Tips Penanganan Edema Paru Beserta Langkah Pencegahannya

Penanganan Edema Paru Beserta Langkah Pencegahannya yang Efektif,- Paru-paru merupakan salah satu organ pada sistem pernapasan yang berfungsi untuk menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Proses pergantian oksigen dengan karbon dioksida ini disebut dengan respirasi.

Paru-paru teramsuk organ yang sangat penting dan perlu diperhatikan kesehatannya. Jika paru-paru mengalami gangguan, maka ini akan berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh dan perlu dilakukan pengobatan dengan tepat.

Ada beragam jenis penyakit par-paru yang perlu diketahui dan diwaspadai, salah satunya yaitu edema paru. Kondisi ini umum dialami oleh lansia, dan sangat jarang terjadi pada mereka yang masih berusia muda. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan penyakit edema paru ini bisa menyerang siapapun dan pada usia berapapun. Maka dari itu, kita harus tetap waspada.

Penanganan edema paru ini bisa dilakukan dengan mengurangi faktor risiko. Untuk informasi lengkapnya, Anda bisa mendiskusikannya dengan dokter. Lalu, apa itu edema paru, dan bagaimana gejalanya ?

Penanganan Edema Paru

Mengetahui Definisi, Gejala, serta Penanganan Edema Paru

Edema paru merupakan suatu kondisi penumpukan cairan yang terjadi pada paru-paru. Cairan ini terakumulasi pada kantung paru-paru atau alveoli yang menyebabkan penderitanya sulit bernapas. Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau berkembang dalam jangka waktu yang lama.

Edema paru bisa disebabkan oleh beberapa faktor, biasanya berkaitan dengan gangguan jantung. Akan tetapi, penyakit edema juga bisa terjadi tanpa adanya gangguan jantung.

Penyakit edema paru yang disebabkan oleh gangguan jantung biasanya terjadi karena ventrikel kiri tidak mampu memompa darah masuk ke dalam dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, tekanan darah di atrium kiri serta meningkatkan pembuluh darah di paru-paru. Kemudian peningkatan tekanan ini mengakibatkan cairan terdorong kembali ke dalam alveoli melalui dinding pembuluh darah.

Terdapat beberapa jenis penyakit jantung yang bisa menyebabkan edema paru, diantaranya seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, penyakit katup jantung, dan kardiomiopati.

Selain gangguan jantung, edema paru juga bisa disebabkan oleh faktor lainnya, yaitu diantaranya :

  • Infeksi virus
  • Emboli paru
  • Tenggelam
  • Kecanduan kokain
  • Cedera pada paru-paru
  • Acute respiratory distress syndrome
  • Berada di ketinggian atau diatas 2.400 meter diatas permukaan laut
  • Menghirup asal saat terjadi kebakaran
  • Terpapar racun amonia dan klorin, yang mungkin terjadi saat kecelakaan kereta

Gejala Penyakit Edema Paru

Sebelum mengetahui langkah penanganan edema paru, alangkah baiknya kita ketahui terlebih dahulu beberapa gejala edema paru yang perlu diwaspadai. Gejala edema paru berbeda pada setiap individu tergantung pada kondisi yang dialaminya. Namun, umumnya gejala yang mungkin timbul diantaranya adalah :

  • Kulit pucat
  • Keringat berlebih
  • Kesulitan bernapas
  • Gelisah atau kelelahan
  • Penurunan tingkat kesadaran
  • Pembengkakan pada kaki atau perut

Pada edema paru kronis yang bersifat jangka panjang, penderita mungkin akan merasakan lebih mudah lelah yang ditandai dengan lebih sering merasa sesak dibandingkan dari biasanya. Jika penderita melakukan aktifitas fisik dan berbaring, sesak napas biasanya akan lebih terasa.

Tidak hanya itu, penderita edema paru kronis juga bisa merasakan gejala lainnya, seperti suara napas tersumbat yang khas saat menghembuskan napas (mengi), terbangun di malam hari, berat badan meningkat dengan cepat, serta kedua tungkai mengalami pembengkakan.

Sedangkan pada edema paru akut, penderita mungkin akan mengalami gejala sesak napas yang menyerang secara tiba-tiba sampai menyebabkan seakan-akan merasa tercekik atau tenggelam. Penderita juga akan terlihat cemas atau ketakutan dengan mulut megap-megap karena berusaha untuk mendapatkan oksigen.

Disamping itu, penderita akan mengalami palpitasi atau peningkatan detak jantung secara cepat dan tidak teratur disertai dengan batuk berdahak yang berbusa dan bercampur darah. Jika kondisi edema paru ini terjadi akibat penyakit jantung, maka penderita juga bisa merasaka nyeri dada.

Tips Penanganan Edema Paru secara Efektif

Untuk langkah pertama penanganan edema paru, dokter akan memberikan oksigen pada penderita. Kemudian dokter juga akan memberikan obat untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah, baik sebelum atau setelah masuk paru-paru dan jantung. Obat yang diberikan biasanya berupa diuretik seperti furosemide dan obat golongan nitrat seperti nitrogliserin.

dalam penanganan edema paru ini, obat diuretik bekerja dengan cara membuang cairan lebih banyak, sedangkan nitrat bekerja dengan melebarkan pembuluh darah. Kedua hal ini dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah.

Penderita edema paru yang terjadi secara tiba-tiba biasanya akan memerlukan perawatan inap di rumah sakit. Penderita juga mungkin perlu dirawat di ICU untuk mengeluarkan kelebihan cairan dari paru-paru dan untuk membantu kinerja jantung agar lebih efektif.

Peningkatan atau penurunan tekanan darah terkadang menjadi tanda dari edema paru. Oleh karena itu, penderita mungkin juga akan diberikan obat untuk membuat tekanan darah agar tetap optimal, baik untuk menurunkan ataupun meningkatkan.

Langkah Pencegahan Edema Paru

Sebenarnya, edema paru merupakan salah satu penyakit yang bisa dicegah. Disamping melakukan berbagai tips penanganan edema paru, langkah pencegahan juga tidak kalah pentingnya. Dan berikut ini merupakan beberapa pangkah pencegahan edema paru yang bisa dilakukan, yaitu :

  • Hindari kebiasaan merokok dan kelola stres
  • Olahraga secara rutin, minimal 30 menit setiap hari
  • Jaga berat badan, kadar kolesterol dalam darah, serta tekanan darah tetap normal dengan cara mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, serta makanan rendah lemak, gula, dan garam.

Tags: