Pengobatan Anemia Defisiensi Besi Dengan Cara Alami

Pengobatan Anemia Defisiensi Besi Dengan Cara Alamiwww.ujangherbal.com – Anemia merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi permasalahan diberbagai negara, terutama anemia yang terhadi pada ibu hamil. Terdapat 41,8% dari seluruh ibu hamil di dunia yang mengalami anemia. Dan berdasarkan data riskesdas 2013, jumlah penderita anemia pada ibu hamil di Indonesia telah mencapai 37,1%. Penyakit anemia sering dikaitkan dengan meningkatnya kelahiran prematur, penyakit infeksi, serta kematian ibu dan anak. Separuh dari jumlah anemia ibu hamil ini mengalami defisiensi zat besi yang mana keadaan ini bisa berpengaruh pada pertumbuhan janin atau bayi, baik saat kehamilan maupun sesudahnya.

Pengobatan Anemia Defisiensi Besi Dengan Obat Herbal Yang Efektif

Pengobatan Anemia Defisiensi Besi Dengan Cara Alami

Nikmati pelayanan terbaik “BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN”. Dan 100% GARANSI UANG KEMBALI, jika barang tidak sesuai atau tidak sampai ke alamat Anda.

PROMO GRATIS ONGKOS KIRIM UNTUK PEMESANAN MINIMAL 2 BOTOL

INFORMASI PRODUK

Nama Produk: Herbal Spirulina Plantens
Harga: Rp. 200.000 @100kapsul
Komposisi: 100% Ekstrak spirulina (ganggang laut hijau)
Aturan & Cara Konsumsi: 2×2 kapsul perhari
Legalitas: Halal MUI & POM TR 173306561
KODE PRODUK: UWSP

Untuk informasi lebih lengkap dapat Anda lihat pada halaman ini

Herbal Spirulina Platensis-G Kapsul

Konsultasi dan Pemesanan

Untuk Anda yang ingin berkonsultasi terlebih dahulu mengenai penyakit atau pengobatan anemia defisiensi besi, silahkan hubungi admin ke No. HP. 082219505454. Dan bagi Anda yang ingin melakukan pemesanan, Anda dapat langsung mengirimkan format pemesanannya melalui SMS/WA seperti berikut ini.

UWSP : Jumlah Pemesanan : Nama Lengkap : Alamat Lengkap : No. HP

Contoh :
UWSP : 10 Botol : Ainun Puspitasari : Jl. Sutisna Senjaya No. 47 Kota Tasikmalaya : 085.221.445.xxx

Kirim ke : SMS/WA : 082219505454

UWSP adalah Kode Produk yang harus Anda cantumkan didalam pemesanan Herbal Spirulina Plantens, supaya mempercepat proses pemesanan.

*Setelah Anda mengirimkan format pemesanan dengan lengkap, admin kami akan langsung mengkonfirmasi dan membalas jumlah total yang harus Anda bayar.

PESAN HARI INI – DIKIRIM HARI INI

Herbal Spirulina Platens Untuk Pengobatan Anemia Defisiensi Besi

Obat Herbal Spirulina Platens merupakan produk kesehatan yang mampu membantu merawat dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Dengan terbuat dari 100% ekstrak ganggang spirulina laut asli yang diproduksi melalui metode Natural Extraching dan rasio tinggi yakni 7:1 (7 kg bahan mentah spirulina menjadi 1 kg esktrak spirulina) dan disempurnakan menggunakan Nano Technology menjadikan kandungan yang ada di dalamnya lebih larut dan lebih dapat diserap oleh tubuh. Sehingga proses penyembuhannya pun dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan produk lainnya yang tidak menggunakann teknologi ini.

Komposisi Kandungan Dalam Herbal Spirulina Platensis-G

Adapun kandungan dalam 7 gram bubuk spirulina kering terdapat sejumlah nutrisi yang sangat bagus untuk kesehatan, yaitu:

  • Zat Besi sebanyak 21% dari RDA
  • Tembaga sebanyak 21% dari RDA
  • Vitamin B1 (Thiamin) sebanyak 11% dari recommended dietary allowance/RDA
  • Vitamin B2 (Riboflavin) sebanyak 15% dari RDA
  • Dan Vitamin B3 (Niacin) sebanyak 4% dari RDA
  • Protein sebanyak 4 gram
  • 1,7 gram karbohidrat
  • 20 kalori
  • Serta sejumlah magnesium, kalium, dan nutrisi lainnya.

Khasiat Herbal Spirulina Dalam Pengobatan Anemia Defisiensi Besi

Pada pengobatan anemia defisiensi besi, tentu saja kandungan zat besi yang tinggi pada ganggang spirulina mampu mencukupi kebutuhan zat besi di dalam tubuh. Zat besi ini memiliki fungsi untuk menghasilkan komponen sel darah merah (hemoglobin) di dalam tubuh.

Selain itu, saat mengkonsumsi spirulina 4,5 gr per hari juga telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah akibat meningkatnya produksi nitrit oksida yang membuat pembuluh darah melebar dan membuat lebih rileks. Dengan begitu, herbal spirulina platens ini bisa menyeimbangkan kadar tekanan darah yang ada di dalam tubuh. Sehingga akan mampu mencegah anemia dan menurunkan kolestrol jahat dalamtubuh, serta bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Ada pula kandungan antioksidannya yang memiliki khasiat melindungi tubuh dari radikal bebas yang bisa mencegah terjadinya infeksi, serta memiliki efek anti-radang bagi DNA dan sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan oksidatif.

Itulah khasiat lengkap dari herbal spirulina platensis-G yang dapat efektif dalam pengobatan anemia defisiensi besi.

Disclaimer Produk:

Reaksi dan manfaat obat sebagai pengobatan anemia defisiensi besi pada setiap individu akan berbeda-beda, bergantung pada kondisi tubuh, tingkat keparahan penyakit dan juga keteraturan konsumsi.

Sekilas Informasi Mengenai Anemia Defisiensi Besi

Pengobatan Anemia Defisiensi Besi Dengan Cara Alami

Anemia Defisiensi Besi merupakan jenis Anemia yang disebabkan kekurangan zat besi hingga terjadi penurunan jumlah sel darah merah yang sehat.Perlunya zat besi bagi tubuh untuk menghasilkan komponen sel darah merah (Hemoglobin). Ketika tubuh mengalami Anemia Defisiensi Besi sel darah merah akan mengalami kekurangan pasokan hemoglobin yang berperan mengangkut oksigen dalam sel darah merah untuk disebarkan ke seluruh jaringan tubuh. Apabila tidak ada pasokan oksigen yang cukup dalam darah, tubuh juga tidak mendapat oksigen yang memadai sehingga dapat merasa lemas, lelah dan sesak napas.

Anemia sering dikaitkan dengan meningkatnya kelahiran prematur, penyakit infeksi serta kematian pada anak dan ibu karena kebanyakan Anemia terjadi pada ibu hamil. Hampir separuh penderita Anemia mengalami Defisiensi Zat Besi. Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada pertumbuhan janin atau bayi ketika kehamilan maupun sesudahnya.

penyebab Anemia Defisiensi Besi bervariasi. Hal tersebut terjadi ketika seseorang tidak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dengan cukup, tubuh tidak dapat menyerap zat besi, tubuh kehilangan zat besi melalui darah atau ketika seseorang hamil.

Anemia apabila dibiarkan tanpa pengobatan berisiko terserang penyakit dan infeksi semakin besar. Dikarenakan Defisiensi Zat Besi berpengaruh pada sistem imunitas tubuh. Risiko penderita Anemia kekurangan zat besi akan mengalami komplikasi pada jantung dan paru-paru, juga komplikasi kehamilan atau setelah persalinan. Pemberian suplemen zat besi dan upaya mengatasi kondisi yang menyebabkan Anemia ini merupakan penanganan Anemia Defisiensi Besi.

Gejala Anemia Defisiensi Besi

Gejala utama Anemia Defisiensi Besi terkadang tidak terdeteksi karena semakin berkurang zat besi dalam darah dan anemia bertambah parah.

Berikut Gejala-gejala yang muncul pada Anemia Defisiensi Besi:

  • Terlihat pucat.
  • Merasa pening atau pusing.
  • Mudah merasa lemah dan lelah.
  • Kaki kesemutan.
  • Telinga berdengung.
  • Makan terasa aneh.
  • Bengkak atau terasa sakit pada lidah.
  • Rambut rontok atau mudh patah.
  • Luka terbuka di ujung mulut.
  • Kuku menjadi mudah patah atau rapuh.
  • Tangan dan kaki terasa dingin.
  • Disfagia (Mengalami kesulitan dalam menelan).
  • Nafsu makan menurun, terutama pada bayi dan anak-anak.
  • Tungkai yang bergerak tidak terkontrol saat berbaring atau tidur (Restless leg syndrome ).
  • Nyeri dada, detak jantung menjadi cepat, dan sesak napas.

Ketika kadar hematokrit dan hemoglobin dalam darah sangat rendah, yang dapat dilihat melalui pemeriksaan hitung darah lengkap seseorang dinyatakan mengalami Anemia Defisiensi Besi. Kadar hemoglobin normal pada wanita dewasa adalah 12 hingga 15,5 g/dL, dan pada pria dewasa adalah 13,5 hingga 17,5 g/dL.Kadar hematokrit normal pada pria adalah 38 hingga 50 persen, dan pada wanita berkisar antara 34 hingga 44 persen. Sementara wanita hamil dapat digolongkan menderita anemia saat kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dL.

Penyebab Anemia Defisiensi Besi

Penyebab Anemia Defisiensi Besi terdapat banyak faktor dengan kondisi:

  • Malabsorpsi Zat Besi. Zat besi diserap oleh usus halus, beberpa gangguan pada usus halus penyakit Celiac atau pasca operasi usus, dapat membatasi kemampuan usus dalam menyerap nutrisi dari makanan, termasuk zat besi, sehingga bisa menyebabkan seseorang mengalami anemia defisiensi besi. Faktor lain yang dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan yaitu konsumsi obat maag, teh, kopi, susu, produk makanan dari susu, serta makanan dengan tingkat asam fitat yang tinggi, misalnya sereal.
  • Makanan yang sedikit mengandung zat besi, dapat menyebabkan tubuh kekurangan zat besi.Makanan yang sarat zat besi terdapat pada daging, telur, atau sayuran berdaun hijau. Setidaknya untuk orang dewasa membutuhkan zat besi sebanyak 8 mg tiap hari. Sedangkan pada anak-anak dan wanita berusia 50 tahun membutuhkan lebih besar yaitu sejumlah 18 mg.
  • Masa kehamilan. Untuk memenuhi volume darah tubuhnya yang meningkat, sekaligus memenuhi kebutuhan hemoglobin untuk perkembangan janin, wanita hamil sering mengalami anemia defisiensi besi karena simpanan zat besi dalam tubuhnya.
  • Perdarahan. Seseorang akan kehilangan sel darah merah, sehingga zat besi dalam darah juga berkurang akibat pendarahan. Hal tersebut biasa dialami wanita yang mengalami menstruasi dengan pendarahan banyak atau berlebihan. Kondisi lain seperti polip pada usus, luka dalam lambung, serta kanker usus, perdarahan pada lambung dari mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen atau diclofenac, secara terus menerus juga bisa menyebabkan perdarahan di dalam tubuh sehingga tubuh sering mengalami defisisensi zat besi.
Faktor penyebab yang dapat membuat seseorang lebih sering terkena Anemia Defisiensi Besi:
  • Vegetarian. Seseorang yang tidak mengonsumsi daging lebih berisiko mengalami Anemia Defisiensi Besi apabila tidak menggantinya dengan makanan sarat zat besi lainnya.
  • Masalah pada bayi. Memiliki berat badan lahir yang rendah, atau kurang asupan air susu juga berisiko mengalami anemia kekurangan zat besi, biasnya pada bayi yang lahir prematur.
  • Wanita dalam masa subur. Ketika hamil atau menstruasi yang berlebihan lebih berisiko mengalami anemia defisiensi besi.
  • Mendonorkan darah secara rutin. Apabila tidak diimbangi makanan sarat zat besi mendonorkan darah secara rutin dapat mengurangi simpanan zat besi dalam tubuh sehingga memicu tubuh kekurangan zat besi.

Langkah Pengobatan Anemia Defisiensi Besi Lainnya

Berikut ini adalah pilihan langkah yang bisa Anda lakukan dalam pengobatan anemia defiesnsi besi, di antaranya:

  • Meningkatkan asupan zat besi. Pengobatan anemia defisiensi besi dengan cara ini ialah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Seperti daging merah, kacang-kacangan, sayuran bayam atau brokoli dan yang lainnya.
  • Mengkonsumsi Suplemen Penambah Zat Besi. Pada pengobatan anemia defisiensi besi, umumnya langkah ini merupakan hal utama yang dilakukan oleh dokter. Pasien akan diminta mengonsumsi 150-200 mg setiap hari. Adapun dalam dosis harus sesuai dengan resep dokter.
  • Mengatasi penyebab anemia defisiensi zat besi. Apabila penyakit anemia ini yang diderita disebabkanoleh perdarahan atau gangguan penyerapan zat besi, maka pengobatan anemia defisiensi besi akan dilakukan dengan pemberian obat. Misal jika penyebabnya karena mengalami menstruasi dengan perdarahan berlebih akan dilakukan pengobatan kontrasepsi oral yang berguna untuk mengatasi infeksi di dalam usus.
  • Transfusi sel darah merah. Ketika suplemen tidak bisa mengatasi gejala yang dialami penderita, maka pengobatan anemia defisiensi besi akan dilakukan dengan transfusi sel darah merah.

Komplikasi Anemia Defisiensi Besi

Apabila Anemia tidak ditangani dengan segera bisa menimbulkan komplikasi yang membahayakan. Berikut komplikasinya:

  • Masalah pada jantung. Seperti detak jantung yang cepat dan tidak beraturan. Hal ini dapat memicu kardiomegali atau gagal jantung.
  • Kelahiran prematur atau berat badan lahir yang rendah pada bayi, pada wanita hamil.
  • Gangguan pertumbuhan pada bayi dan anak-anak. Anak-anak penderita anemia ini juga rentan terkena infeksi. Kondisi tersebut dapat dicegah dengan memberi asi pada bayi selama 1 tahun, dan memberi sereal yang diperkaya zat besi (setelah bayi berusia 6 bulan) sampai bayi bisa mengonsumsi makanan padat lainnya.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pengobatan anemia defisiensi besi secara alami dengan QnC Jelly Gamat. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk kesehatan Anda dan keluarga.