacar air bersin atau batuk karena VZV juga dapat menular melalui percikan ludah.

Infeksi virus varicella-zoster ini lebih mudah menyerang seseorang apabila:
  • Berusia 12 tahun ke bawah.
  • Tinggal bersama anak-anak.
  • Beraktivitas atau bekerja di sekolah atau fasilitas khusus anak-anak.
  • Mengalami permasalahan sistem imun, baik akibat penyakit maupun obat-obatan.
  • Mengalami kontak langsung dengan penderita cacar air.

Risiko utama untuk seseorang yang pernah mengalami cacar air sebelumnya dan sembuh karena adanya kekebalan. Kekebalan tubuh terhadap virus varicella-zoster juga dapat diperoleh melalui vaksinasi. Memberikan kekebalannya kepada janin melalui transfer antibodi dapat bertahan sekitar 3 bulan sejak lahir bagi seorang ibu hamil yang memiliki kekebalan terhadap VZV.

Seseorang yang pernah mengalami cacar air sebelumnya mungkin dapat terjadi Herpes zoster. Namun seseorang dapat lebih mudah terkena herpes zoster apabila:

  • Berusia di atas 60 tahun.
  • Menderita penyakit yang dapat melemahkan sistem imun seperti HIV/AIDS atau kanker.
  • Sedang menjalani pengobatan kemoterapi atau radioterapi.
  • Dapat memengaruhi atau melemahkan sistem imun (imunosupresan) bagi yang sedang menjalani pengobatan.

Gejala cacar air berawal dengan ruam kulit berisi cairan (vesikel) yang terasa gatal. Adanya Vesikel dapat diikuti dengan munculnya gejala lain, seperti demam, hilangnya nafsu makan dan sakit kepala. Virus ini sudah ada di dalam tubuh penderita selama 7-21 hari sebelum dapat menimbulkan ruam dan gejala lainnya.Penderita sudah dapat menularkan virus varicella-zoster ke orang lain sejak 48 jam sebelum munculnya ruam.

Adanya rasa nyeri dan panas pada kulit di salah satu sisi bagian tubuh, sesuai dengan penjalaran saraf tempat VZV bersembunyi akibat penderita cacar air yang sudah sembuh kemudian mengalami herpes zoster. Nyeri dan panas di bagian tersebut akan diikuti dengan munculnya ruam kemerahan, membentuk lepuhan (blister) berisi air dan gatal.

Apabila dirasa Anda mengalami gejala-gejala diatas, segeralah melakukan pemeriksaan diri atau segera lakukan penanganan dan pengobatan herpes secara tepat.

Komplikasi Herpes

Penderita herpes simplex yang juga menderita HIV biasanya menderita gejala herpes yang lebih parah dan lebih sering kambuh dan dapat menimbulkan komplikasi.

Berikut komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh herpes simplex adalah:
Menyebarnya infeksi ke bagian tubuh lain.

  • Radang paru-paru.
  • Esofagitis.
  • Hepatitis.
  • Radang otak dan selaputnya.
  • Kematian jaringan retina mata.

Pada anak-anak, lansia, wanita hamil, dan orang yang kekebalan tubuhnya lemah Komplikasi ini rentan terjadi. Berikut komplikasi yang dapat terjadi akibat cacar air adalah:

  • Mengalami ruam diiringi sesak napas dan sakit kepala.
  • Mengalami ruam diiringi dengan infeksi bakteri sekunder pada daerah tersebut.
  • Serta juga mengalami ruam yang menyebar ke bagian mata.

Komplikasi akibat Herpes zoster antara lain:

  • Rasa nyeri dan ruam pada mata. Akibat herpes zoster yang penjalarannya di sekitar mata dapat menginfeksi mata. Ruam di daerah ini membutuhkan terapi antivirus yang lebih lama dan berisiko menimbulkan kerusakan mata permanen.
  • Infeksi bakteri.Pada lokasi ruam akibat herpes, yang rentan menimbulkan gejala seperti kulit kemerahan, pembengkakan dan hangat jika disentuh.
  • Post herpetic neuralgia. Nyeri yang masih dirasakan walaupun lesi pada kulit sudah menghilang.
  • Sindrom Ramsay-Hunt. Terjadi sebagai komplikasi dari herpes zoster. Gejala Sindrom Ramsay-Hunt antara lain kehilangan pendengaran, pusing, nyeri di salah satu telinga dan kehilangan kemampuan mengecap rasa pada lidah.

Komplikasi virus varicella-zoster dapat berbahaya khususnya terjadi pada wanita hamil karena jika menderita infeksi virus varicella-zoster, janin yang dikandungnya dapat mengalami kelainan bawaan, seperti:

  • Melambatnya pertumbuhan.
  • Retardasi mental (Disabilitas intelektual).
  • Gangguan pada mata, kelainan dan masalah penglihatan lainnya.
  • Ukuran kepala lebih kecil dari ukuran normal.

Pencegahan Herpes

Berikut langkah-langkah Untuk mencegah penyebaran virus herpes ke orang lain:

  • Rajin mencuci tangan.
  • Tidak boleh melakukan oral seks, ciuman atau aktivitas seksual lainnya, selama munculnya gejala penyakit herpes.
  • Tidak boleh berbagi pakai barang-barang yang dapat menyebarkan virus, seperti gelas, cangkir, handuk, pakaian, make up, dan lip balm.
  • Hindari kontak fisik dengan orang lain, terutama kontak dari koreng yang muncul akibat herpes.
  • Mengoleskan obat antivirus topikal menggunakan kapas agar kulit tangan tidak menyentuh daerah yang terinfeksi virus herpes.
  • Menghindari segala bentuk aktivitas seksual selama masa tersebut pada penderita herpes genitalia.

Sekian informasi lengkap mengenai pengobatan herpes dengan QnC Jelly Gamat secara alami dan efektif serta aman tanpa efek samping apapun. Semoga pembahasan diatas dapat bermanfaat untuk Anda. Terima kasih.