Rekomendasi Pengobatan Demam Kelenjar Herbal untuk Anak dan Dewasa

Pengobatan Demam Kelenjar Herbal yang Aman untuk Anak dan Dewasa,-Demam kelenjar merupakan salah satu penyakit yang bisa menular, meskipun penularannya tidak semudah infeksi lainnya. Walaupun begitu, Anda harus tetap waspada dan sebaiknya hindari kontak langsung atau menggunakan barang bersama dengan penderita.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang mencari solusi pengobatan demam kelenjar, di sini kami memiliki rekomendasi terbaik. QnC Jelly Gamat merupakan solusi obat herbal terbaik yang dapat membantu mengatasi demam kelenajr secara tradisional dan aman untuk semua usia. Lalu, apa itu QnC Jelly Gamat?

Pengobatan Demam Kelenjar
Harga : Rp. 155.000,-/botol | Isi : 300 ml/botol
Komposisi :Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari
*Harga belum termasuk ongkos kirim

Khasiat dan Manfaat QnC Jelly Gamat untuk Pengobatan Demam Kelenjar

QnC Jelly Gamat merupakan obat herbal yang dibuat dari kombinasi bahan alami pilihan yang kaya akan kandungan nutrisi serta khasiat yang lengkap dan baik untuk kesehatan tubuh dan juga bisa membantu pengobatan penyakit secara tradisional.

Untuk pengobatan demam kelenjar sendiri, didalam QnC Jelly Gamat ini terkandung senyawa antiseptik alamiah yang bersifat antibakteri, antivirus, dan antijamur yang mampu membantu mengatasi infeksi serta membunuh beragam jenis bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh. QnC Jelly Gamat juga dapat menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh, dengan begitu mengonsumsi QnC Jelly Gamat secara teratur bisa mencegah masuknya bakteri atau virus ke dalam tubuh.

Selain itu, ada banyak kandungan nutrisi serta khasiat QnC Jelly Gamat lainnya yang dapat membantu pengobatan demam kelenjar serta penyakit lainnya secara efektif.

Jika dikonsumsi secara rutin dan teratur sesuai dengan dosis yang disarankan, maka QnC Jelly Gamat bisa menjadi solusi pengobatan demam kelenjar yang efektif dan kondisi Anda akan berangsur pulih seperti sedia kala. 

Perlu diketahui, QnC Jelly Gamat ini telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM TR 173301471 dan berlisensi halal MUI. Jadi, sangat aman untuk dikonsumsi, baik oleh anak-anak atau pun dewasa.

*Disclaimer :Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu tergantung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Bagaiamana cara mendapatkan QnC Jellu Gamat?

Bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiat dari QnC Jelly Gamat untuk pengobatan demam kelenjar, caranya cukup mudah. Anda bisa melakukan pemesanan melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

UQNC : Jumlah Pesanan : Nama Lengkap : Alamat Lengkap : No Hp

Contoh

UQNC : 2 Botol : Ujang Ramadhan : Jln. BKR Margamulya rt.01/06, Kec. Tawang, Kota Tasikmalaya : 085.233.616.xxx

Kirim Ke :
SMS/WA : 082219505454

Catatan :

Kode Produk UQNC wajib dicantumkan pada saat mengirimkan format pemesanan. Hal ini dilakukan untuk mencegahnya kekeliruan dalam proses pengiriman barang !

Tunggu apa lagi, pesan sekarang juga !
Barang sampai, baru transfer pembayaran

*Syarat dan ketentuan berlaku

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harganya, Anda bisa langsung klik tautan di bawah ini!

>> QnC Jelly Gamat

Bagi Anda yang berada di daerah Tasikmalaya dan sekitarnya, juga bisa langsung mengunjungi toko fisik kami :

Aryanto Herbal
Jl. Cikunten Indah No. 35 Gg. Situmuhani Rt/Rw O7/12 Kel. Sambongjaya Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya Jawa Barat Kode Pos 46181

Pengobatan Demam Kelenjar

Sekilas Tentang Demam Kelenjar yang Perlu Diketahui

Demam kelenjar merupakan infeksi virus yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV). Umumnya virus ini memengaruhi anak-anak dan bisa ditularkan melalui air liur atau ludah penderita yang mengandung virus tersebut. Setelah memasuki tubuh penderita, virus ini ini akan berinkubasi selama 6 minggu hingga menimbulkan gejala yang biasanya ditandai dengan demam dan kelelahan.

Demam kelenjar bisa menyerang pada usia berapa pun, namun umumnya terjadi pada kalangan remaja. Selama terserang infeksi, sistem imunitas tubuh akan membentuk antibodi yang bisa bertahan seumur hidup, sehingga orang yang pernah terkena infeksi ini jarang mengidap infeksi yang sama kembali.

Penyebab Demam Kelenjar

Virus Epstein-Barr merupakan penyebab demam kelenjar. Virus ini termasuk ke dalam keluarga herpes (yang juga termasuk didalamnya virus simplex dan sitomegalovirus).

Infeksi dengan EBV umum terjadi selama masa kanak-kanak dan menyebabkan gejala yang ringan. EBV menyerang dua jenis sel dalam tubuh, yaitu sel kelenjar liur dan sel darah putih yang diketahui sebagai limfosit B. Infeksi limfosit B akan menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening.

Demam kelenjar ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan penderita. Virus biasanya bisa ditularkan melalui cairan ketika penderita bersin atau berciuman. Selain itu, virus EBV juga bis amenular melalui perantara barang-barang yang telah terkontaminasi sebelumnya.

Walaupun terjangkit virus EBV, tidak semua orang akan mengalami gejala demam kelenjar. Orang yang terinfeksi namun tidak menunjukkan gejala disebut sebagai pembawa asimtomatik, yang bisa menularkan EBV pada orang lain.

Gejala Demam Kelenjar

Terdapat beberapa gejala demam kelenjar yang biasa dikeluhkan oleh penderita, yaitu diantaranya :

  • Demam
  • Lemah
  • Berkeringat
  • Nyeri otot
  • Nyeri tenggorokan
  • Timbul ruam kulit
  • Pembengkakan kelenjar
  • Nafsu makan hilang

Selain itu, demam kelenjar juga bisa menimbulka gejala lain, speerti kedinginan, adenoid dan tonsil (amandel) berwarna merah, dan perut bengkak atau terasa lembek.

Umumnya sebagian besar penderita tidak memerlukan pengobatan demam kelenjar khusus dan kondisi akan pulih dalam waktu 2 sampai 3 minggu setelah gejala timbul. Pada beberapa kasus, penyakit ini bisa bertahan hingga lebih dari 1 rahun dengan gejala yang kambuh sesekali. Walaupun begitu, antibodi terhadap virus EBV akan terbentuk untuk seumur hidup setelah infeksi, sehingga penderita tidak akan kembali mengalami demam kelenjar setelah benar-benar sembuh.

Walaupun begitu, Anda harus tetap berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan langkah pengobatan demam kelenjar yang tepat dengan kondisi Anda. Semoga bermanfaat.