Penyebab dan Gejala Trigeminal Neuralgia yang Perlu Diwaspadai

Gejala Trigeminal Neuralgia dan Penyebabnya yang Perlu Diketahui,- www.ujangherbal.com – Apakah Anda sering merasakan nyeri di bagian wajah secara spontan seperti tersengat listrik? Anda patut waspada. Pasalnya, bisa jadi Anda mengidap penyakit Trigeminal Neuralgia. Ini termasuk penyakit yang cukup jarang terjadi dan merupakan gangguan pada saraf wajah atau saraf kepala yang kelima.

Lalu, apa itu Trigeminal Neuralgia? Dan apa saja gejala Trigeminal Neuralgia?

Gejala Trigeminal Neuralgia

Mengetahui Gejala Trigeminal Neuralgia serta Penyebabnya

Trigeminal Neuralgia atau nyeri wajah adalah rasa nyeri kronis yang terjadi akibat gangguan pada sarf trigeminal atau saraf kelima dari 12 pasang saraf yang berasal dari otak. Saraf ini terletak pada setiap sisi wajah dan memungkinkan seseorang dapat merasakan berbagai sensasi pada wajah.

Jika Anda mengidap Trigeminal Neuralgia, maka aktivitas ringan seperti menyikat gigi atau menggunakan makeup bisa memicu timbulnya sakit yang luar biasa. Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan dengan pria, dan umumnya dialami pada usia 50 tahun ke atas.

Penyakit ini merupakan penyakit kronis yang disertai dengan rasa sakit yang cukup parah dan bisa menyebabkan kehilangan tenaga. Sebagian besar rasa nyeri pada Trigeminal Neuralgia terjadi pada salah satu sisi wajah terutama wajah bagian bawah. Rasa nyeri tersebut terasa seperti nyeri menusuk atau tersengat listrik, yang terjadi dari beberapa detik hingga sekitar 2 menit.

Serangan nyeri ini bisa timbul secara teratur selama beberapa hari hingga beberapa bulan. Namun pada kasus yang parah, rasa nyeri bisa timbul hingga ratusan kali dalam satu hari. Meskipun Trigeminal Neuralgia bisa membuat penderitanya merasa kesulitan dan mengganggu aktivitas serta kualitas hidup mereka, namun kasus ini bisa dikendalikan dengan pemberian obat, suntikan, atau operasi.

Penyebab Trigeminal Neuralgia

Trigeminal Neuralgia disebabkan karena terganggunya fungsi saraf trigeminal. Saraf trigeminal yang tertekan pembuluh darah di sekitarnya diduga menjadi penyebab kondisi ini. Tekanan tersebut menimbulkan gangguan fungsi pada saraf trigeminal.

Pada beberapa kasus, Trigeminal Neuralgia disebabkan oleh kelainan otak akibat luka atau cedera, efek dari prosedur pembedahan, stroke, tumor yang menekan saraf trigeminal, atau trauma yang dialami oleh wajah.

Trigeminal Neuralgia juga bis aterjadi akibat adanya kelainan yang menyebabkan rusaknya selaput pelindung saraf yang ebrnama mielin, seperti pada penyakit multiple sclerosis, atau seiring proses penuaan.

Gejala Trigeminal Neuralgia

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penyakit Trigeminal Neuralgia ditandai dengan timbulnya rasa nyeri. Umumnya nyeri akan timbul di pipi, rahang, gusi, gigi, atau bibir. Rasa nyeri juga terkadang bisa berasa pada mata dan dahi.

Penderita sering merasakan gejala Trigeminal Neuralgia di salah satu sisi wajah, walaupun kondisi ini juga bisa timbul pada kedua sisi wajah meski jarang terjadi.

Rasa nyeri yang merupakan gejala Trigeminal Neuralgia bisa berupa :

  • Penderita bisa merasakan nyeri pada satu area wajah atau menyebar ke seluruh wajah.
  • Serangan nyeri bisa berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit, dan seiring waktu akan semakin sering terjadi bahkan lebih parah.
  • Nyeri terasa seperti tersengat listrik, tegang, atau kram. Setelah serangan nyeri hebat mereda, penderita masih bisa merasakan nyeri ringan atau seperti terasa terbakar.
  • Penderita bisa merasakan serangan gejala Trigeminal Neuralgia secara teratur dalam beberapa hari, minggu, atau bulan. Kendati demikian, rasa nyeri dalam hilang sementara dan tidak kambuh selama beberapa bulan atau tahun.
  • Rasa nyeri bisa terjadi secara spontan atau dipicu oleh gerakan tertentu, seperti berbicara, tersenyum, mengunyah, menggosok gigi, mencuci muka, sentuhan lembut pada wajah, berdandan atau bercukur, berciuman, udara dingin, serta getaran pada wajah ketika berjalan atau ketika di dalam kendaraan.

Jika kondisi penderita parah, maka gejala Trigeminal Neuralgia yang juga bisa timbul berupa serangan nyeri yang terjadi sebanyak ratusan jali dalam waktu satu hari dan tidak berkurang.

Jika Anda mengalami gejala Trigeminal Neuralgia yang telah disebutkan diatas, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Setelah Anda didiagnosis mengidap Trigeminal Neuralgia, dokter akan menentukan langkah pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi dan penyebab yang menyadarinya. Tujuan pengobatan sendiri yaitu untuk mengendalikan rasa nyeri yang dirasakan penderita. Di sisi lain, penderita akan diberikan saran untuk sebisa mungkin menghindari pemicu serangan tersebut, agar nyeri tidak semakin bertambah.

Untuk pengobatan awal Trigeminal Neuralgia dimulai dengan pemberian obat, yang bertujuan untuk mengurangi atau menghalangi sinyal rasa nyeri yang dikirim ke otak. Metode pengobatan lainnya yaitu operasi. Prosedur ini bisa dilakukan jika gejala Trigeminal Neuralgia tidak kunjung mereda atau timbul efek samping yang terus menerus dari konsumsi obat.

Pengobatan ini cukup penting untuk dilakukan. Pasalnya, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa pengobatan, penderita mungkin akan mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal sehingga bisa memicu masalah kejiwaan, seperti depresi. Dalam kondisi parah, penderita juga bisa sampai berpikir untuk melakukan bunuh diri.

Jadi, jangan biarkan penyakit Trigeminal Neuralgia secara terus menerus tanpa pengobatan. Segeralah konsultasi dengan dokter jika Anda merasakan beragam gejala Trigeminal Neuralgia atau adanya tanda-tanda mencurigakan yang mengindikasikan penyakit Trigeminal Neuralgia yang Anda alami. Semoga bermanfaat.

Tags: