Penanganan Sindrom Zollinger-Ellison (ZES) Secara Tepat

Penanganan Sindrom Zollinger-Ellison (ZES) Yang Harus Dilakukan – Selamat datang di situs resmi kami www.ujangherbal.com penyedia informasi kesehatan yang semoga dapat selalu bermanfaat untuk Anda. Untuk kesempatan kali ini artikel kami akan membahas mengenai penanganan Sindrom Zollinger-Ellison (ZES) Secara Tepat. Agar dapat memahami penanganan Sindrom Zollinger-Ellison ini, Ada baiknya ketahui terlebih dahulu tentang pengertian dari Sindrom Zollinger-Ellison (ZES),  penyebab dan gejala, diagnosis, serta komplikasi yang mungkin dapat terjadi karena Sindrom Zollinger-Ellison.

Penanganan Sindrom Zollinger-Ellison (ZES) Secara Tepat

Pengertian Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES) merupakan suatu kondisi yang mempunyai tanda munculnya satu atau beberapa tumor grastinoma pada pankreas atau di usus halus bagian atas (usus dua belas jari).

Sebenarnya ZES jarang sekali terjadi, namun berpotensi akan menyebabkan kanker yang dapat menyebar ke organ tubuh lainnya.Sebagian besar penderita ZES adalah pria yang berusia 20-50 tahun.

Penyebab Terjadinya Sindrom Zollinger-Ellison

Penyebab utamanya belum diketahui, Akan tetapi kondisi ini diduga mempunyai kaitan dengan suatu penyakit keturunan yang bernama multiple endocrine neoplasia type 1 (MEN 1). Di ketahui bahwa pada 25% kasus ZES, tumor gastrinoma terbentuk karena merupakan bagian dari penyakit MEN 1 ini dan ditemukan juga tumor di hipofisis, paratiroid, Pankreas, serta organ lainnya.

Pada penderita ZES, adanya tumor gastrinoma pada pankreas atau usus dua belasjari menyebabkan produksi hormon gastrin tinggi sehingga terjadi juga peningkatan produksi asam lambung. Kondisi ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pada pencernaan dan mengalami tukak lambung.

Gejala Dari Sindrom Zollinger-Ellison

Berikut ini adalah jenis gejala-gejala yang mungkin di alami oleh penderita Sindrom Zollinger-Ellison:

  • Mudah merasa lelah dan lemas.
  • Sering mual dan terkadang muntah.
  • Mulas-mulas hingga diare.
  • Mengalami gejala GERD (penyakit asam lambung).
  • Nafsu makan dan berat badan menurun.
  • Merasa nyeri di perut.
  • Merasakan adanya sensasi terbakar di dada atau ulu hati.
  • Terjadi pendarahan pada saluran pencernaan.

Jika Anda mengalami beberapa gejala diatas secara berulang-ulang, segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter agar dapat diketahui penyebabnya dan dapat dengan cepat melakukan penanganan Sindrom Zollinger-Ellison secara tepat.

Diagnosis Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sebenarnya Sindrom Zollinger-Ellison (ZES) sulit untuk didiagnosis. Untuk itu, dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang sebagai berikut untuk memastikan diagnosa:

Tes stimulasi sekretin. Pemeriksaan kadar awal gastrin, lalu diberi suntikan hormon sekretin dan dilakukan kembali pengukuran gastrin.

Endoskopi gastrointestinal bagian atas. yaitu, pemeriksaan untuk melihat ada tidaknya peradangan atau tumor menggunakan alat endoskopi (selang tipis, dengan kamera dan lampu yang dimasukkan melalui tenggorokan menuju lambung). Saat pemeriksaan, pasien akan dibius lokal sebelum dilakukan tindakan ini.

Pemeriksaan darah. dilakukan untuk memeriksa kadar gastrin yang dapat mengindikasikan adanya tumor.

Pemindaian. berfungsi agar dapat melihat gambaran organ dan untuk mencari lokasi tumor, dapat dilakukan melalui MRI, CAT, skintigrafi reseptor somatostatin CT scan, dan USG endoskopi (EUS).

Pasien akan diminta berpuasa dalam waktu yang ditentukan serta biasanya menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu pada saat pemeriksaan.

Komplikasi Sindrom Zollinger-Ellison

Dengan di dukung teknologi medis, tercatat bahwa kurang dari 5% penderita Sindrom Zollinger-Ellison mengalami komlikasi.

Komplikasi yang dapat dialami ialah meliputi:

  • Terjadi penyumbatan di usus.
  • Peradangan bahkan hingga pecahnya usus.
  • Penyempitan pada kerongkongan.
  • Mengalami kanker lambung, terutama bagi yang menderita MEN 1.
  • Adanya penyebaran tumor ke limfa, hati, kelenjar getah bening, tulang atau kulit.

Penanganan Sindrom Zollinger-Ellison

Ada tiga langkah yang dapat dilakukan dalam Penanganan Sindrom Zollinger-Ellison, yaitu sebagai berikut:

1. Pengobatan Sindrom Zollinger-Ellison

Jenis obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengurangi kadar asam yang berlebih pada lambung ialah:

Penghambat pompa proton (PPI). Seperti dexlansoprazole, lansoprazole, omeprazole, esomeprazole, pantoprazole, dan rabeprazole. Obat-obatan ini berfungsi untuk mengurangi produksi asam. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang efek samping yang akan terjadi adalah patah tulang belakang, tulang pinggul, dan pergelangan tangan.

Penghambat H-2. Seperti ranitidine, nizatidine, cimetidine, dan famotidine. Obat ini dapat menekan gejala pada peradangan dan GERD serta membantu mengobati tukak lambung. Efek samping yang mungkin dapat terjadi ialah konstipasi, mulut dan kulit mengering, pusing, terjadi diare, telinga berdenging, pilek, dan kesulitan membuang air kemih.

2. Operasi Sindrom Zollinger-Ellison

Tindakan operasi akan dilakukan bagi penderita yang memiliki tumor dengan pertimbangan jumlah dan lokasi tumor serta kondisi dari pasien.

Namun ada juga tindakan operasi yang harus dilakukan tanpa pertimbangan yaitu jika terdapat tumor dalam jumlah banyak dan telah menyebar ke organ hati. Pengendalian tumor pada kondisi ini dilakukan dengan cara:

  • Melakukan transplantasi hati.
  • Ablasi radiofrekuensi (membunuh sel-sel kanker dengan energi panas).
  • Debulking (pengangkatan tumor sebanyak-banyaknya dari hati).
  • Embolisasi (Pemotongan suplai darah pada daerah tersebut).
  • Serta Kemoterapi (penyuntikan obat-obatan agar gejala kanker mereda).

3. Terapi keganasan Sindrom Zollinger-Ellison

Untuk membunuh sel-sel ganas dapat dilakukan terapi radiasi, kemoterapi, dan ablasi radiofrekuensi.

Umumnya tumor Sindrom Zollinger-Ellison berkembang secara perlahan dan bersifat jinak. 83% penderita tumor gastrinoma jinak dapat bertahan hidup selama 15 tahun sesudah divonis. Tetapi jika tumor telah menyebar ke organ hati, kemungkinan akan bertahan hidup dalam jangka waktu 10 tahun dan dapat menurun lagi menjadi 30%.

Lakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter agar mendapatkan penanganan sindrom Zollinger-Ellison secara tepat.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Langkah-Langkah penanganan Sindrom Zollinger-Ellison semoga dapat bermanfaat untuk kesehatan Anda.

Tags: