Langkah Penanganan Keracunan Timbal atau Plumbism

Penanganan Keracunan Timbal atau Plumbism dan Pencegahannya,- ujangherbal.com Kita mungkin sering mendengar mengenai keracunan makanan, obat, atau yang lainnya. Tapi, apakah sebelumnya Anda pernah mendengar tentang istilah keracunan timbal ?

Mungkin istilah ini terdengar asing bagi sebagian orang, atau Anda pernah mendengar atau mengetahui mengenai hal ini. Atau apakah Anda termasuk salah satu yang pernah mengalaminya ? Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui apa itu keracunan timbal, berikut ini informasi lengkapnya beserta langkah penanganan keracunan timbal atau plubism sekaligus cara pencegahannya.

Langkah Penanganan Keracunan Timbal atau Plumbism

Apa itu keracunan timbal ?

Keracunan timbal atau plumbism merupakan suatu kondisi dimana terdapat timbal yang masuk dan menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan atau pengendapan zat asing dalam tubuh ini bisa terjadi selama beberapa bulan atau bahkan hingga beberapa tahun.

Timbal yaitu zat kimia berupa logam yang mengandung racun yang sangat tinggi. Timbal berjumlah kecil dan bisa bersumber di udara, tanah, debu rumah tangga, makanan dan minuman, air serta perhiasan mainan atau murah yang sebelumnya telah terkontaminasi.

Keracunan timbal bisa dialami oleh siapapun. Kelompok yang paling berisiko dan rentan mengalami keracunan timbal adalah anak yang berusia kurang dari 6 tahun. Hal ini disebabkan karena anak-anak pada usia tersebut sering memasukkan jari tangan atau benda seperti mainan dengan kandungan cat timbal, ke dalam mulut. Cat yang berbahan dasar timbal di gedung atau rumah tua bisa menjadi sumber keracunan timbal pada anak-anak.

Sedangkan keracunan timbal pada orang dewasa biasanya terjadi pada mereka yang berada di tempat kerja yang berisiko khusus, misalnya orang dewasa dengan pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan baterai, bekerja di bengkel mobil, dan melakukan renovasi rumah atau gedung. Lalu, bagaimana langkah penanganan keracunan timbal yang tepat ?

Langkah Penanganan Keracunan Timbal atau Plumbism dan Pencegahnya

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai langkah penanganan keracunan timbal yang tepat. Untuk mereka yang mengalami keracunan timbal berkadar rendah, menghindari paparan timbal merupakan salah satu langkah penanganan keracunan timbal yang bisa dilakukan. Misalnya, menghindari lingkungan yang berisiko terkontaminasi timbal serta membuat benda yang telah terkontaminasi dan diduga menjadi sumber timbal. Hal ini cukup untuk membantu mengurangi kadar timbal yang terdapat dalam darah.

Sedangkan bagi mereka yang mngalami keracunan timbal dengan kadar tinggi, biasanya dokter akan merekomendasi beberapa terapi penanganan keracunan timbal, diantaranya seperti :

  • Terapi kelasi dengan EDTA. Terapi ini dilakukan dengan cara memberikan obat calcium disodium ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA) yang biasanya diberikan dalam bentuk suntikan ke pembuluh darah. Terapi ini bertujuan untuk mengikat timbal dalam darah.
  • Karbon aktif. Terapi ini dilakukan dengan cara mengonsumsi karbon aktif yang bertujuan untuk membantu mengikat timbal dalam saluran pencernaan dan dikeluarkan bersamaan dengan tinja.

Perlu diingat, tidak semua kondisi keracunan bisa mendapatkan penanganan keracunan timbal, terutama jika kondisinya sudah menimbulkan efek kronis.

Pencegahan Keracunan Timbal atau Plumbism

Disamping melakukan penanganan keracunan timbal, Anda juga bisa mencegah timbulnya keracunan timbal, salah satunya yaitu dengan menghindarkan rumah dari benda-benda yang memiliki kandungan timbal, atau memperbaiki ventilasi dan pengawasan di tempat kerja.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa melakukan beberapa langkah pencegahan keracunan timbal berikut ini :

  • Gunakan cat tanpa kandungan timbal. Ini bertujuan agar risiko pengendapan timbal dalam tubuh bisa dikurangi.
  • Rutin membersihkan debu dan kotoran di dalam rumah. Jangan lupa untuk selalu membersihkan rumah secara rutin, dengan cara menyapu, mengepel, dan mengelap perabotan rumah dengan kain basah. Selain bagian dalam rumah, alangkah baiknya Anda juga membersihkan kamar mandi secara rutin.
  • Gunakan air keran secara hati-hati. Anda patut berhati-hati ketika akan menggunakan air keran. Bagi Anda yang menggunakan pipa ledeng dengan kandungan timbal, sebelum digunakan pastikan air mengalir selama 1 menit. Untuk keperluan memasak dan membersihkan perlengkapan baik, sebaiknya tidak menggunakan air panas dari keran. Jika diperlukan, Anda juga bisa menggunakan penyaring air.
  • Bersihkan mainan anak secara rutin. Hal ini sangat penting untuk dilakukan, terutama ketika mainan anak sering dibawa keluar rumah. Hindari anak bermain di atas tanah jika memungkinkan. Anda bisa menyiasatinya dengan cara memberikan kotak pasir atau menanam rumput di sekitar rumah.
  • Jangan gunakan sepatu di dalam rumah. Sebaiknya lepaskan sepatu sebelum memasuki rumah. Hal ini sangat penting dilakukan untuk mencegah risiko masuknya tanah ke dalam rumah. Ini tentu akan mengurangi risiko paparan timbal di dalam rumah.
  • Konsumsi makanan bergizi. Sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi, seperti kalsium, vitamin C, dan zat besi. Hal ini dapat membantu menekan penyerapan timbal di dalam tubuh, terutama untuk anak-anak.
  • Jaga kebersihan tangan. Cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah masuknya debu atau kotoran yang mengandung timbal yaitu dengan selalu mencuci tangan setelah beraktivitas di luar, sebelum makan, dan sebelum tidur.

Bagi Anda yang bekerja di pabrik, disarankan untuk selalu selalu memperhatikan prsedur keselamatan kerja, seperti menggunakan alat pelindung diri agar paparan timbal pada tubuh bisa dikurangi. Tidak hanya itu, program pembersihan tanah yang terkontaminasi timbal juga bisa dilakukan oleh pemerintah.

Tags: