Mengetahui Gejala Carpal Tunnel Syndrome dan Penyebabnya

Gejala Carpal Tunnel Syndrome dan Penyebabnya yang Perlu Diketahui,- www.ujangherbal.com РBagi Anda yang sering menggunakan gadget, seperti smartphone, komputer, laptop, atau yang lainnya, waspada jika Anda merasakan sensasi kesemuta, terasa kebas, atau nyeri pada tangan dan jari. Pasalnya, Anda bisa saja mengidap carpal tunnel syndrome (CTS). Ini merupakan jenis penyakit yang umum terjadi namun sering diabaikan oleh sebagian besar penderitanya.

Atau sebagian penderita menganggap jika gejala yang mereka alami merupakan gejala penyakit ringan, sehingga tidak memerlukan penanganan yang lebih lanjut. Agar tidak salah lagi, yuk ketahui beragam gejala carpal tunnel syndrome serta penyebabnya berikut ini !

Gejala Carpal Tunnel Syndrome

Mengetahui Penyebab dan Gejala Carpal Tunnel Syndrome

Carpal tunnel syndrome (CTS) atau disebut juga sindrom terowongan atau sindrom lorong kapal merupakan kondisi yang menyebabkan jari tangan mengalami sensasi kesemutan, mati rasa, atau nyeri. Jempol, jari tengah, dan telunjuk merupakan bagian yang paling sering terpengaruh oleh CTS.

Carpal tunnel atau lorong sempit pada pergelangan tangan dengan ujung terbuka di telapak tangan. Lorong ini dikelilingi oleh tulang-tulang pergelangan tangan di bagian bawah dan jaringan ikat (ligamen) yang melintang di atasnya. Saraf median berhalan melalui lorong ini untuk memberikan sensasi perasa atau sentuhan pada telapak ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan setengah dari jari manis. Selain itu, saraf median juag memberikan tenaga pada otot tangan untuk menjeput atau mencubit benda oleh ibu jari dari ujung jari-jari yang lain.

Ketika terjadi pembengkakan pada bagian saraf, tendon, atau bahkan keduanya, saraf median akan tertekan dan menyebabkan kondisi carpal tunnel syndrome. Saraf median yang terhimpit atau terjepit ini akan menimbulkan sensasi mati rasa, kesemutan, dan terkadang timbul rasa sakit pada bagian-bagian yang terpengaruh oleh saraf ini.

Gejala carpal tunnel syndrome yang timbul biasanya akan berkembang secara pelahan dan pertambah parah pada malam hari. Biasanya gangguan kesehatan ini timbul pada usia pertengahan. Wanita lebih banyak mengidap penyakit ini diabndingkan dengan pria. Dan biasanya sering menyerang pada tangan yang dominan.

Penyebab Carpal Tunnel Syndrome

Umumnya carpal tunnel syndrome disebabkan oleh tekanan pada saraf median yang mengalami pembengkakan. Pembengkakan, pada gilirannya, bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti diantaranya :

  • Diabetes
  • Kehamilan
  • Hipotiroidisme
  • Rheumatoid arthritis
  • Getaran pada tangan
  • Gerakan tangan yang dipaksakan
  • Bekerja berjam-jam dengan posisi yang sama
  • Menekuk pergelangan tangan ke bawah berulang kali
  • Membuat gerakan berulang dengan pergelangan tangan
  • Bekerja selama berjam-jam dalam sikap badan yang kurang baik

Gejala Carpal Tunnel Syndrome

Seperti yang disebutkan sebelumnya, sensasi rasa kesemutan, mati rasa atau kebas, dan rasa sakit pada tiga jari tangan (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah) merupakan gejala carpal tunnel syndrome yang umum terjadi. Namun selain itu, ada beberapa gejala carpal tunnel syndrome lainnya yang juga bisa terjadi, seperti diantaranya :

  • Ibu jari melemah
  • Timbul rasa seperti tertusuk pada jari tangan
  • Timbul rasa sakit yang menjalar ke tangan atau lengan

Gejala carpal tunnel syndrome yang timbul bisa terjadi pada salah satu atau kedua tangan sekaligus. Tapi ada kebanyanyan kasus, CTS akhirnya memengaruhi kedua tangan penderitanya.

Bagaiamana cara mengatasi carpal tunnel syndrome?

Carpal tunnel syndrome terkadang bisa pulih dengan sendirinya, sehingga tidak memerlukan tindakan pengobatan. Khususnya pada ibu hamil, kondisi ini akan membaik dalam waktu 3 bulan setelah melahirkan.

Gejala carpal tunnel syndrome yang ringan bisa diatasi dengan cara membalut pergelangan dengan papan kecil. Pembalut tangan ini bertujuan untuk meminimalisir gerakan yang bisa memicu penekanan saraf medianus, terutama gerakan menekuk pergelangan tangan ke arah dalam.

Jika metode tersebut kurang efektif, mungkin dokter akan memberikan suntikan kortikosteroid langsung pada daerah yang sakit. Suntikan ini bertujuan untuk mengurangi reaksi peradangan pada saraf medianus.

Akan tetapi, jika kedua cara tersebut tidak berhasil, kemungkinan akan dilakukan prosedur operasi. Operasi mungkin menjadi pilihan pertama jika dokter mencurigai adanya tanda-tand akerusakan saraf permanen.

Anda juga bisa mengonsumsi vitamin B kompleks untuk mengurangi gejala carpal tunnel syndrome yang dialami. Jika gejala tidak mereda, maka segeralah kondultasikan dengan dokter spesialis saraf untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Semoga bermanfaat.

Tags: