Mewaspadai Gejala Prediabetes serta Penyebab dan Faktor Risikonya

Gejala Prediabetes serta Penyebab dan Faktor Risikonya,- www.ujangherbal.com – Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan penyakit diabetes. Penyakit ini cukup banyak dialami oleh masyarakat, dimana penderitanya memiliki kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas batas normal. Glukosa yang menumpuk dalam darah akibat tidak diserap oleh sel tubuh dengan baik dapat mengakibatkan timbulnya berbagai gangguan organ tubuh. Jika kondisi ini tidak dikontrol dengan baik, maka bisa menimbulkan berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

Nah, sebelum penyakit diabetes menyerang, tidak sedikit penderitanya yang mengalami penyakit prediabetes. Ini merupakan peringatan awal dari penyakit diabetes. kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah mulai melebihi batas normal, namun belum terlalu tinggi untuk dikategorikan sebagai penyakit diabetes.

Kondisi ini harus diwaspadai, pasalnya prediabetes bisa menajdi diabetes yang rawan terhadap komplikasi berbagai penyakit berbahaya jika tidak segera diantisipasi. Maka dari itu, mengenali tanda dan gejala prediabetes sejak dini merupakan hal yang penting untuk mengruangi risiko terkena diabetes sepenuhnya.

Gejala Prediabetes

Mengetahui Gejala Prediabetes yang Perlu Diwaspadai

Sebagian besar orang tidak menyadari jika dirinya mengalami gejala prediabetes karena umumnya prediabetes memang tidak memiliki gejala yang khas. Dalam kebanyakan kasus, ketika seseorang mulai menyadari adanya gejala, kondisi tersebut sudah berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Agar Anda bisa lebih waspada, terdapat beberapa gejala prediabetes yang umum terjadi dan bisa menajdi indikasi awal dari prediabetes, diantaranya yaitu :

  • Pandangan kabur
  • Mudah merasa haus
  • Sering buang air kecil
  • Kelelahan yang aman sangat

Salah satu gejala prediabetes lainnya yang umum dialami oleh penderita adalah perubahan warna kulit. Warna kulit penderita akan cenderung menggelap (acanthosis nigricans), terutama di sekitar leher, ketiak, siku, lutut, dan buku jari.

Jika Anda merasakan beberapa gejala tersebut, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya. Dokter mungkin akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui apakah gejala yang Anda alami merupakan gejala prediabetes atau bukan.

Penyebab Prediabetes serta Faktor Risikonya

Penyebab pasti prediabetes sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli meyakini jika faktor genetik dan riwayat keluarga memiliki peran penting terhadap timbulnya penyakit prediabetes. Selain itu, prediabetes juga sering dipicu oleh pola makan yang tidak sehat, seperti tinggi gula, tinggi kalori, tinggi lemak, dan makanan yang kurang sehat lainnya.

Jarang beraktivitas fisik atau bergerak dan olahraga juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya prediabetes. Tubuh penderita prediabetes biasanya tidak bisa menggunakan insulin secara efektif. Hal ini terkadang bisa menyebabkan penumpukan gula yang terlalu banyak beredar di aliran darah. Kadar gula darah yang tinggi dalam aliran darah ini bisa menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, terutama kerusakan pada pembuluh darah, jantung, dan ginjal.

Selain itu, juga terdapat beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami prediabetes. Faktor risiko prediabetes sama seperti faktor risiko pada diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan karena umumnya penderita diabetes tipe 2 sebelumnya mengalami kondisi prediabetes.

Beberapa faktor risiko prediabetes tersebut diantaranya adalah :

  • Merokok
  • Obesitas
  • Hipertensi
  • Mengidap PCOS
  • Kolesterol tinggi
  • Kurang beraktivitas fisik
  • Berusia di atas 45 tahun
  • Berat badan lahir rendah
  • Mengidap diabetes saat kehamilan atau diabetes gestasional
  • Mengonsumsi soda, makanan kemasan, daging merah dan minuman manis terlalu banyak

Bagaimana cara mengatasi prediabetes?

Jika Anda termasuk salah satu penderita prediabetes, perawatan pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan mengubah gaya hidup, termasuk mengubah pola makan dan beraktivitas fisik atau berolahraga secara teratur.

Dua perubahan gaya hidup utama yang dapat membantu mengatur dan menghilangakn prediabetes adalah olahraga secara teratur dan menurunkan berat badan. Jika Anda memiliki berat badan berlebih, prediabetes mungkin akan berkembang menjadi diabetes.

Jika hasil tes tinggi tetapi tidak cukup untuk disebut diabetes, maka kemungkinan Anda juga memerlukan obat-obatan untuk mengendalikan kadar insulin. Salah satu jenis obat minum yang bisa dikonsumsi oleh penderita prediabetes yaitu metformin (Glucophage). Selain itu, penderita juga mungkin akan diresepkan obat untuk penyakit penyerta lainnya seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Selain mengetahui penyebab dan gejala prediabetes, menerapkan gaya hidup sehat juga memang merupakan salah satu cara yang tepat untuk mencegah serta mengatasi komplikasi diabetes yang lebih serius. Penderita prediabetes memiliki risiko yang lebih besar untuk mengidap diabetes tipe 2. Walaupun begitu, dengan melakukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat risiko ini bisa diminimalisir. Semoga bermanfaat.