Mengenal Jenis-Jenis Masalah Kesehatan Mental yang Umum Terjadi

Masalah Kesehatan Mental serta Gejalanya yang Perlu Diketahui,-www.ujangherbal.com – Seseorang dikatakan sehat jika jiwa dan raganya tidak memiliki gangguan apapun. Jika raga seseorang sehat tetapi jiwanya tidak, maka orang tersebut bisa dikatakan seperti orang sakit. Jiwa yang dimaksud disini adalah psikis seseorang, termasuk mental. Itulah mengapa adanya kesehatan mental. Karena disamping sehat secara fisik, sehat secara mental juga snagat penting agar memiliki kesehatan secara utuh.

Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batik kita berada dalam kondisi tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain yang ada di sekitar. Orang yang memiliki mental sehat bisa menggunakan kemampuan atau potensi yang dimilikinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain.

Namun sebaliknya, mereka yang memiliki masalah kesehatan mental akan mengalami gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang pada akhirnya bisa mengarah pada perilaku buruk.

Masalah Kesehatan Mental

Mengenal Jenis-Jenis Masalah Kesehatan Mental dan Gejalanya

Istilah kesehatan mental diambil dari konsep mental hygiene, kata mental sendiri diambil dari bahasa Yunani, yang berarti sama dengan psyche dalam bahasa Latin, artinya psikis, jiwa atau kejiwaan. Mental hygiene merujuk pada perkembangan dan aplikasi seperangkat prinsip-prinsip praktis yang diarahkan kepada pencapaian dan pemeliharaan unsur psikologis dan pencegahan dari kemungkinan timbulnya keruskaan mental atau malajudjusment.

Tak hanya fisik, kesehatan mental juga bisa mengalami gangguan. Masalah kesehatan mental bisa menyebabkan timbulnya masalah dalam kehidupan sehari-hari. Selain bisa maerusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, tetapi juga bisa menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja.

Ada beberapa jenis masalah kesehatan mental yang bisa terjadi. Dan berikut in merupaakn 3 jenis kesehatan mental yang paling umum terjadi, yaitu diantaranya :

Depresi

Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental dimana suasana hati mengalami gangguan yang menyebabkan penderitanya merasa sedih terus-menerus. Berbeda dengan kesedihan pada umumnya yang berlangsung selama beberapa hari, perasaan sedih yang dialami oleh penderita depresi bisa terajdi selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Selain dapat memengaruhi perasaan atau emosi, depresi juga bisa menimbulkan masalah fisik, mengubah cara berpikir, serta mengubah cara berperilaku penderitanya. Tak jarang penderita depresi juga sulit untuk menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Bahkan pada kasus tertentu, mereka bisa menyakiti diri sendiri dan mencoba untuk bunuh diri.

Selain itu, ada beberapa dampak depresi terhadap kesehatan fisik yang juga mungkin terjadi, diantaranya :

  • Libido turun
  • Timbul sembelit
  • Gangguan tidur
  • Badan terasa lemah
  • Merasakan sakit atau nyeri tanpa sebab
  • Perubahan siklus menstruasi pada wanita
  • Berbicara atau bergerak menjadi lebih lambat
  • Nafsu makan menurun atau meningkat secara drastis

Ada banyak faktor yang bisa memicu seseorang mengalami masalah kesehatan mental ini, mulai dari peristiwa dalam hidup yang menimbulkan stres, kehilangan orang yang dicintai, merasa kesepian, sampai memiliki kepribadian yang rapuh terhadap depresi. Selain itu, depresi juga bisa disebabkan oleh penderitaan akibat penyakit parah dan berkepanjangan, efek dari konsumsi miniman beralkohol secara berlebihan dan obat-obatan terlarang, hingga akibat faktor genetik dalam keluarga.

Terdapat beberapa gejala depresi yang bisa timbul, diantaranya :

  • Tidak acuh terhadap orang lain
  • Merasa sangat bersalah dan khawatir berlebihan
  • Sulit membuat keputusan dan mudah tersinggung
  • Merasa sedih terus-menerus, bahkan terus-menerus menangis
  • Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiir atau bunuh diri
  • Kehilangan ketertarikan atau motivasi untuk melakukan sesuatu
  • Tidak dapat menikmati hidup karena kehilangan rasa percaya diri

Disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter jika merasakan gejala depresi tersebut selama lebih dari 2 minggu atau yang tidak kunjung mereda. Terlebih lagi jika gejala depresi tersebut hingga mengganggu proses pendidikan, pekerjaan, dan hubungan sosial.

Stres

Stres merupakan kondisi dimana ketika seseorang mengalami tekanan yang sangat berat, baik secara emosi ataupun mental. Seseorang yang mengalami masalah kesehatan mental ini biasanya akan tampak gelisah, cemas, dan mudah tersinggung. Stres juga bisa mengganggu konsentrasi, mengurangi motivasi, dan pada kasus tertentu, bisa memicu depresi.

Tidak hanya memengaruhi psikologi penderitanya, stres juga bisa berdampak pada cara besikap dan kesehatan fisik mereka. Berikut beberapa contok dalam stres terhadap perilaku seseorang, diantaranya yaitu :

  • Penyalahgunaan narkoba
  • Tidak mau makan atau makan secara berlebihan
  • Menjadi perokok atau merokok secara berlebihan
  • Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
  • Menjadi penyendiri dan enggan berinteraksi dengan orang lain
  • Marah-marah, dan terkadang kemarahan itu sulit dikendalikan

Selain itu, stres juga bisa menimbulkan masalah kesehatan, seperti diantaranya :

  • Lelah
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Diabetes
  • Gangguan tidur
  • Gangguan jantung
  • Penurunan gairah seksual
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Nyeri atau tegang pada otot

Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami stres, sebagian diantaranya adalah masalah keuangan, hubungan sosial, atau tuntutan dalam pekerjaan. Mengidentifikasi akar permasalahan dan mencari solusinya merupakan kunci utama untuk mengatasi stres.

Gangguan kecemasan

Selain depresi dan stres, gangguan kesehatan juga termasuk salah satu jenis masalah kesehatan mental yang umum terjadi. Gangguan kecemasan adalah kondisi psikologi saat seseorang mengalami rasa cemas berlebihan secara konstan dan sulit dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-hari.

Bagi sebagain orang normal, biasanya rasa cemas timbul pada suatu kejadia tertentu saja. Namun pada penderita gangguan kecemasan, rasa cemas ini sering timbul pada tiap situasi. Itulah sebabnya mengapa orang yang mengalami kondisi ini akan sulit merasa rileks dari waktu ke waktu.

Meskipun penyebab gangguan kecemasan belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang diduga bisa memicu timbulnya kondisi tersebut. Diantaranya adalah trauma akibat intimidasi, pelecehan, dan kekerasan di lingkungan luar ataupun keluarga.

Faktor risiko lainnya yaitu stres yang berkepanjangan, gen yang diwariskan dari orangtua, dan ketidakseimbangan hormon serotonin dan noradrenalin di dalam otak yang berfungsi untuk mengendalikan suasana hati. Gangguan kecemasan juga bisa dipicu oleh penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Selain gelisah atau rasa takut yang berlebihan, gejala gangguan kecemasan lain yang bisa timbul diantaranya adalah berkurangnya rasa percaya diri, menjadi mudah marah, stres, sulit berkonsentrasi, dan menjadi penyendiri.

Disamping itu, ada beberapa gejala fisik yang mungkin juga menyertai masalah kesehatan mental yang satu ini, antara lain :

  • Lelah
  • Pusing
  • Sulit tidur
  • Kesemutan
  • Sesak napas
  • Badan gemetar
  • Jantung berdebar
  • Mulut terasa kering
  • Otot menjadi tegang
  • Sakit perut atau kepala
  • Mengeluarkan keringat secara berlebihan

Jika Anda merasakan beberapa gejala gangguan kecemasan tersebut, terlebih lagi jika terjadi secara terus-menerus, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa diketahui faktor penyebab yang mendasarinya serta langkah penanganannya yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Semoga bermanfaat.

Tags: