Penanganan Impetigo Secara Efektif, Gejala dan Penyebab

Penanganan Impetigo Secara Efektif, Gejala dan Penyebab – Selamat Datang kembali di website kami www.ujangherbal.com yang merupakan situs resmi berbagai artikel kesehatan dan menjual obat herbal untuk berbagai penyakit yang tentunya sangat berkualitas, aman dan terpercaya. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai Penanganan Impetigo, disertai dengan Gejala, Penyebab, dan juga Cara Penanganan Impetigo secara efektif. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

penanganan impetigo secara efektif, gejala dan penyebab

Impetigo adalah suatu infeksi kulit yang tergolong sangat menular dan dapat menyebabkan rasa sakit pada bagian kulit Anda. Kondisi ini disebabkan oleh adanya bakteri, dengan berupa lepuh atau bercak luka terbuka kemudian akan menimbulkan kerak yang berwarna kuning atau cokelat dan dapat terjadi dibagian tubuh manapun.

Pada beberapa kasus yang terjadi, kondisi impetigo ini sering terjadi di sekitar hidung, mulut, tangan dan juga kaki. Setelah mengalami pecah, maka area tersebut akan mengeluarkan cairan dan timbulah kerak tersebut. Impetigo ini akan lebih sering terjadi pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.

Impetigo dibagi menjadi dua bagian, dan berdasarkan gejalanya, meliputi :

  • Impetigo Bulosa

Pada jenis ini ditandi dengan kulit yang melepuh dan berisi cairan. Biasanya kondisi ini juga disertai dengan demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

  • Impetigo Nonbulosa

Sementara pada jenis ini, ditandai dengan timbulnya bercak-bercak merah seperti luka yang akan meninggalkan kerak yang berwarna kuning kecoklatan. Jenis ini tergolong lebih menular dibandingkan dengan impetigo bulosa, meskipun kulit tidak melepuh.

Gejala Impetigo

Berikut ini terdapat tanda dan gejala yang terjadi pada umumnya, yaitu :

  • Luka kemerahan yang cepat pecah dan melepuh, mengeluarkan cairan selama beberapa hari dan akan membentuk kerak kuning kecoklatan
  • Gatal dan nyer
  • Biasanya luka akan terjadi di sekitar hidung, mulut, dan area lainnya
  • Untuk kasus yang berat, cairan dan luka akan menyakitkan dan berubah menjadi ulkus yang dalam
  • Pembengkakan kelenjar getah bening ada dekat infeksi

Jika mengalami kondisi yang sangat parah, sebaiknya untuk segera konsultasikan pada dokter supaya mendapatkan penanganan impetigo yang tepat.

Apa yang menyebabkan impetigo terjadi?

Bakteri adalah salah satu penyebab terjadinya impetigo. Seseorang kan mendapatkan infeksi bakteri saat terpapar oleh luka ataupun cairan yang telah terkontaminasi dari lecet orang lain yang terkena infeksi. Bakteri yang menyebabkan impetigo memiliki dua jenis, yaitu bakteri Strep (Streptokukus) atau Staph (Staphylococcus). Kedua bakteri tersebut akan masuk ke dalam tubuh apabila kulit mengalami luka dan terbuka.

Adapun benda-benda yang harus diperhatikan terjadinya penyebaran dengan melalui kontak langsung seperti pada pakaian, handuk, sprei atau mainan. Kulit akan mengelupas setelah mengalami flu, sehingga seseorang akan mengalami impetigo. Ternyata pada beberapa kasus, impetigo ini masih bisa terjadi pada kulit yang benar-benar sehat.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya kondisi impetigo, diantaranya :

  • Usia. Penyakit ini akan sering terjadi pada anak-anak usia 2 hingga 5 tahun
  • Lingkungan. Impetigo akan mudah untuk menyebar di lingkungan manapun, baik sekolah dan lainnya
  • Cuaca yang panas dan lembap
  • Olahraga tertentu yang melibatkan kontak kulit
  • Rusaknya kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti gigitan serangga
  • Orang dewasa yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah

Lantas bagaimana cara penanganan impetigo yang lebih efektif?

Cara Penanganan Impetigo

Dalam penanganan impetigo biasanya akan melibatkan penggunaan antibiotik oral dan krim atau salep. Antibiotik yang berbentuk krim, biasanya penderita disarankan untuk merendal pada area yang mengalami impetigo tersebut dengan menggunakan air hangat atau kain yang sudah dicelupkan terlebih dahulu. Pada langkah ini bertujuan untuk membantu menghilangkan keropeng sehingga antibiotik ini dapat meresap ke dalam kulit secara maksimal.

Sedangkan untuk antibiotik jenis oral, penderita diharuskan untuk menyelesaikan pengobatan secara keseluruhan, bahkan jika luka yang sudah sembuh. Mengapa? Karena tidak lain demi untuk mencegah adanya infeksi yang berulang dan menekan risiko terjadinya resistensi antibiotik.

Selain itu, ada penanganan impetigo lainnya yaitu penderita harus bisa mendapatkan perawatan di rumah dengan cara mengobati luka menggunakan krim antibiotik atau salep yang memiliki kandungan bacitracin. Sangat disarankan untuk memasangkan perban anti lengket pada area yang terkena penyakit impetigo ini supaya tidak menyebar.

Pencegahan Impetigo

Sebagai pencegahan supaya terhindar dari penyebaran penyakit impetigo ini, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, yaitu :

  • Mencuci area yang terkena air mengalir, kemudian tutup dengan kain kassa
  • Cuci pakaian, handuk, dan sprei penderita impetigo secara rutin
  • Gunakan sarung tangan saat sedang mengoleskan krim antibiotik
  • Menjaga anak supaya tetap di rumah hingga dokter pun menyatakan masa penularannya sudah lewat

Tags: