Prosedur Penanganan Hematoma di Rumah serta Penyebab dan Gejalanya

Penanganan Hematoma di Rumah serta Penyebab dan Gejalanya,- www.ujangherbal.com РKetika terjatuh atau terbentur sesuatu, terkadang timbul warna kebiruan pada bagian tubuh yang terkena. Kondisi ini disebut hematoma atau penumpukan darah tidak normal di luar pembuluh darah.

Orang awam mengenal kondisi ini sebagai lebam atau memar. Namun biasanya lebam atau memar digunakan untuk merujuk pada kondisi yang lebih ringan. Sedangkan hematoma digunakan untuk menggambarkan kondisi yang lebih serius.

Lalu, apa itu hematoma dan bagaimana cara penanganan hematoma yang tepat?

Penanganan Hematoma

Mengenal Hematoma serta Posedur Penanganannya

Hematoma adalah kumpulan darah di bawah kulit yang terjadi akibat adanya pembuluh darah di bawah kulit yang pecah. Hematoma sebenarnya tidak hanya bisa terjadi pada kulit, tetapi juga bisa terjadi di lapisan otak atau organ dalam tubuh, seperti paru, hati, usus, dan sebagainya.

Cedera pembuluh darah yang meneybabkan pengumpulan darah ini biasanya tidak serius dan bisa diatasi. Namun, jika penderitanya memiliki tekanan darah tinggi pada salah satu arteri, maka darah akan terus bosa bocor melalui dinding yang rusak sehingga penumpukan darah yang terjadi akan semakin membesar.

Darah yang keluar dari pembuluh darah bisa mengiritasi jaringan sekitar dan menyebabkan peradangan yang memicu nyeri, pembengkakan, dan kemerahan. Memar akibat kondisi ini bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja.

Penyebab Hematoma

Cedera merupakan penyebab hematoma yang umum terjadi. Cedera yang terjadi bisa disebabkan karena kecelakaan, terjatuh, terbentur, terkilir, patah tulang, luka tembak, atau bersin yang terlalu keras.

Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami hematoma, diantaranya yaitu :

  • Mengidap penyakit tertentu. Kondisi medis atau penyakit tertentu, seperti infeksi virus dan anemia aplastik, bisa menyebabkan jumlah trombosit turun atau fungsi trombosit hilang.
  • Aneurisma, merupakan tonjolan atau pelebaran yang tidak normal pada pembuluh darah.
  • Penggunaan obat-obatan. Obat antikoagulan bisa meningkatkan risiko terjadinya perdarahan yang meluasnya hematoma, karena tubuh tidak bisa membentuk bekuan darah dan memperbaiki kerusakan pembuluh darah.

Gejala Hematoma

Hematoma bisa menyebabkan iritasi dan peradangan. Gejalanya bisa beragam tergantung pada lokasi dan ukuran pembengkakan, serta inflamasi yang terkait memengaruhi struktur sekitar.

Berikut beberapa gejala hematoma yang umum timbul, diantaranya :

  • Nyeri
  • Sensitivitas
  • Rasa hangat
  • Terjadi pembengkakan
  • Area hematoma berwarna merah keunguan

Prosedur Penanganan Hematoma

Secara alamiah, sebenarnya hematoma akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar 2-4 minggu, tergantung pada luas dan lokasi hematoma. Hematoma yang terjadi di tungkai umumnya akan lebih lama menghilang dibandingkan dengan hematoma yang terjadi di lengan atau bagian tubuh lainnya.

Untuk hematoma yang timbul pada kulit dan jaringan lunak, penderita biasanya akan dianjurkan unruk beristirahat, mengompres area hematoma dengan es batu, membalut atau melakukan penekanan untuk menghentikan pendarahan, dan mengangkat bagian tubuh yang terkena hematoma lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi aliran darah ke area yang mengalami perdarahan.

Teknik yang dikenal dengan istilah RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) ini bisa membantu meredakan gejala dan pembengkakan yang timbul. Obat pereda nyeri juga bisa digunakan jika diperlukan. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Walaupun begitu, langkah penanganan hematoma dilakukan tergantung pada bagian tubuh dan kondisinya. Pada kasus hematoma intrakranial yang meluas terkadang perlu ditangani dengan operasi. Tindakan yang bsa dilakukan adalah pengeluaran darah dengan membuka tulang tengkorak atau kraniotomi.

Meskipun hematoma bukan termasuk gangguan serius bagi kesehatan, namun kondisi ini bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan. Kedua hal tersebut bisa menimbulkan beberapa komplikasi, seperti iritasi dan infeksi. Maka dari itu, prosedur penanganan hematoma perlu dilakukan. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan langkah penanganan hematoma yang sesuai dengan kondisi Anda. Semoga bermanfaat.

Tags: