Mengetahui Gejala Penyakit Parkinson serta Perawatannya

Gejala Penyakit Parkinson yang Perlu Diketahui serta Perawatannya,- www.ujangherbal.com – Sebelumnya Anda mungkin pernah mendengar atau bahkan tidak asing lagi dengan penyakit Parkinson. Penyakit ini cukup banyak dialami oleh orang yang berusia lanjut dan mengakibatkan ketidakmampuan gerak yang terus memberuk dan terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Dengan begitu, seiring berjalannya waktu, penderita akan memerlukan bantuan orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Agar Anda bisa lebih waspada, berikut ini merupakan informasi lengkap seputar gejala penyakit Parkinson yang perlu diwaspadai serta cara paerawatannya.

Gejala Penyakit Parkinson

Mengetahui Gejala Penyakit Parkinson serta Cara Perawatannya

Penyakit Parkinson merupakan kelainan saraf progresif yang terus memburuk selama periode bertahun-tahun dengan kehilangan kontrol pergerakan otot. Umumnya penyakit ini menyerang lebih banyak pria dibandingkan dengan wanita. Penyakit ini juga lebih rentan menyerang orang yang berusia lebih dari 60 tahun. Walaupun begitu, orang yang lebih muda pun mungkin juga mengalaminya.

Penyakit ini disebabkan oleh kerusakan sel saraf pada suatu area di otak yang dikenal dengan substantia nigra. Ketika berfungsi normal, saraf-saraf ini kana memproduksi zat kimia penting yang dikenal sebagai dopamine.

Dopamine ini sendiri berfungsi sebagai zat pembawa pesan yang membiarkan komunikasi antara substantia nigra dan corpus striatum, daerah lainnya pada otak. Komunikasi tersebut bisa berpengaruh pada pergerakan saraf. Produksi dopamine yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh kehilangan kendali atas kemampuan menggerakan badan.

Penyakit Parkinson tidak bisa sembuh sepenuhnya, tetapi dokter kemungkinan akan memberikan obat untuk membantu meringankan gejalnya. Dalam beberapa kasus yang langka, penderita juga perlu menjalani operasi otak untuk mengurangi gejalanya.

Gejala Penyakit Parkinson yang Harus Diketahui

Penyakit Parkinson menyerang penderitanya dengan cara yang berbeda. Perbedaan ini terbentuk karena gejala-gejala yang dialami bisa beragam.

Pada tahap awal, gejala penyakit Parkinson yang mungkin terjadi adalah tangan bergetar. Selain itu, penyakit ini juga bisa menyebabkan otot kaku atau gerak motorik melambat. Gejala tersebut memang cukup ringan dan mungkin terabaikan. Namun, gejala-gejala tersebut kemudian akan berangsur memburuk.

Selain itu, terdapat beberapa gejala oenyakit Parkinson yang umum timbul, yaitu diantaranya :

  • Tremor. Gemetaran yang tidak bisa dikendalikan. Gejala ini biasanya timbul pada satu bagian tubuh saja, terutama tangan dan jari. Gemetaran terjadi ketika bagian tubuh tersebut diam atau beristirahat. Tremor merupakan salah satu gejala utama dari penyakit Parkinson.
  • Gangguan keseimbangan. Penderita penyakit Parkinson akan mengalami gangguan keseimbangan, sehingga lebih berisiko untuk jatuh.
  • Gangguan sensoris. Penyakit Parkinson bisa menyebabkan timbulnya sensasi rasa terbakar, dingin, dan mati rasa.
  • Kekakuan otot atau rigiditas. Otot besar dan kecil menjadi kaku atau pun tegang. Hal ini membuat ekspresi wajah dan pergerakan tubuh menjadi sangat terbatas dan menyebabkan rasa sakit akibat kram otot.
  • Bradikinesia atau melambatnya gerakan. Setelah beberapa lama, penyakit Parkinson akan mengurangi korrdinasi gerakan tubuh dan menjadikannya lebih lambat. Aktivitas sederhana akan menjadi lebih sulit dilakukan. Misalnya, langkah yang lebih pendek ketika berjalan atau kesulitan untuk bangkit dari tempat duduk.
  • Kehilangan kemampuan gerak ototmatis. Frekuensi gerakan-gerakan yang terjadi tanpa disadari perlahan mulai menurun. Mislanya kedipan mata dan ayunan tangan ketika berjalan.
  • Kesulitan menulis. Gejala penyakit Parkinson selanjutnya yaitu penderita akan kesulitan menulis dna tulisannya akan tampak mengecil dari biasanya.
  • Hilangnya indera penciuman. Kondisi ini bisa timbul beberapa tahun sebelum gejala penyakit Parkinson lain timbul.
  • Pusing, penglihatan buram, hingga pingsan. Gejala penyakit PArkinson ini bisa terjadi karena tekanan darah yang turun secara mendadak.
  • Perubahan cara bicara. Cara bisa bisa menjadi lembut, lebih cepat, tidak helas, aatu merasa ragu sebelum bicara.
  • Kesulitan menelan makanan atau disfagia. Masalah ini bisa menyebabkan terjadinya kekurangan nutrisi dan dehidrasi.
  • Konstipasi atau sembelit
  • Inkontinensia urin
  • Disfungsi ereksi
  • Gangguan tidur atau insomnia
  • Produksi keringat berlebihan atau hiperhidrosis dan produksi air liur berlebihan
  • Depresi atau serangan kecemasan. Karena belum adanya obat untuk menyembuhkan penyakit Parkinson, maka kondisi ini bisa membuat penderita merasa depresi dan khawatir akan masa depannya.
  • Demensia. Gejala penyakit Parkinson yang satu ini berarti penderita bukan hanya mengalami gangguan ingatan, tetapi juga kepribadiannya bisa berubah dan bahkan mengalami delusi serta halusinasi.

Perlu diketahui, tidak semua penderita mengalami seluruh gejala penyakit Parkinson yang telah disebutkan di atas. Ada sebagian penderita yang hanya mengalami gejala ringan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tips Perawatan Penyakit Parkinson

Sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit Parkinson. Pengobatan dan juga perawatan yang tersedia hanya ditujukan untuk meringankan gejala yang timbul. Perawatan ini juga dilakukan untuk menjaga kualitas hidup penderita agar bisa beraktivitas senormal mungkin.

Ada beberapa tips perawatan penyakit Parkinson yang tersedia, yaitu diantaranya fisioterapi, obat-obatan, dan operasi jika diperlukan. Pada tahap awal, gejala penyakit Parkinsong cenderung ringan sehingga tidak diperlukan perawatan khusus. Namun, untuk mengetahui perkembangan kondisi penderita, perlu dilakukan pemeriksaan secara rutin.

Semoga bermanfaat.

Tags: