Mengetahui Gejala Megakolon serta Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gejala Megakolon serta Penyebab dan Cara Mengatasinya,- www.ujangherbal.com – Sama halnya seperti organ tubuh lainnya, usus besar atau kolon juga bisa mengalami gangguan. Salah satu gangguan yang bisa menyerang usus besar diantaranya adalah megakolon.

Apakah sebelumnya Anda pernah mendengar tentang penyakit yang satu ini? Jika belum, yuk ketahui informasi lengkap seputar gejala megakolon serta penyebab dan cara mengatasinya di sini !

Gejala Megakolon

Mengetahui Gejala Megakolon serta Penyebab dan Cara Mengatasinya

Megakolon merupakan pelebaran atau pembesaran abnormal pada usus besar (kolon). Kondisini ini umumnya disebabkan oleh masalah pada saraf-saraf di bagian usus besar. Ketika mengalami megakolon, kotoran didalam usus besar tidak bisa bergerak menuju rektum dan dikeluarkan lewat anus. Akibatnya, terjadi penumpukan kotoran di dalam usus besar.

Menurut jenisnya, megakolon dibagi menjadi 3 kategori, diantaranya yaitu :

  • Megakolon akut
  • Megakolon toksik
  • Megakolon kronik, yang mencakup penyebab bawaan, didapat, ataupun penyebab yang tidak diketahui

Penyebab Megakolon

Megakolon umumnya timbul sebagai komplikasi dari penyakit radang anus. Penyakit ini menyebabkan banyak masalah seperti pembengkakan dan iritasi pada saluran pencernaan, hingga menimbulkan kerusakan permanen pada bagian anus.

Megakolon timbul ketika radang usus menyebabkan usus besar melebar dan membesar. Akibatnya, usus besar menjadi tidak mampu membuang gas dan feses dari dalam tubuh. Jika gas dan feses tetap bertahan dalam usus besar, maka organ tersebut bisa bocor atau pecah. Kondisi ini sangat membahayakan nyawa penderitanya.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan timbulnya megakolon, diantaranya :

  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Infeksi akibat beberapa jenis bakteri atau parasit tertentu
  • Kelainan metabolik dalam tubuh, etrmasuk hipotiroid dan hiperparatiroid
  • Penggunaan beberapa jenis obat, termasuk obat antikolinergik, antidiare, opiat, digitalis, dan beberapa obat antipsikotik

Sedangkan beberapa kemungkinan penyebab megakolon kronik diantaranya adalah :

  • Megakolon dengan penyebab yang tidak diketahui
  • Megakolon bawaan, termasuk penyakit Hirschprung, sindroma Waardenburg-Shah, atau neoplasma endokrin multipel
  • Megakolon didapat, termasuk kelainan nerologis, kelainan sistemik, atau kelainan metabolik

Gejala Megakolon

Penderita umumnya akan mengalami gejala megakolon seperti perut kembung, mual, konstipasi parah, dan timbul rasa sakit pada perut bagian bawah. Namun, lebih spesifik lagi, setiap jenis megakolon memiliki gejala yang berbeda.

Pada kasus megakolon akut, gejala yang khas yaitu biasanya gejala timbul sesaat setelah prosedur operasi. Penderita biasanya akan mengeluhkan kesulitan buang air besar atau sulit membuang gas, dan disertai dengan rasa mual dan muntah.

Pada kasus megakolon kronik, otot-otot yang berfungsi untuk merapatkan anus lama kelamaan akan melemah akibat tekanan terus menerus dari tumpukan kotoran di dalam usus besar. Akibatnya, penderita terkadang bisa mengalami diare atau buang air besar yang keluar secara spontan tanpa bisa ditahan.

Sedangkan untuk kasus megakolon toksik, penyakit ini memiliki gejala tambahan seperti demam, timbul rasa nyeri di perut, jantung berdetak kencang, syok, merasa sakit saat buang air besar, dan diare yang disertai dengan darah.

Cara Mengatasi Megakolon

Cara mengatasi megakolon sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Ada beberapa cara mengatasi megakolon yang bisa dilakukan, yaitu diantaranya :

  • Penggunaan laktasif atau pelunak feses, serta perubahan pola makan dan kebiasaan buang air besar pada kasus stabil.
  • Penggunaan antibiotik pada megakolon yang disebabkan oleh bakteria tertentu, seperti Clostridium difficile.
  • Penggunaan obat-obatan golongan kortikostiroid atau obat a ntiinflamasi lainnya pada kasus megakolon toksik.
  • Evakuasi feses yang terdapat pada usus besar, bisa menggunakan dekompresi dengan selang anirektal atau selang nasogastrik.
  • Jika diperlukan, akan dilakukan tindakan pembedahan. Terdapat beberapa jenis prosedur pembedahan yang bisa dilakukan, hal ini bergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Itulah beberapa informasi seputar gejala megakolon lengkap dengan penyebab dan cara mengatasinya. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk Anda.

Tags: