Prosedur Penanganan Hernia Inguinalis Tanpa Operasi yang Tepat

Penanganan Hernia Inguinalis Tanpa Operasi yang Tepat,- www.ujangherbal.com РHernia merupakan penonjolan organ dalam yang terjadi karena kelemahan jaringan atau dinding otot yang melapisinya. Berdasarkan penyebabnya, hernia dibagi menjadi beberapa jenis. Nah, para artikel ini kami akan membahas mengenai jenis hernia inguinalis lengkap dengan penyebab, gejala, serta langkah penanganannya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lengkapnya atau bagi Anda yang sedang mencari solusi penanganan hernia inguinalis tanpa operasi, simak uraian lengkap berikut!

Penanganan Hernia Inguinalis

Mengenal Hernia Inguinalis serta Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Hernia inguinalis merupakan jenis hernia yang paling umum terjadi. Hernia ini terjadi di sekitar pangkal paha. Kondisi ini terjadi ketika sebagian dari usus keluar dari rongga perut melalui dinding bawah perut ke arah sekitar alat kelamin. Hal ini membuat timbulnya benjolan pada kanung buah zakat atau skrotum, yang bisa terasa sakit atau panas.

Meskipun tidak berbahaya, namun hernia inguinalis berisiko mengarah pada komplikasi yang bisa membahayakan nyawa. Untuk penanganan hernia inguinalis yang terasa sakit dan membesar, biasanya dokter akan menyarankan operasi untuk mengembalikan posisi usus dan menutup celah yang menyebabkan hernia tersebut.

Penyebab Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis terjadi ketika suatu jaringan dari rongga abdomen (perut) mendorong melalui titik lemah di otot pangkal paha. Hal ini menyeabbkan adanya tonjolan di selangkangan atau skrotum.

Pada beberapa kasus, hernia inguinalis terjadi karena lubang di dinding otot area pangkal paha tidak menutup sebagaimana mestinya sebelum bayi dilahirkan, sehingga meninggalkan daerah yang lemah pada otot perut. Hernia juga bisa terjadi segera setelah lahir atau di kemudian hari.

Pada orang dewasa, hernia inguinalis ini bisa terjadi jika memiliki berat badan berlebih atau melakukan banyak aktivitas seperti mengangkat, batuk dalam jangka waktu lama, atau sering mengejan. Selain itu, ada beberapa faktro yang bisa meningkatkan risiko terjadinya hernia inguinalis, yaitu diantaranya :

  • Jenis kelamin
  • Kehamilan
  • Batuk kronis
  • Faktor pekerjaan tertentu
  • Kelahiran prematur
  • Sembelit kronis
  • Riwayat penyakit hernia
  • Faktor genetik atau keturunan
  • Kondisi medis tertentu, seperti fibrosis kistik (cystic fibrosis)

Tanda dan Gejala Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis merupakan jenis hernia yang mudah terlihat, karena tampak adanya benjolan di daerah selangkangan. Biasanya ini terjadi hanya pada salah satu sisi, jarang terjadi pada kiri-kanan.

Selain benjolan di selangkangan, terdapat beberapa gejala hernia inguinalis lainnya yang bisa timbul, seperti diantaranya :

  • Nyeri seperti tertusuk-tusuk
  • Bengkak pada daerah skrotum
  • Sensasi seperti terbakar atau panas
  • Daerah selangkangan terasa lebih berat
  • Nyeri saat batuk, beraktivitas, atau membungkuk

Segera periksakan diri jika Anda merasakan nyeri atau bisa melihat tinjolan hernia di sekitar selangkangan. Terlebih lagi jika benjolan tersebut berubah warna menjadi merah, ungu, atau gelap.

Penanganan Hernia Inguinalis

Dalam penanganan hernia inguinalis, umumnya dokter akan melakukan diagnosa terlebih dahulu, berdasarkan ukuran hernia dan tingkat keparahan gejala yang timbul. Nantinya hasil diagnosa tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dokter akan bisa dilakukan penanganan hernia inguinalis tanpa operasi atau harus melalui operasi.

Adapun langkah penanganan hernia inguinalis selain operasi yang bisa dilakukan diantaranya adalh:

  • Mengubah pola makan

Perubahan pola makan bisa membantu mengurangi atau mencegah perkembangan gejala hernia menjadi lebih parah. Memilih jenis makanan sehat adn higienis, serta merangsang produksi asam lambung berlebih, bisa meminimalisir risiko terkena gangguan pencernaan yang bisa meperparah kondisi hernia.

Selain itu, Anda juga bisa mencoba untuk mengurangi porsi makan agar tidak berlebihan, dan yang tidak kalah penting adalah hindari berbaring atau membungkuk segera setelah makan. Tidak hanya itu, tetap pertahankan berat badan ideal dan hentikan kebiasaan merokok Anda.

  • Konsumsi obat-obatan

Obat anti inflamasi non-steroid (OAINS) mungkin akan diberikan untuk membantu meringankan keluhan. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi obat tersebut.

  • Olahraga

Secara umum olahraga memang dapat memberikan efek yang positif bagi kesehatan, namun penderita hernia harus berhati-hati dalam memilih jenis olahraga yang akan dilakukan agar tidak memperburuk kondisi hernia yang dialami.

Salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan dan diketahui bermanfaat untuk penderita hernia adalah yoga. Dari sebuah penelitian diketahui salah satu manfaat yoga yaitu dapat membantu mengatasi hernia inguinalis tahap awal, yaitu ketika timbul tonjolan kecil dan gejala yang ringan.

Selain yoga, Anda juga bisa melakukan latihan olahraga lain, seperti berenang, atau berjalan tidak lebih dari 30 menit. Namun perlu diingat, hindari olahraga atau latihan yang dapat memberi tekanan berlebih pada tubuh seperti olahraga yang melibatkan kegiatan mengangkat beban berat, mendorong atau menarik kuat.

Jika hernia tumbuh lebih besar atau menimbulkan rasa sakit, maka tidak ada pilihan terbaik selain melakukan prosedur operasi sebagai langkah penanganan hernia inguinalis. Tujuan operasi sendiri yaitu untuk mengatasi hernia yang timbul, mencegah timbulnya kembali hernia, dan mencegah komplikasi yang lebih berbahaya. Walaupun begitu, terkadang hernia bisa saja kembali timbul setelah prosedur operasi dilakukan.

Jadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk menentukan jenis penanganan hernia inguinalis yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Semoga bermanfaat.

Tags: