Langkah Penanganan Hernia Hiatus Secara Tradisional di Rumah

Penanganan Hernia Hiatus Secara Tradisional di Rumah yang Efektif,- Selamat datang kembali di situs resmi ujangherbal.com. Disini merupakan tempat dimana Anda bisa mendapatkan beragam informasi terkini seputar kesehatan serta langkah pengobatan berbagai jenis penyakit.

Pada artikel kali ini, kami akan memberikan informasi seputar penyakit hernia hiatus. Namun, sebelum kita mengetahui mengenai penyakit hernia hiatus, alangkah baiknya kita ketahui terlebih dahulu mengenai penyakit hernia itu sendiri.

Penanganan Hernia Hiatus

Apa itu penyakit hernia ?

Selama ini hernia atau disebut juga turun berok merupakan penyakit yang dialami oleh laki-laki. Hal ini disebabkan karena pada umumnya laki-laki memiliki bagian khusus yang terdapat dalam rongga perut untuk mendukung fungsi alat kelaminnya.

Hernia sendiri merupakan penyakit yang terjadi saat terdapat organ dalam tubuh yang menekan dan mencuat melalui jaringan otot atau jaringan di sekitarnya yang lemah. Sebagian besar penderita hernia memang laki-laki, terutama anak-anak. Penderita akan merasakan nyeri, jika hernia telah memasuki atau terjepit di cincin hernia.

Nyeri yang timbul ini disebabkan karena adanya infeksi pada bagian yang terjepit dan infeksi yang terjadi dapat menyebar ke bagian organ tubuh lainnya. Akibatnya, kondisi ini akan menyebabkan risiko yang cukup fatal dan bisa mengancam nyawa penderitanya.

Berdasarkan lokasi kemunculannya, terdapat beberapa jenis hernia, salah satunya adalah hernia hiatus. Bagaimana cara penanganan hernia hiatus yang tepat ? Berikut informasi lengkapnya !

Langkah Penanganan Hernia Hiatus Secara Tradisional di Rumah yang Perlu Diketahui

Hernia hiatus atau hernia hiatal merupakan suatu kondisi dimana perut bagian atas menonjol hingga ke bagian pembukaan diafragma (hiatus). Diafragma memiliki sebuah lubang yang berfungsi untuk menghubungkan esofagus atau saluran makanan dengan lambung. Ketika terjadi kelemahan, maka lambung akan menonjol keluar melalui lubang ini sampai mencapai diafragma, bahkan hingga ke rongga dada.

Siapapun memiliki risiko untuk mengalami hernia hiatus. Namun, penyakit ini sering terjadi pada wanita, mereka yang memiliki berat badan berlebih, serta yang berusia lebih dari 50 tahun. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Karena risiko penyakit hernia hiatus ini bisa dikurangi dengan mengurangi faktor-faktor risikonya.

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan kemungkinan Anda mengalami hernia hiatus yaitu meningkatnya tekanan pada daerah perut seperti kehamilan, batuk, peregangan saat buang air besar, atau obesitas.

Hernia hiatus kecil pada sebagian besar kasus tidak akan menimbulkan gejala. Namun, ketika ukuran hernia hiatus mulai membesar, maka akan mengakibatkan naiknya makanan dan asam lambung ke esofagus. Kondisi ini bisa menimbulkan beberapa gejala, seperti diantaranya :

  • Palpitasi
  • Bersendawa
  • Sulit menelan
  • Sulit bernapas
  • Muntah darah
  • Sakit di area dada atau perut
  • Merasa sangat kenyang setelah makanan
  • Sensasi terbakar di dada (heartburn) akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan
  • Mengeluarkan tinja berwarna gelap yang menandakan terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan.

Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan gejala yang pernah dirasakan atau hal lain yang sekiranya berhubungan dengan kondisi Anda untuk membantu mendiagnosis hernia hiatus.

Setelah itu, mungkin dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti tes darah, pencitraan medis, endoskopi, esofagram, serta manometri untuk lebih mengetahui penyebab gejala yang Anda alami.

Penanganan Hernia Hiatus

Langkah Penanganan Hernia Hiatus Secara Tradisional

Jika dokter telah mendiagnosis Anda dengan hernia hiatus, maka Anda bisa melakukan beberapa langkah penanganan hernia hiatus. Biasanya penanganan hernia hiatus dilakukan untuk mengurangi gejala yang timbul.

Selain dengan mengonsumsi obat-obatan yang telah diresepkan, Anda juga bisa melakukan penanganan hernia hiatus secara tradisional di rumah. Salah satu pendekatan atau langkah penanganan yang utama yaitu dengan melakukan perubahan gaya hidup dan diet.

Berikut ini merupakan beberapa langkah perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan untuk membantu penanganan hernia hiatus, diantaranya seperti :

Konsumsi makanan sehat

Mengonsumsi makanan sehat dapat membantu mengendalikan gejala hernia hiatus. Cobalah untuk menambahkan beberapa pilihan makanan yang lebih menyehatkan bagi lambung, seperti daging rendah lemak, ayam tanpa kulit, mengganti daging sapi giling dengan kalkun giling, ikan, dan daging merah rendah lemak.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa memperbaiki pola makan dengan cara berikut :

  • Memilih bahan makanan rendah lemak atau tanpa lemak
  • Membuang lapisan lemak pada daging selama dimasak
  • Mengukus sayuran dengan air daripada kaldu
  • Mengolah makanan dengan cara dipanggang atau dibakar
  • Hindari penggunaan bumbu pedas dalam masakan
  • Membatasi penggunaan mentega, minyak, dan saus krim
  • Konsumsi produk olahan susu rendah lemak

Kurangi tekanan dalam lambung

Peningkatan tekanan pada abdomen bisa meningkatkan tekanan pada sphincter, hingga menyebabkan terjadinya refluks asam atau hernia. Untuk menurunkan tekanan pada lambung ini, Anda bisa mencoba untuk tidak mengejan saat buang air besar. Namun, jika Anda sulit mengeluarkan kotoran, tambahkanlah serat dalam menu makanan Anda.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa mencoba untuk menghindari mengangkat beban berat, karena ini akan membuat lambung tertekan dan memperparah gejala. Cobalah juga untuk tidak berbaring telentang atau menyamping setelah makah. Hal ini disebabkan karena berbaring saat lambung penuh hanya akan meningkatkan tekanan di bagian tersebut.

Hindari makanan tertentu

Terdapat beberapa jenis makanan tertentu yang bisa menyebabkan iritasi pada lambung dan meningkatkan produksi asam lambung. Kondisi ini lama-kelamaan akan memengaruhi sphincter dan menyebabkan refluks asam dan hernia.

Untuk mencegah dan mengendalikan gejala yang timbul, sebaiknya hindari atau batasi beberapa asupan makanan tertentu, seperti coklat, buah jeruk, makanan pedas, makanan berbahan tomat, bawang bombai dan bawang putih, produk olahan susu (es krim dan susu), makanan berlemak, kopi, alkohol, pepermin atau spearmint, dan minuman berkarbonasi.

Pertimbangkan pengaruh pola makan lainnya

Selama melakukan penanganan hernia hiatus dengan perubahan pola makan, selain memperhatikan jenis makanan, Anda juga perlu mempertimbangkan beberapa hal lain yang berhubungan dengan makanan. Salah satunya seperti memperhatikan kandungan atau daftar bahan penyusun ketika Anda membeli bahan makanan.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk makan dalam porsi yang lebih kecil dan jangan makan terlalu cepat. Dengan begitu, maka lambung akan lebih mudah mencerna dan tidak mengeluarkan asam lambung yang lebih banyak.

Turunkan berat badan

Bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih, disarankan untuk menurunkan berat badan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, berat badan berlebih merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya penyakit hernia hiatus.

Untuk menurunkan berat badan, cobalah berjalan selama sekitar 30 menit setelah makan untuk membantu melancarkan pencernaan. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan selama 30 menit setelah makan akan membantu menurunkan lebih banyak berat badan dalam satu bulan dibandingkan dengan berjalan 1 jam setelah makan.

Hentikan kebiasaan merokok

Memiliki kebiasaan merokok bisa memperparah gejala hernia hiatus. Penelitian menunjukkan bahwa merokok akan mengendurkan sphincter, yaitu sekelompok otot yang melindungi ujung bawah esofagus, sehingga lambung dapat mendorongnya. Tekanan sphincter bermanfaat untuk mencegah isi lambung kembali naik.

Menghentikan kebiasaan merokok memang bukanlah hal yang mudah. Namun, Anda bisa mencoba untuk berbicara dengan dokter, teman, atau keluarga Anda. Mereka akan memberikan motivasi dan dukungan untuk membantu Anda. Atau mungkin dokter juga bisa memberikan solusi alternatif untuk membantu Anda menghentikan kebiasaan merokok tersebut.

Itulah informasi lengkap seputar penyakit hernia hiatus, beserta dengan gejala dan cara penanganan hernia hiatus yang efektif dan bisa dilakukan di rumah. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan bisa menjadi solusi terbaik bagi Anda dan keluarga untuk membantu penanganan hernia hiatus secara efektif.

Tags: