Pengobatan Epilepsi Alternatif yang Aman Tanpa Efek Samping

Pengobatan Epilepsi Alternatif Pilihan yang Aman Tanpa Efek Samping,- Ditengah maraknya beragam cara pengobatan modern, tidak sedikit orang yang masih memanfaatkan ramuan obat herbal untuk membantu mengatasi masalah kesehatan yang dialami. Ada banyak bahan alami dengan beragam khasiat yang bisa digunakan untuk membantu mengatasi penyakit.

Selain diolah dan dikonsumsi secara langsung, saat ini tidak sedikit bahan alami yang juga diolah menjadi produk obat herbal untuk membantu memudahkan Anda dalam mendapatkan manfaatnya. Walaupun begitu, Anda tetap harus berhati-hati saat memilih produk obat herbal yang akan dikonsumsi. Pastikan produk yang Anda pilih telah legal BPOM dan aman.

Herbal Brain Nutrition merupakan salah satu produk obat herbal yang dibuat dari 100% bahan alami pilihan terbaik yang kaya akan kandungan nutrisi serta khasiat bagi kesehatan, terutama untuk membantu meningkatkan kecerdasan otak serta membantu mengatasi beragam gangguan kesehatan yang timbul pada otak, seperti salah satunya epilepsi. Apa saja manfaat Herbal Brain Nutrition untuk pengobatan epilepsi?

Pengobatan Epilepsi

Khasiat dan Manfaat Obat Herbal Brain Nutrition untuk Pengobatan Epilepsi

Selain melakukan pengobatan medis, penderita juga bisa melakukan langkah pengobatan epilepsi dengan memanfaatkan bahan alami, dan Herbal Brain Nutrition bisa menjadi salah satu solusi alternatif pilihan terbaik.

Herbal Brain Nutrition merupakan salah satu produk herbal pilihan yang diformulasikan secara khusus untuk membantu menjaga serta meningkatkan kesehatan otak secara alami. Selain itu, obat herbal yang satu ini juga dapat membantu mengatasi beragam masalah kesehatan yang terjadi pada otak, termasuk untuk membantu pengobatan epilepsi secara efektif.

Herbal Brain Nutrition ini terbuat dari 100% daun pegagan/antanan yang diketahui kaya akan kandungan nutrisi lengkap yang baik untuk otak dan dapat membantu pengobatan epilepsi secara alami.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak daun pegagan mampu melindungi otak dari neurotoksin seperti timbal, arsenik, alumunium dan monosodium glutamat (MSG), aditif makanan di mana-mana yang menyebabkan kabut, migrain, dan perubahan suasana hati otak.

Daun pegagan juga kaya akan kandungan antioksidan neuroprotektif yang berperan dalam menetralkan radikal bebas yang berbahaya. Kandungan tersebut juga mampu meningkatkan mood dengan mengatasi stres, depresi, kegelisahan, meningkatkan memori, menurunkan risiko demensia dan Alzheimer, memperbaiki aliran darah, membantu meningkatkan kecerdasan, membersihkan darah kotor, meningkatkan sistem saraf pusat, serta meningkatkan energi atau daya tahan tubuh.

Disamping itu, ekstrak daun pegagan juga telah banyak digunakan sebagai pengobatan ayurvedic sebagai tonik saraf. Mikronutein yang terkandung didalamnya telah diketahui bertanggungjawab dalam memperlambat penuaan pada otak serta membantu pembaharuan jaringan saraf. Oleh karena itu, hal ini secara efektif mampu meningkatkan daya ingat dan merevitalisasi otak dan meningkatkan konsentrasi.

Dengan kandungan serta khasiat yang dimilikinya, maka Anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih Herbal Brain Nutrition sebagai solusi pengobatan epilepsi alternatif pilihan terbaik yang aman dan tanpa menimbulkan efek samping.

*Disclaimer : Khasiat dan manfaat Herbal Brain Nutrition mungkin berbeda pada setiap individu, tergantung dari stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Herbal Brain Nutrition merupakan produk herbal yang telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM TR 163392961 serta halal MUI. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi dengan kualitas dan keamanannya.

Keterangan produk :

Nama produk : Brain Nutrition Kapsul
Harga : Rp. 175.000,- / botol
Isi : 60 kapsul
Komposisi : 100% Ekstrak Pegagan Asli
Cara konsumsi : 2 kali 2 kapsul sehari
Legalitas : POM TR 163392961 & Halal MUI

*Harga belum termasuk ongkos kirim

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiat Herbal Brain Nutrition untuk pengobatan epilepsi secara langsung, silahkan lakukan pemesanan terlebih dahulu dengan cara mengirimkan format berikut melalui SMS/WA :

UWBN : Jumlah Pesanan : Nama Lengkap : Alamat Lengkap : No. Hp Anda

Contoh Pemesanan :
UWBN : 1 Botol : Rival Nugraha : Desa Cintaraja Rt/Rw 19/04 Kec Singaparna Kab Tasikmalaya : 0821.5554.xxx

Lalu Kirim Ke :
SMS / WA 082219505454

Perlu diingat!! Kode Produk UWBN harus selalu dicantumkan dalam setiap pemesanan Anda. Dan sertakan alamat selengkap mungkin untuk membantu dalam proses pengiriman.

Atau Anda juga bisa mengunjungi tautan di bawah ini untuk informasi lengkap mengenai khasiat serta cara pemesanannya.

>> Brain Nutrition

**Disclaimer : Khasiat dan manfaat Herbal Brain Nutrition mungkin berbeda pada setiap individu, tergantung dari stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Setelah mengetahui langkah pengobatan epilepsi alternatif yang aman tanpa efek samping, tidak ada salahnya jika Anda juga mengetahui informasi lengkap mengenai penyakit epilepsi serta penyebab dan gejalanya. Untuk mengetahu informasi lebih lengkapnya, simak uraian di bawah ini !

Pengobatan Epilepsi

Epilepsi : Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Sebagian orang mungkin sudah tidak asing dengan penyakit yang satu ini. Epilepsi atau sering disebut juga dengan penyakit ayan ini merupakan suatu kondisi yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kejang secara berulang. Kejang epilepsi bisa timbul karena adanya gangguan yang terjadi pada sistem saraf pusat atau neurologis yang mengakibatkan kejang atau terkadang hilang kesadaran.

Kejang memang merupakan salah satu gejala utama dari penyakit epilepsi. Walaupun begitu, bukan berati setiap orang yang kejang mengidap epilepsi. Umumnya, seseorang tidak dianggap mengalami ayan jika kejang yang dialami tidak lebih dari 1 kali dalam waktu 24 jam tanpa alasan. Beberapa penderita mungkin sangat jarang mengalami kejang ayan, sedangkan sebagian lainnya bisa mengalami kejang ayan hingga ratusan kali dalam sehari.

WHO menyebutkan setidaknya sekitar 50 juta orang didunia mengidap epilepsi. Jumlah ini akan terus bertambah sekitar 2,4 juta setiap tahunnya. Indonesia sendiri memiliki kasus epilepsi yang paling sedikit, yaitu sekitar 700 ribu – 1,4 juta. Jumlah tersebut akan bertambah setiap tahunnya sekitar 70 ribu. Diantara semua kasus epilepsi yang terjadi, 40% – 50% diantaranya terjadi pada anak-anak.

Apa saja penyebab timbulnya epilepsi ?

Dalam sebagian besar kasus, penyebab epilepsi tidak diketahui secara pasti, meskipun beberapa orang mengidap epilepsi sebagai akibat dari cedera otak, stroke, kanker otak, serta penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan terlarang.

Berdasarkan penyebabnya, epilepsi dibagi kedalam 2 kelompok, diantaranya yaitu epilepsi idiopatik dan simptomatik. Epilepsi idiopatik atau disebut juga epilepsi primer merupakan jenis epilepsi yang tidak diketahui penyebabnya. Beberapa ahli menduga bahwa kondisi tersebut disebabkan karena faktor genetik atau keturunan.

Sementara itu, epilepsi simptomatik atau epilepsi sekunder merupakan jenis epilepsi yang bisa diketahui penyebabnya. Terdapat beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab epilepsi sekunder, seperti diantaranya tumor otak, stroke, dan luka berat di kepala.

Apa saja tanda dan gejala epilepsi ?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kejang yang terjadi secara berulang merupakan salah satu gejala utama dari epilepsi. Karakteristik kejang ini bervariasi dan tergantung pada bagian otak yang pertama kali terganggu dan seberapa jauh gangguan tersebut terjadi.

Berdasarkan gangguan yang terjadi pada otak, kejang epilepsi dibagi menjadi 2, yaitu diantaranya :

  • Kejang parsial

Pada kejang parsial atau focal, otak yang mengalami gangguan hanya sebagian saja. Kejang jenis ini terbagi kedalam 2 tipe, yaitu kejang parsial simpel atau tanpa kehilangan kesadaran, dan kejang parsial kompleks.

Bagian tubuh yang mengalami kejang tergantung pada bagian otak mana yang mengalami gangguan. Kejang focal ini juga terkadang dapat memengaruhi kesadaran penderitanya, sehingga ia terlihat seperti bingung atau setengah sadar selama beberapa saat.

  • Kejang umum

Pada kejang umum atau menyeluruh, gejala bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh dan diakibatkan karena gangguan yang berdampak pada seluruh bagian otak. Beberapa gejala yang bisa taerjadi pada penderita kejang umum, diantaranya adalah :

  • Mata terbuka lebar saat kejang
  • Mengompol
  • Penderita terkadang mengeluarkan suara-suara atau berteriak
  • Kesulitan bernapas untuk beberapa saat, sehingga badan terlihat pucat atau bahkan membiru
  • Dalam beberapa kasus, kejang menyeluruh membuat penderita benar-benar tidak sadarkan diri
  • Kejang atonik, dimana otot tubuh menjadi rileks secara tiba-tiba sehingga paenderita jatuh tanpa kendali
  • Kejang tonik. Tubuh menjadi kaku selama beberapa detik. Kondisi ini bisa diikuti dengan gerakan-gerakan rintmis pada lengan dan kaki atau tidak sama sekali. Otot-otot pada tubuh terutama lengan, kaki, dan punggung berkedut
  • Setelah sadar, penderita terlihat bingung selama beberapa menit atau jam

Sedangkan epilepsi yang umum terjadi pada anak dikenal dengan nama epilepsi absence atau petit mal. Walaupun ini tidak menimbulkan bahaya, akan tetapi konsentrasi dan prestasi akademik anak bisa terganggu.

Beberapa gejala dari epilepsi jenis ini diantaranya yaitu hilang kesadaran selama beberapa detik, mengedip-ngedip atau menggerak-gerakkan bibir, dan pandangan kosong. Anak-anak yang mengalami epilipsi ini tidak akan sadar atau mengingat apa yang terjadi ketika mereka mengalami kejang.

Perawatan dan Pengobatan Epilepsi

Untuk menghindari komplikasi yang lebih berbahaya, maka sangat penting untuk dilakukan perawatan dan pengobatan epilepsi. Walaupun sampai saat ini memang belum ada obat atau metode pengobatan epilepsi yang bisa menyembuhkan kondisi ini sepenuhnya. Namun, obat antiepilepsi atau OAE dapat dikonsumsi untuk membantu mencegah terjadinya kejang sehingga penderita bisa beraktivitas seperti biasanya secara normal.

Lebih dari 70% orang yang mengidap epilepsi menyebutkan bahwa pengobatan epilepsi dengan obat epilepsi bisa mengatasi kejang. Maka dari itu, penderita disarankan untuk selalum engonsumsi obat epilepsi secara teratur sesuai dengan resep dokter. Karena cara tersebut kemungkinan paling efektif untuk mengendalikan kondisi Anda jika kambuh.

Selain obat-obatan, pengobatan epilepsi juga parlu didukung dengan pola hidup sehat, seperti olahraga secara teratur, menghindari konsumsi alkohol secara berlebihan, serta melakukan diet khusus.

Semoga bermanfaat.

Tags: