Mengetahui Gejala Multiple Sclerosis yang Perlu Diwaspadai

Gejala Multiple Sclerosis yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai,- www.ujangherbal.com – Multiple Sclerosis (MS) merupakan kondisi imun yang memengaruhi sel saraf dalam otak dan tulang belakang. Saraf yang rusak kemudian akan mengeras dan membentuk jaringan parut atau sklerosis.

Multiple sclerosis dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu multiple sclerosis kambuhan, multiple sclerosis progresif sekunder, dan multiple sclerosis progresif primer. Multiple sclerosis kambuhan merupakan jenis yang paling umum terjadi. Diperkirakan sekitar 80% penderita MS mengidap jenis ini.

Gejala Multiple Sclerosis

Mengetahui dan Mewaspadai Gejala Multiple Sclerosis

Penyakit ini bisa menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada setiap individu. Gejala multiple sclerosis ini biasanya timbul tergantung pada lokasi serat-serat saraf yang diserang. Oleh karena itu, banyak penderita yang tidak sadar terkena penyakit ini.

Terdapat penderita yang mengalami satu gejala, kemudian berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelahnya timbul gejala yang berbeda. Sebuah penelitian menyebutkan, dari awla timbulnya gejala multiple sclerosis hingga diagnosis memerlukan waktu hingga 7 tahun.

Apa saja Gejala multiple sclerosis?

Berikut ini merupakan beberapa tanda dan gejala multiple sclerosis yang perlu diwaspadai :

  • Otot kaku dan kejang

Menurut National Multiple Sclerosis Society, setengah dari orang yang didiagnosis dengan multiple sclerosis mengalami rasa sakit kronis yang disertai dengan kejang, kelemahan anggota tubuh dan otot kaku. Rasa kaku paling umum terjadi pada bagian otot kaki karena menjadi bagian yang menumpu beban tubuh secara keseluruhan.

  • Kesemutan dan mati rasa

Kesemutan dan mati rasa yang dirasakan selama berhari-hari merupakan salah satu gejala multiple sclerosis yang perlu diwaspadai. Hal ini merupakan pertanda bahwa sistem saraf pusat di otak dan sumsum tulang belakang mulai mengalami kerusakan sehingga otak tidak mampu mengirimkan sinyal berperakan kebagian tubuh lainnya.

Kesemutan biasanya dirasakan pada wajah, lengan, tangan, dan kaki sehingga penderita menjadi sulit untuk berjalan. Beberapa penderita juga merasakan sensasi air yang menetes di sekujur tubuh atau seperti atau serangga yang sedang merangkak di kulit mereka.

  • Masalah keseimbangan dan sakit kepala

Vertigo atau sakit kepala hebat yang membuat kepala terasa berputar-putar juga merupakan salah satu gejala awal multiple sclerosis. Penderita akan merasa seperti sedang berada di dalam suatu ruangan yang bergerak atau sedang berada didalam kapal yang berayun. Sehingga berakibat timbulnya mual, muntah, hingga tidak mampu untuk bergerak atau berpindah tempat.

Serangan vertigo atau pusing memang tidak selalu dihubungkan dengan multiple sclerosis. Kemungkinan gejala tersebut juga disebabkan karena adanya masalah pada telinga bagian dalam, anemia, gula darah rendah, hipotensi, atau konsumsi obat-obatan tertentu. Maka dari itu, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari vertigo yang Anda alami.

  • Penurunan fungsi kandung kemih dan usus

Fungsi kandung kemih dan usus yang mengalami penurunan merupakan salah satu gejala multiple sclerosis yang terjadi pada 80% penderita. Menurut seorang praktisi perawat dan wakil bidan akses kesehatan di National Multiple Sclerosis Society, Kathleen Costello, banyak penderita yang yang mengeluhkan sering bolak-balik ke kamar mandi karena tidak mampu menahan kencing, terutama di malam hari.

Selain itu, beberapa penderita juga memiliki masalah dengan fungsi ususnya, diantaranya mengalami konstipasi, diare, dan pergerakan usus yang tidak terkendali.

  • Kelelahan kronis

Waspadalah ketika Anda merasakan kelelahan yang cenderung parah dan tidak kungjung mereda hingga berminggu-minggu. Pasalnya, ini bisa menjadi salah satu gejala multiple sclerosis. Rasa lelah kronis akan membuat penderita merasa kesulitan untuk melakukan berbagai hal, bahkan aktivitas yang paling sederhana sekalipun.

Gejala kelelahan kronis juga bisa disebabkan karena komplikasi tiroid, kekurangan vitamin, anemia, dan kondsii medis serius lainnya. Jadi, jangan anggap enteng kelelahan yang Anda rasakan secara terus-menerus, dan segeralah kunjungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

  • Masalah kognitif dan emosional

Setengah dari penderita multiple sclerosis mengembangkan beberapa masalah kognitif, diabtaranya seperti masalah daya ingat, masalah bahasa, gangguan tidur, gangguan daya ngat, kesulitan multitasking, dan masalah konsentrasi atau memusatkan perhatian.

Semua kondisi tersebut disebabkan karena sistem saraf di otak mengalami gangguan sehingga membuat penderita menjadi sulit untuk mengendalikan dirinya untuk menjalankan fungsi tubuh secara teratur.

Ketika mencapai gejala secara emosional, maka penderita multiple sclerosis cenderung menjadi mudah tersinggung, depresi, dan perubahan suasana hati secara drastis sehingga dapat menangis atau tertawa secara tiba-tiba.

  • Gangguan penglihatan

Mengalami mata buram setelah menatap layar komputer dalam waktu yang lama merupakan hal yang wajar. Namun, jika penglihatan cenderung meredup, buram, menimbulkan penglihatan ganda, bahkan sampai kehilangan penglihatan, terutaam hanya pada satu mata, maka kondsii inid isebut dengan neuritis optik.

Neuritis optik merupakan satu gejala umum multiple sclerosis yang menyebabkan timbulnya radang saraf mata. Penderita cenderung merasakan sakit ketika menggerakkan bola mata atau penurunan penglihatan pada warna-warna yang mencolok. Walaupun begitu, neuritis optik tidak selalu dihubungkan dengan multiple sclerosis karena bisa juga disebabkan oleh infeksi, kekurangan vitamin, atau penyakit autoimun lainnya.

Nah, itulah beberapa gejala multiple sclerosis yang perlu diketahui dan diwaspadai. Gejala multiple sclerosis ini sering timbul secara tidak terduga dan tidak semua penderita mengalaminya secara keseluruhan. Durasi dan tingkat keparahannya juga beragam, ada penderita yang mengalaminya dalam jangka panjang dan ada pula yang merasakan gejala-gejala yang kambuh secara berkala dan fluktuatif.

Segera kunjungi dokter jika Anda merasakan gejala tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemungkinan dokter akan melakukan beberapa tes untuk memastikan gejala yang Anda alami. Semoga bermanfaat.

Tags: